Endang Wiwiek Purnamawati
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU YANG MEMILIKI BAYI USIA 0-24 BULAN DIPOSYANDU MENUR 049 SAMARINDA Endang Wiwiek Purnamawati; Sri Utami; Valerianus Ding; Donata Tea
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 3 No 1 (2021): March
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v3i1.168

Abstract

ASI eksklusif adalah bayi yang hanya diberi ASI saja, tanpa bahan tambahan cairan lain seperti susu formula, jeruk, madu, air teh, air putih, dan tanpa bahan tambahan makanan padat seperti pisang, pepaya, bubur susu, biskuit, bubur nasi dan tim (Roesli,2010). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pemberian ASI eksklusif di posyandu Menur 049 Samarinda. Analisis bivariat menggunakan chi square dan fisher’s exact test. Analisis bivariat menunjukkan faktor usia ibu tidak mempengaruhi sikap ibu terhadap pemberian ASI eksklusif dengan hasil p value 0.556 > 0.05, tingkat pendidikan tidak mempengaruhi sikap ibu terhadap pemberian ASI eksklusif dengan hasil p value 1.00 > 0.05, pekerjaan tidak mempengaruhi sikap ibu terhadap pemberian ASI eksklusif dengan hasil p value 1.00 > 0.05, paritas tidak mempengaruhi sikap ibu terhadap pemberian ASI eksklusif dengan hasil p value 0,605 > 0.05. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling berjumlah 39 responden.. Pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian yaitu angket berupa kuesioner
PENYULUHAN PADA PASANGAN USIA SUBUR TERHADAP PERSEPSI ALAT KONTRASEPSI DIPAROKI KATEDRAL SANTA MARIA PENOLONG ABADI SAMARINDA Endang Wiwiek Purnamawati
Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK) Vol 3 No 2 (2022): April
Publisher : JPMK : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kasih Published by Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jpmk.v3i2.238

Abstract

ABSTRAK Keluarga berkualitas adalah keluarga yang dibentuk berdasarkan perkawinan yang sah dan bercirikan sejahtera, sehat, maju, mandiri, memiliki jumlah anak yang ideal, berwawasan kedepan, bertanggung jawab, harmonis dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Untuk bisa mewujudkan keluarga yang berkualitas mereka akan merasa perlu memakai alat KB. Untuk menolong mereka supaya bisa memilih alat KB yang cocok, maka mereka perlu diberikan konseling KB. Maksud dari kontrasepsi adalah menghindari/mencegah terjadinya kehamilan sebagai akibat pertemuan antara sel telur yang matang dengan sel sperma.Tujuan KB adalah membentuk keluarga bahagia dan sejahtera sesuai dengan keadaan social ekonomi suatu keluarga dengan cara pengaturan kelahiran anak, pendewasaan usia perkawinan, peningkatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga agar dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Tujuan perkawinan adalah membentuk keluarga yang bahagia dan kekal. Untuk itu suami isteri perlu saling membantu dan melengkapi, agar masing-masing dapat mengembangkan kepribadiannya, membantu dan mencapai kesejahteraan spiritual dan material. ABSTRACT A quality family is a family that is formed based on a legal marriage and is characterized by being prosperous, healthy, advanced, independent, having the ideal number of children, being forward-looking, responsible, harmonious and devoted to God Almighty. To be able to create a quality family they will feel the need to use family planning tools. To help them choose the right family planning tool, they need to be given family planning counseling. The purpose of contraception is to avoid/prevent pregnancy as a result of a meeting between a mature egg cell and a sperm cell. family to meet their basic needs. The purpose of marriage is to form a happy and eternal family. For that husband and wife need to help and complement each other, so that each can develop his personality, help and achieve spiritual and material well-being.