Desi Setiana Pratiwi
Magister Akuntansi FEB, Universitas Trisakti

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

UKURAN PERUSAHAAN MEMODERASI PENGARUH PROFITABILITAS, LEVERAGE, KOMITE AUDIT, DAN KOMISARIS INDEPENDEN TERHADAP AUDIT DELAY Desi Setiana Pratiwi
Methosika: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Methodist Vol 2, No 1 (2018): Methosika: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Methodist
Publisher : Methosika: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Methodist

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.055 KB) | DOI: 10.46880/jsika.v2i1.19

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh profitabilitas, leverage, komite audit, dan komisaris independen terhadap audit delay dengan ukuran peusahaan sebagai variabel moderasi. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2013-2017. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 21 perusahaan selama lima tahun, sehingga diperoleh 105 tahun-perusahaan dengan metode purposive sampling. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan pertambangan. Teknis analisis data yang digunakan yaitu Moderated Regression Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas dan leverage berpengaruh signifikan negatif terhadap audit delay, sedangkan komite audit dan komisaris independen tidak berpengaruh terhadap audit delay. Perusahaan yang profit akan menganggap hal tersebut sebagai good news sehingga laporan keuangan akan cepat diplublikasikan,begitupun ketika perusahaan memiliki tingkat leverage yang tinggi maka perusahaan akan tepat waktu dalam menyampaikan laporan keuangan karena ada beberapa investor yang beranggapan jika perusahaan memilki utang yang tinggi menunjukkan kesanggupan perusahaan tersebut untuk melunasi seluruh utangnya. Ukuran perusahaan memperkuat pengaruh profitabiltas dan leverage terhadap audit delay, hal ini dikarenakan perusahaan yang mengalami profit maka akan mengalami kenaikan juga pada total asset, begitupun juga ketika perusahaan mempunyai tingkat leverage yang tinggi akan mengalami kenaikan pula pada total asset perusahaan. Oleh karena itu semakin luasnya ukuran perusahaan maka akan memperpanjang proses audit.