Eryani Nurma Yulita
Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya Malang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Prinsip Struktur Rumah Srotong Suku Samin Sebagai Dasar Perancangan Rumah Tinggal Tahan Gempa Haris Sunansyah Sunansyah; Eryani Nurma Yulita
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.169 KB)

Abstract

Indonesia berada pada zona tektonik aktif yang menyebabkan wilayah-wilayahnya rentan terhadap ancaman gempa bumi. Rumah tinggal seringkali menjadi ancaman yang berbahaya saat gempa bumi. Dengan kondisi ini diperlukan sebuah gagasan rumah tinggal yang antisipatif terhadap ancaman gempa bumi. Pulau Jawa yang menyimpan berbagai jenis rumah tradisional perlu dikaji, seberapa mampu peninggalan budaya tersebut adaptif terhadap kondisi tanah Jawa. Penelitian ini berfokus pada kajian seberapa mampu rumah Srotong suku Samin menahan gaya-gaya yang ditimbulkan oleh gempa bumi. Kemudian mengambil prinsip dasar struktur dan konstruksi rumah Srotong untuk menjadi acuan dalam merancang rumah tinggal sederhana yang tahan terhadap gaya gempa. Pengambilan prinsip struktur rumah Srotong diharapkan mampu diaplikasikan pada desain bangunan rumah tinggal sederhana sehingga mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh gempa. Kata kunci: gempa bumi, rumah Srotong, struktur dan konstruksi
Evaluasi Perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah dengan Pendekatan Arsitektur Tropis Nusantara di Malang Gilang Rayendra P.; Eryani Nurma Yulita
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.123 KB)

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi dalam masalah pembangunan perumahan ialah tingginya angka backlog hingga 13,5 juta unit. Selain itu, percepatan pembangunan yang mengatasnamakan modernisasi seringkali mengabaikan bahkan melunturkan nilai dari arsitektur lokal Nusantara. Maka dari itu diperlukan adanya kajian menyeluruh tentang unit hunian untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang tidak hanya memenuhi kebutuhan akan tempat tinggal, melainkan unit hunian yang ramah terhadap lingkungan sebagai ikon pembangunan yang berkelanjutan dengan pendekatan Arsitektur Tropis Nusantara di Malang. Metode yang digunakan ialah deskriptif evaluatif dengan parameter berdasarkan aspek-aspek yang termasuk dalam konsep Arsitektur Tropis Nusantara dan mengkhususkan pada unit hunian untuk MBR. Berdasarkan hasil evaluasi unit hunian pada Perumahan Bumi Mondoroko Raya, unit hunian ini hanya memenuhi 5 dari 19 variabel yang diteliti dengan persentase 263%. Hal ini tentunya dapat ditingkatkan, sehingga dapat dijadikan acuan sebagai desain unit hunian untuk MBR yang tanggap terhadap iklim, dapat melestarikan warisan nusantara, dan berkelanjutan.   Kata kunci: Perumahan, Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Tropis Nusantara
Prinsip Struktur Rumah Srotong Suku Samin Sebagai Dasar Perancangan Rumah Tinggal Tahan Gempa Indah Nurul Afifah; Eryani Nurma Yulita
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.169 KB)

Abstract

Indonesia berada pada zona tektonik aktif yang menyebabkan wilayah-wilayahnya rentan terhadap ancaman gempa bumi. Rumah tinggal seringkali menjadi ancaman yang berbahaya saat gempa bumi. Dengan kondisi ini diperlukan sebuah gagasan rumah tinggal yang antisipatif terhadap ancaman gempa bumi. Pulau Jawa yang menyimpan berbagai jenis rumah tradisional perlu dikaji, seberapa mampu peninggalan budaya tersebut adaptif terhadap kondisi tanah Jawa. Penelitian ini berfokus pada kajian seberapa mampu rumah Srotong suku Samin menahan gaya-gaya yang ditimbulkan oleh gempa bumi. Kemudian mengambil prinsip dasar struktur dan konstruksi rumah Srotong untuk menjadi acuan dalam merancang rumah tinggal sederhana yang tahan terhadap gaya gempa. Pengambilan prinsip struktur rumah Srotong diharapkan mampu diaplikasikan pada desain bangunan rumah tinggal sederhana sehingga mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh gempa. Kata kunci: gempa bumi, rumah Srotong, struktur dan konstruksi
Tata Cahaya pada Ruang Baca Balai Perpustakaan Grhatama Pustaka Yogyakarta Cyta Susilawati; Eryani Nurma Yulita
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (975.788 KB)

Abstract

Perpustakaan harus mampu memperhatikan aspek kenyamanan visual pemustaka ketika berada di perpustakaan karena tingginya minat baca di Yogyakarta. Salah satu dari aspek kenyamanan visual di perpustakaan adalah sistem tata cahaya. Salah satu aktifitas yang biasa dilakukan adalah membaca. Ruang baca merupakan ruang utama pada perpustakaan, termasuk Balai Perpustakaan Grhatama Pustaka Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif-kuantitatif dengan menggunakan alat Luxmeter dan simulasi data menggunakan software Dialux 4.12. Penelitian ini membahas tata cahaya alami dan buatan dengan aspek kenyamanan visual pada ruang baca Balai Perpustakaan Grhatama Pustaka Yogyakarta yang disesuaikan dengan standar pencahayaan perpustakaan yakni 300 lux berdasarkan Standar Nasional Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 4 dari 6 ruang baca sudah memenuhi standar pencahayaan dengan penyebaran intensitas penerangan yang belum merata ke seluruh ruangan. Ruang Koleksi Khusus Braille merupakan ruangan yang paling gelap dan Ruang Koleksi Langka merupakan ruangan yang paling terang. Pengoptimalan desain pada ruang baca menghasilkan intensitas pencahayaan yang merata pada seluruh ruang baca dengan beberapa rekomendasi, yaitu mengubah orientasi rak buku menjadi tegak lurus dengan bukaan, pengaturan tata letak titik lampu disesuaikan dengan tata letak perabot, dan menambahkan shading device pada sisi barat bangunan. Kata kunci: tata cahaya alami, tata cahaya buatan, ruang baca, perpustakaan