Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konstruksi sumur
terhadap kandungan bakteri Eschercia coli pada air sumur gali di Desa Dopalak
Kecamatan Paleleh Kabupaten Buol. Penelitian ini bersifat Observasional dan Uji
Laboratorium dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study ( Studi Potong
Lintang) terhadap 16 sumur yang diambil dengan cara penarikan sampel yakni
Purposive Sampling selanjutnya dilakukan observasi terhadap konstruksi sumur dan
pemeriksaan bakteriologis air.
Hasil penelitian menunjukan bahwa parameter dinding terdistribusi seimbang
50.0% memenuhi syarat dan 50.0% tidak memenuhi syarat, untuk parameter bibir
terdistribusi tertinggi memenuhi syarat yaitu 56.25%, dari parameter lantai memenuhi
syarat 50.0% dan tdak rnemenuhi syarat 50.0%, untuk SPAL terdistribusi tertinggi
memenuhi syarat yaitu 56.25%, untuk parameter jarak sumber pencemar terdistribusi
tertinggi memenuhi syarat yaitu 62.50%. Sementara, dari parameter bakteriologis
terdistribusi tertinggi memenuhi syarat yaitu 56,25%. Berdasarkan hasil analisis
statistik diketahui bahwa aspek jarak sumur dengan sumber pencemar terbukti
memiliki pengaruh terhadap kandungan bakteri Eschercia coli. Sedangkan konstruksi
sumur ditinjau dari aspek dinding, bibir, lantai dan SPAL tidak terbukti memilki
pengaruh.
Melakukan perbaikan kondisi konstruksi sumur gali terutama dalam
menempatkan jarak sumber pencemar seperti tempat sampah, lubang galian untuk air
limbah dan septic tank minimal 10 meter dari sumur adalah hal utama yang perlu
dilakukan untuk mencegah adanya kontaminasi terhadap air konsumsi masyarakat.
Kata kunci : Dinding, Bibir, Lantai, SPAL, Jarak Sumur dengan Sumber
Pencemar, Kandungan Bakteri Eschercia coli