Nashihatul Barrit
Departemen Arsitektur Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perancangan Apartemen Produktif dengan Pendekatan Arsitektur Hibrid Nashihatul Barrit; Arina Hayati
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.36539

Abstract

Di Indonesia, wilayah peri-urban menjadi salah satu wilayah dengan konversi lahan atau alih fungsi lahan pertanian tertinggi. Fenomena ini terjadi karena tingginya pertumbuhan penduduk dan peningkatan pembangunan fasilitas sarana dan prasarana di wilayah tersebut. Sektor perumahan menjadi salah satu sektor terbesar yang menjadi penyebab adanya konversi lahan. Kondisi ini menyebabkan kurangnya lahan hijau yang produktif, namun tidak bisa dipungkiri kebutuhan akan hunian semakin meningkat. Dari uraian permasalahan tersebut, bangunan arsitektur diharapkan dapat mengakomodasi tingginya kebutuhan akan hunian di wilayah peri-urban, namun tidak melupakan produktivitas suatu lahan. Untuk itu, perancangan arsitektur ini bertujuan merancang sebuah apartemen yang mengakomodasi antara aktivitas berhuni dan aktivitas yang mempertahankan produktivitas lahan. Pendekatan perancangan yang digunakan adalah pendekatan Arsitektur Hibrid. Hibridisasi diterapkan pada penggabungan antara dua aktivitas yaitu berhuni dan aktivitas yang mendukung produktifitas lahan (berkebun). Kedua hibridisasi menjadi konsep utama untuk membuat bangunan multifungsi dalam satu kesatuan bangunan. Metode hibrid yang digunakan dalam perancangan ini adalah Thematic Program dan Fabric Form. Dalam proses awal perancangan, bangunan apartemen produktif ini terbentuk berdasarkan pelaku dan aktivitas-aktivitas yang dilakukan di dalam bangunan. Kemudian beberapa aktivitas yang terkait membentuk sebuah ruang-ruang hibrid yang dapat mengakomodasi berbagai macam aktivitas dalam waktu bersamaan. Penggabungan program secara Thematic memberikan kesan bagi pengguna bangunan akan kedekatannya dengan alam dan tumbuhan. Sehingga selain mengakomodasi kebutuhan akan hunian, apartemen produktif ini dapat menarik ketertarikan bagi penghuni untuk melakukan aktivitas berkebun secara mandiri dan bangunan dapat mempertahankan produktivitas sebuah lahan.