Hendro Djoko Tjahjono
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan William Booth Surabaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kejadian Komplikasi Akut dan Kronis Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe-2 Hendro Djoko Tjahjono
Bahasa Indonesia Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.823 KB) | DOI: 10.47560/kep.v8i1.88

Abstract

Diabetes melitus merupakan sindrom gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein yang disebabkan oleh kurangnya sekresi insulin atau penurunan sensitifitas jaringan terhadap insulin yang bersifat kronis. Pasien diabetes melitus yang tidak melakukan pengobatan dan perawtaan dengan baik, dapat mengakibatkan terjadinya komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terjadinya komplikasi akut dan kronis pada pasien diabetes melitus di Persadia unit rumah sakit William Booth Surabaya. Hasil menunjukkan dari 16 pasien diabetes melitus yang berpatisipasi dalam penelitian ini, didapatkan bahwa mengalami komplikasi akut diantaranya 4 responden (25%) dan komplikasi kronis yaitu 4 responden (25%) dan yang mengalami komplikasi akut serta kronis sebanyak 8 orang (50%). Dengan demikian, untuk mencegah terjadinya komplikasi lanjutan maka diperlukan identifikasi dan deteksi dini dengan melakukan tindakan-tindakan preventif kepada pasien diabetes melitus sehingga kejadian komplikasi dapat diminimalisasi.
SELF MANAGEMENT DIABETES PADA PASIEN DIABETES MELITUS DENGAN ULKUS DIABETIKUM DI PUSKESMAS JAGIR SURABAYA Hendro Djoko Tjahjono
Bahasa Indonesia Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v9i1.212

Abstract

Diabetes Melitus (DM) saat ini masih menjadi masalah serius di negara-negara berkembang. Prevalensi yang cenderung meningkat dan penanganan yang tidak baik berdampak pada kejadian komplikasi. Salahsatu komplikasi yang dialami pasien DM adalah Ulkus Diabetikum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui self management diabetes (SMD) pada pasien DM. Desain penelitian yang digunakan analisis deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Variabel penelitian yaitu self management diabetes (SMD) pada pasien DM. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien DM di Puskesmas Jagir Surabaya. Sampel yang diambil sebanyak 18 responden melalui consecutive sampling. Data penelitian dikumpulkan menggunakan kuesioner SMD. Hasil penelitian menunjukkan SMD pasien DM yaitu katagori cukup sebanyak 10 orang (56%). Puskesmas dan tenaga kesehatan dapat menjadi sarana dan fasilitator bagi penderita DM dalam meningkatkan kemampuan SMD melalui edukasi, promosi kesehatan secara berkala dan kontinyu kepada pasien dan juga kepada keluarga sebagai support system pasien dalam dukungannya pada berbagai hal terkait penatalaksanaan DM.
DETEKSI DINI DISFUNGSI EREKSI PADA DM MENGGUNAKAN IIEF-5 Hendro Djoko Tjahjono
Bahasa Indonesia Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v8i2.231

Abstract

Disfungsi Ereksi (DE) merupakan salahsatu bentuk gangguan seksual yang dapat dialami oleh pasien diabetes melitus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi secara dini adanya disfungsi ereksi menggunakan instrument International Index of Erectile Function-5 (IIEF-5). Desain yang digunakan dengan pendekatan PICO (Problem, Intervention, Comparison, Outcomes) dan melalui penelusuran jurnal dari Proquest, Ebsco, Science Direct, didapatkan 16 responden. Hasil penerapan menunjukkan disfungsi ereksi ringan dialami 5 orang (31,25%), disfungsi ereksi ringan ke sedang 9 orang (56,25%) dan disfungsi ereksi sedang 2 orang (12,5%). Disfungsi ereksi memerlukan penanganan lebih lanjut untuk meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes melitus.