Abraham Mohammad Ridjal
Brawijaya University

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pembentuk Teritori Ruang Ritual Siwaratri pada Pura Agung Wira Loka Natha, Cimahi Firdha Ludvia; Abraham Mohammad Ridjal
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 8, No 4 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pura Agung Wira Loka Natha merupakan pura Khayangan Jagad yang berada di luar pulau Bali dan merupakan bangunan suci tertua yang berada di Kota Cimahi. Terdapat jenis aktivitas ritual jenis kebudayaan dan keagamaan yang dilaksanakan pada Pura, seperti Hari Raya Siwaratri. Ritual Siwaratri lebih menekankan dalam pemusataan diri. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis pola aktivitas ritual yang berdampak pada terbentuknya teritori ruang ritual. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif guna mendeskripsikan proses terjadinya aktivitas ritual Siwaratri. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada suatu ritual terdiri dari runtutan aktivitas yang cenderung bergerak dari ruang satu menuju ruang lainnya, sehingga adanya pergeseran fungsi ruang dapat mempengaruhi konsep arsitektural bali yang dianut oleh Pura ini. Teritori yang terbentuk yaitu jenis primer, sekunder, dan tersier. Pembentukan teritori ruang dapat terlihat dari beberapa faktor, melibatkan jenis pelaku dan waktu pelaksanaan.
Hubungan Masyarakat Osing terhadap Pola Ruang Dalam pada Rumah Osing di Desa Kemiren nurjanah ratnaningrum; Abraham Mohammad Ridjal
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Tradisional Osing adalah salah satu hasil budaya dari Indonesia yang berasal dari daerah Banyuwangi. Terdapat suatu desa adat Osing yang merupakan cagar budaya yang berada pada Desa Kemiren Banyuwangi. Desa tersebut memiliki beberapa rumah yang masih terjaga bagian pola ruang dalam rumahnya. Pola ruang dalam sendiri tak lepas dari faktor pelaku, terutama aspek aktivitas penghuninya, untuk menjaga nilai budaya dari pembentukan pola ruang dalam dibutuhkan kajian mengenai hubungan aktivitas penghuninya terhadap pola ruang dalam Osing di Desa Kemiren.Osing Traditional House is one of the cultural products from Indonesia originating from the Banyuwangi area. There is an Osing traditional village which is a cultural heritage located in Kemiren Village, Banyuwangi. The village has several houses that are still preserved in the spatial pattern of the house. The pattern of inner space itself cannot be separated from the actor's factors, especially aspects of the activities of the occupants, to maintain the cultural value of the formation of the inner space pattern, a study of the relationship of the occupant's activities to the spatial pattern of Osing in Kemiren Village is needed.
Variasi Spasial pada Tanean di Dusun Rokoning Desa Kendaban Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Bangkalan Madura Kenny Oktaviana Arianto; Abraham Mohammad Ridjal
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring berjalannya waktu arsitektur mengalami penyesuaian, baik di sebabkan oleh faktor waktu, lingkungan atau manusia. Spasial arsitektur merupakan salah satu bagian dari arsitektur yang mengalami penyesuain. Hal terjadi pula pada tanean masyarakat madura berada di Dusun Kendaban, Kecamatan Tanah Merah. Fenomena ini menyebabkan terjadinya variasi spasial tanean. Tujuan dari penelitian ini adalah meneliti pola-pola variasi spasial yang ada pada lokus penelitian, dengan mengidentifikasi bentuk spasial serta mengetahui latar belakang terbentuknya pola-pola variasi spasial. Hasil menunjukkan bahwa terdapat beberapa pola variasi spasial yang akan di teliti melalui variabel aksesibilitas, organisasi ruang, hierarki ruang dan orientasi tanean. Kata kunci: spasial, tanean, variasi spasial
KONSEP RUANG MASJID DALAM AJARAN ISLAM MUHAMMAD ERWIN RAHMAWAN; Abraham Mohammad Ridjal
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 8, No 4 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masjid menjadi bangunan yang penting, menjadi wadah dakwah dan beribadah. Penyebaran Islam di suatu daerah ditandai dengan dibangun nya masjid, selain itu masjid menjadi wujud seni bangunan Islam. Pada dasarnya untuk membangun atau merencanakan sebuah masjid hendaknya kembali kepada tuntunan-tuntunan yang terdapat pada sumber ajaran Islam yaitu Al-Qur'an dan Sunnah Nabi. Ajaran Islam tidak secara langsung memberikan ketentuan-ketentuan dalam membangun masjid secara fisik maupun simbol-simbol fisik yang harus diungkapkan dalam bangunan, berbeda dalam ruangnya, ruang masjid memiliki beberapa ketentuan dalam ajaran Islam. Sehingga, Perlu adanya penerjemahan elemen ruang masjid yang terdapat dalam AlQur’an dan Hadist menjadi sebuah konsep ruang masjid dalam ajaran Islam. Penerjemahan ketentuan ruang di dalam Al-Qur’an maupun Hadist menjadi konsep Konsep ruang adalah dasar terbentuknya sebuah ruang meliputi kriteria maupun ketentuan dasar di dalamnya, maka jika dilihat berdasarkan ajaran Islam ruang pada masjid konsep dasarnya di Identifikasi dengan dasar Al-Quran maupun Hadist.