Arfan Nur
AKBID Bina Sehat Nusantara Bone

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENATALAKSANAAN IMD UNTUK MENCEGAH TERJADINYA HIPOTERMI PADA BAYI BARU LAHIR DI UPT PUSKESMAS ULAWENG Pattola; Arfan Nur
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipotermi merupakan penyebab utama kesakitan dan kematian bayi baru lahir di negara berkembang. Salah satu asuhan untuk mnecegah hipotermi adalah dengan melaksanakan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penatalaksanaan IMD untuk mencegah terjadinya hipotermi pada bayi baru lahir di UPT Puskesmas Ulaweng. Penelitian merupakan penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional contingency. Polpulasi dalam penelitian ini adalah bayi baru lahir, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan didapatkan jumlah sampel sebanyak 147 bayi. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji stastistik Chi-Square dan tingkat kemaknaan α 5%. Berdasarkan hasil analisis hubungan antara efektivitas penatalaksanaan IMD untuk mencegah terjadinya hipotermi pada bayi baru lahir didapatkan X2> X2α dengan hasil 97,34 > 3,841 berarti H0 ditolak da Ha. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara penatalaksanaan IMD dan kejadian hipotermi pada bayi baru lahir di UPT Puskesmas Ulaweng. Diharapkan adanya upaya serius dalam penatalaksanaan IMD pada setiap bayi baru lahir dalam mencegah terjadinya hipotermi.
HUBUNGAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM DAN INDEKS MASSA TUBUH IBU HAMIL TERHADAP BERAT BADAN BAYI BARU LAHIR DI UPT PUSKESMAS AJANGALE Arfan Nur; Pattola
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hiperemesis gravidarum adalah mual dan muntah berlebihan sehingga menimbulkan gangguan aktivitas sehari-hari dan bahkan dapat membahayakan kehidupan. IMT (Indeks Massa Tubuh) merupakan rumus matematis yang dinyatakan sebagai berat badan (dalam kilogram) dibagi dengan kuadrat tinggi badan (dalam meter). Berat badan merupakan ukuran antropometri yang terpenting dan paling sering digunakan pada bayi baru lahir (neonatus). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Hiperemesis gravidarum dan IMT ibu hamil terhadap bayi baru lahir di Wilayah Kerja UTP Puskesmas Ajangale. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang telah melahirkan dengan usia bayi 0 sampai 1 tahun di wilayah kerja UPT Puskesmas Ajangale pada bulan Januari sampai Agustus 2019. Jumlah sampel yaitu sebanyak 47 orang. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner dan buku KIA. Data dianalisis menggunakan program SPSS dengan uji stastistik Chi-Square dan tingkat kemaknaan ρ Value < 0,05. Berdasarkan Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara indeks massa tubuh ibu hamil terhadap berat badan bayi baru lahir, dengan hasil uji analisis chi square nilai p = 0,014 (< p=0,05), dan ada hubungan antara indeks massa hiperemesis gravidarum ibu hamil terhadap berat badan bayi baru lahir, dengan hasil uji analisis chi square nilai p = 0,015 (< p=0,05). Ada Hubungan yang signifikan antara Hiperemesis Gravidarun dan Indeks Massa Tubuh Ibu Hamil Terhadap Berat Badan Bayi Baru Lahir DI UPT Puskesmas Ajangale pada tahun 2019. Diharapkan adanya upaya control hiperemesis gravidarum dan indeks massa tubuh ibu hamil terhadap berat badan bayi baru lahir di upt puskesmas ajangale