This Author published in this journals
All Journal Buletin Limbah
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH pH TERHADAP PENGENDAPAN STRONSIUM-90 DALAM CONTOH URIN Ruminta Ginting
Buletin Limbah Vol 12, No 1 (2008): Tahun 2008
Publisher : Buletin Limbah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH pH TERHADAP PENGENDAPAN STRONSIUM-90 DALAM CONTOH URIN. Pada penelitian ini telah ditentukan pengaruh pH terhadap pengendapan strontium-90 dalam contoh urin. Stronsium-90 adalah salah satu produk fisi yang jika masuk ke dalam tubuh manusia khususnya tulang sebagai organ kritis , dapat mengganggu kesehatan . Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan kondisi optimum pada pengendapan stronsium-90 dalam contoh urin pekerja radiasi. Pengendapan Sr-90 dilakukan dengan metode pengendapan pada berbagai pH melalui penambahan Ammonium Oksalat jenuh. Stronsium-90 diekstraksi dengan HDEHP, lalu diendapkan kembali dengan Ammonium Oksalat jenuh dan endapannya dicacah dengan - low back ground counter. Dari hasil percobaan yang dilakukan diperoleh hasil bahwa kondisi optimum untuk pengendapan Sr-90 adalah pada pH 3 dan kedapat ulangan yang diperoleh adalah 60,8 %. THE INFLUENCE OF pH TO PRECIPITATION OF STRONTIUM-90 IN URINE SAMPLE. In this experiment the influence of pH to the precipitation of Strontium-90 in urine sample has been carried out. Strontium-90 is a fission product and if it's entry to the human body, especially bone as critical organ can be the problem to the health. The aim of this experiment is to determine the optimum condition on precipitation of Strontium-90 in the urine sample of radiation worker. The precipitation of Strontium-90 by variation of pH, in saturated Ammonium Oxalate medium. Strontium-90 extracted with HDEHP and then precipitate again with saturated Ammonium Oxalate and the precipitate is counted by - low back ground counter. The results of the experiment was obtained that the optimum condition for precipitation of Strontium-90 is on pH 3 and recovery is 60,8 %
OPTIMASI ALAT CACAH WBC ACCUSCAN-II UNTUK PENCACAHAN CONTOH URIN R. Suminar Tedjasari; Ruminta Ginting
Buletin Limbah Vol 8, No 1 (2004): 2004
Publisher : Buletin Limbah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.368 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian untukmengoptimalkan pemakaian alat cacah WBC ACCUSCAN-II dalampemantauan radiasi interna, yaitu untuk pencacahan radiasi gamma dalamcontoh urin. Untuk pencacahan contoh urin ini, alat cacah WBC dikalibrasidengan menggunakan sumber standar Eu-152 yang mempunyai energigamma dalam rentang 121,78 keV hingga 1408,00 keV. Sumber standar cairmempunyai konsentrasi aktivitas sebesar 210,20 kBq/500cc dan dimasukkandalam botol sampel plastik. Pencacahan dilakukan selama 600 detik denganjarak antara detektor dengan botol sumber bervariasi dari 15 cm hingga 30cm (rapat dinding WBC). Dari hasil analisis diperoleh data yangmenunjukkan bahwa hasil pengukuran pada jarak 15 cm dari detketor adalahyang terbaik, dengan fungsi kalibrasi energi adalah E(c) = -31,5 + 0,43c –3,96x10-5c2 + 6,34x10-9 c3 dan fungsi kalibrasi efisiensi adalah Ef(E) = -2,70 + 1,01E – 0,13E2. The WBC ACCUSCANII was calibrated using standard source of Eu-152 with gamma energy from 121.78 kev to 1408.00 keV. The Liquid standard source of Eu-152 has an activity concentration of 210.20 kBq/500 cc and it was placed in a plastic sample bottle. The source was counted for 600 seconds and was placed 15 cm to 30 cm from detector. The analysis results indicated that counting at 15 cm from detector yield is the best, and the energy calibration function is E(c)= -31,5 + 0,43c – 3,96x10-5c2 + 6,34x10-9 c3 and efficiency calibration is