This Author published in this journals
All Journal Ilmu dan Budaya
Bena Yusuf Pelawi
Universitas Nasional

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE TRANSLATION OF CULTURAL TERMS IN THE NOVEL “RONGGENG DUKUH PARUK” BY AHMAD TOHARI Bena Yusuf Pelawi
Jurnal Ilmu dan Budaya Vol 40, No 51 (2016): Vol. 40, No 51 (2016)
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.76 KB) | DOI: 10.47313/jib.v40i51.258

Abstract

Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan penerjemahan istilah budaya bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi yang dilakukan dengan menempuh model alir, yaitu reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Sumber data penelitian adalah novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari dan terjemahannya dalam bahasa Inggris dengan judul The Dancer, oleh Rene T.A. Lylsloff. Analisis data dilakukan dengan pendekatan semantik dan teori penerjemahan Newmark. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. Pertama, istilah budaya dalam novel Ronggeng Dukuh Paruk dapat diklasifikasikan menjadi beberapa kategori yaitu alat musik, pakaian, asesoris, pekerjaan, dan aktivitas. Kedua, ditemukan tiga istilah alat musik, empat pakaian, dua asesoris, empat pekerjaan, dan dua aktivitas.
THE TRANSLATION OF COMPOUND NOUNS IN THE NOVEL “NOTHING LASTS FOREVER” BY SIDNEY SHELDON Bena Yusuf Pelawi
Jurnal Ilmu dan Budaya Vol 40, No 50 (2016): Vol. 40, No 50 (2016)
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.059 KB) | DOI: 10.47313/jib.v40i50.255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap terjemahan kata benda majemuk dalam novel Nothing Lasts Forever karya Sidney Sheldon. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang meliputi pengumpulan data, analisis data, dan menarik kesimpulan. Pendekatan semantik, gramatikal dan teori shifting dilakukan untuk mengungkap terjemahan kata benda majemuk. Data penelitian terdiri dari novel berbahasa Inggris berjudul Nothing Lasts Forever, karya Sidney Sheldondan terjemahannya “Tiada yang Abadi”, karya Hendarto Setiadi. Penelitian terdiri atas tiga bagian sebagai berikut. (1) terjemahan akurat; (2) terjemahan kurang akurat; dan (3) tidak diterjemahkan. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. a) Pendekatan semantik berperan penting dalam mengalihkan makna dari bahasa sumber ke bahasa sasaran; b) Pendekatan gramatikal dan translation shift berperan dalam menghasilkan terjemahan yang akurat. Hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa hasil terjemahan tersebut dapat dikategorikan baik.