Totok Noerwasito
Jurusan Arsitektur FTSP ITS

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Arsitektur dan Sistematika Android: Penerapan pada Terminal Terintegrasi Joyoboyo Tubagus R. Z. Zulmi; Totok Noerwasito
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1737.242 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i2.3589

Abstract

Android merupakan sebuah ekspresi dari sesuatu yang disusun secara humanis namun tampak futuristis, atau sebaliknya, dimana dalam hal ini adalah terminal yang memperhatikan sirkulasi penumpang yang bersahabat, namun dibungkus dengan tampilan serba futuristis.Jenis metafora yang digunakan dalam rancangan Terminal Terintegrasi Joyoboyo ini adalah combined metaphor. dari uraian di atas dan berdasarkan tema yang dipakai yaitu Androidify, kesan techno-futuristik-humanis merupakan hasil dari metafora tak teraba dari tema yang dipakai.Jika dihubungkan dengan objek rancang yaitu Terminal Terintegrasi Joyoboyo, terminal ini dapat diibaratkan sebagai sebuah terminal yang beroperasi secara mekanis, otomatis, berteknologi tinggi yang kemudian dibalut dengan aspek humanis dan penghijauan untuk memberi kesan manusiawi pada orang yang bergerak di dalamnya.Penentuan gubahan masa bangunan  pada dasarnya didasari oleh modul kolom grid untuk menyesuaikan dengan jalur jalur kendaraan umum pada terminal. Karena issue utama pada perancangan adalah sirkulasi maka proses perancangan dimulai dari menentuan sistem sirkulasi. Bentuk bangunan terinspirasi oleh salah satu derivate dari android yaitu OS yang bernama Honeycomb. Dengan tampilan hexagon yang diolah menjadi modern dengan nuansa biru dan metalik, memberi ide bentuk. Konsep meng-android-kanbangunan merupakan salah satu hasil pemikiran dari tema rancangan Androidify yang dipakai.Aplikasi dari konsep ini diterapkan pada penataan zonasi bangunan, eksterior gedung terminal dan rancangan interior gedung terminal yang merupakan poin utama dalam memberikan kesan teknologi maju masa depan bagi pengguna bangunan.
Penataan Ruang Sebagai Kunci Utama dalam Proses Rancang Gelanggang Mahasiswa Rizky Thaariqi CahyaPutra; Totok Noerwasito
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7158.976 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v3i2.6521

Abstract

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Kampus ITS kerap kali mengalami pasang surut, yang diantaranya disebabkan oleh proses regenerasi yang kurang baik serta fasilitas yang kurang mendukung. Gelanggang Mahasiswa Kampus ITS Surabaya merupakan suatu objek bangunan yang berfungsi sebagai tempat berkumpul sekaligus mewadahi kegiatan kemahasiswaan khususnya ko-kurikuler di Kampus ITS Surabaya. Gelanggang Mahasiswa ini merupakan bangunan semi public dimana mayoritas pengguna objek ini nantinya adalah subjek yang berkepentingan dan memiliki izin atas regulasi yang ada. Terkait dengan fungsi tersebut, penataan ruang per ruang menjadi satu kunci utama dalam kesuksesan merancang objek ini. Ruang-ruang yang bersifat mulai dari public, semi public, private, dan service membutuhkan penataan yang tepat guna agar selaras dan sesuai dengan kebutuhan dan penggunaan ruang yang ada. Selain itu, penataan ruang yang begitu majemuk ini juga akan mempengaruhi aspek lainnya mulai dari struktur, ME, plumbing, penghawaan, hingga aspek kenyamanan dalam penggunaan objek ini nantinya.