Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN KONTRASEPSI SUNTIK TERHADAP SEKSUALITAS AKSEPTOR DI RSIA MASYITA MAKASSAR Dahniar; Firawati
Bina Generasi : Jurnal Kesehatan Vol 13 No 1 (2021): Bina Generasi : Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES BINA GENERASI POLEWALI MANDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.714 KB) | DOI: 10.35907/bgjk.v13i1.195

Abstract

Injectable contraception is a way to prevent pregnancy by giving hormones that are given intramuscularly in the gluteus region, namely the buttocks area. Birth control injections containing DMPA further increase the risk of experiencing sexual dysfunction. With the increasing number of injection family planning participants, it is necessary to conduct research on this issue. This study aims to determine the effect of using injectable contraceptives on acceptors at RSIA Masyita Makassar, the magnitude of the risk faced by DMPA injection respondents compared to those who used 1 month, and users of old and new contraceptives. This type of research uses purposive sampling technique and a sample of 35 respondents. The instrument used is a questionnaire sheet with a cross sectional approach. Data analysis was performed by univariate analysis with frequency distribution and bivariate with chi-square test with a significance level of p < 0.000. The results showed that 28 people experienced sexual dysfunction or sexual disorders where there were 24 old users (68.6%) and 4 new users (11.4%). The results of the analysis showed that the age of the injection acceptor was associated with sexual dysfunction in women at RSIA Masyita Makassar.
STUDI PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG MITOS YANG ADA DI MASYARAKAT TERHADAP PERKEMBANGAN JANIN PUSKESMAS BARA-BARAYA Firawati
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan merupakan suatu proses yang alamiah yang terjadi pada wanita yang sudah menstruasi, dan dalam masa ini merupakan masa emas tumbuh dan kembangnya janin, namun salah satu persoalan yang selalu didasarkan pada budaya dan adat istiadat suatu daerah adalah masalah kehamilan, termasuk masih kentalnya mitos saat masa kehamilan dimasyarakat yang tidak sepenuhnya sejalan dengan pengetahuan dan belum tentu benar adanya bahkan terkadang mitos tersebut dapat membahayakan ibu dan janin. Mitos sendiri arinya yaitu suatu cerita, pendapat atau anggapan kebudayaaan yang dianggap mempunyai kebenaran mengenai suatu perkara yang pernah berlaku pada masa dahulu, yang kebenarannya belum tentu benar adanya. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengetahuan ibu hamil tentang mitos yang ada di masyarakat terhadap perkembangan janin. Berdasarkan hasil penelitian di Puskesmas Bara-Baraya tahun 2015, yang dilaksanakan mulai tanggal desember 2015 sampai maret 2016 dengan total sampel 30 ibu yang hamil trimester III. Sumber data adalah data primer dengan instrumen berupa kuesioner dan observasi di ruang ANC (Antenatal Care) selanjutnya dilakukan pengelolahan data. Berdasarkan tabel 5 dari 30 ibu hamil trimester III didapatkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik tehadap mitos minum es/ air dingin (tidak percaya terhadap mitos) sebanyak 5 responden (16,7%), dan sebagian lainnya memiliki pengetahuan kurang seputar mitos minum es/ air dingin (percaya terhadap mitos) sebanyak 25 respon (83,3%).
STUDI PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG DAMPAK PERNIKAHAN DINI TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI KECAMATAN BONTOMARANNU DESA PAKATTO Firawati
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 2 No. 1 (2017): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan merupakan hasil tahu, dan ini terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap obyek tertentu. Pernikahan dini yaitu merupakan institusi agung untuk mengikat dua insan lawan jenis yang masih remaja dalam satu ikatan keluarga. Angka pernikahan di bawah umur di Kecamatan Bontomarannu Desa Pakatto mengalami tingkatan cukup drastis. Untuk data akhir dari bulan januari-maret laki-laki berjumlah 13 orang dan perempuan berjumlah 30 orang. Pola asuh orang tua mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan anak. Melalui orang tua, anak beradaptasi dengan lingkungannya dan mengenal dunia sekitarnya serta pola pegaulan hidup yang berlaku di lingkungannya.Tujuan peneliti adalah untuk mengetahui pengetahuan orang tua tentang dampak perniakahan dini terhadap dampak kesehatan reproduksi remaja penelitian ini menggunakan penilitian kuantitatif dengan berbagai rancangan penelitiannya selalu bergelut dengan angka-angka dan keuntungan peneliti untuk sampel menggunakan teknik sampling total, di dapatkan 43 responden sesuai dengan kriteria inklusi dan esklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kusioner dan dinalisis dengan uji chisquare (p=0,001 < 0,5) sehingga dapat di simpulkan adanya dampak pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksi remaja di Kecamatan Bontomarannu Desa Pakatto.
PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP TERJADINYA INFERTIL PADA PUS DI DESA MATA ALLO KECAMATAN BONTOMARANNU KABUPATEN GOWA Firawati
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 3 No. 1 (2018): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infertilitas adalah istilah yang sering di salah gunakan, sehingga definisi infertilitas harus dinyatakan secaraa jelas.Infertilitas adalah setahun berumah tangga dengan persetubuhan yang tidak memakai pelindung belum terjadi kehamilan. Infertilitas terjadi karena banyak factor, yang bisa di akibatkan oleh suamiatau istri.Sehingga tidak dapat di simpulkan bahwa fertilitas itu disebabkan oleh istri atau suami bila tidak terlebih dahulu di lakukan pemeriksaan yang lengkap pada salah satu atau kedua pasangan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk dimengetahui faktor apa yang mempengaruhi infertile pada PUS di desa mata allo Kabupaten Gowa. Deasain penelitian digunakan Deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua Pasangan usia subur yang mengalami infertile dengan jumlah 32 orang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi square dengan tingkat kemaknaan ɑ = 0,01. Hasil analisis bivariate didapatkan ada hubungan antara pengetahuan dan sikap melalui control (ρ = 0,000 atau < 0,05). Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi square dengan tingkat kemaknaan ɑ = 0,01. Hasil analisis bivariate didapatkan ada hubungan antara pengetahuan dan sikap melalui control (ρ = 0,000 atau < 0,01). Berdasarkan hasil penelitian tentang Faktor yang mempengaruhi terjadinya infertile di Desa Mata Allo kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa.
EFEKTIFITAS METODE DISKUSI KASUS DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG BAHAYA SEKS BEBAS DI SMK TECHNO TERAPAN MAKASSAR Firawati; Rizki Arningsih
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja adalah masa transisi yang ditandai oleh perubahan fisik, emosional dan psikis. Masa remaja yaitu antara lain usia 10-19 tahun dan tumbuh kembang remaja yang berkesimabungan yang merupakan masa peralihan dari anak-anak menjadi dewasa muda. Pada remaja terjadilah perubahan organ-organ fisik secara cepat dan juga perubahan psikis. Perubahan psikis pada masa pubertas antara lain adalah perubahan emsional yang berupa kondisi sensitive dan cenderung ingin mengetahui hal-hal yang baru sehingga muncul perilaku coba-coba yang dapat menimbulkan keinginan untuk melakukan hubungan seksual dan narkoba. Perilaku seks bebas dapat menimbulkan berbagai dampak negatif pada masa remaja seperti perasaan marah, takut, cemas, depresi, rendah diri, bersalah dan berdosa. Kemudian terdapat juga jumlah dampak social yang menimbulkan akibat perilaku seksual yang dilakukan belum pada saatnya antara lain dikucilkan, putus sekolah, hamil, dan perubahan peran menjadi ibu. Tujuan dari penelitian ini Untuk diketahui efektifitas metode diskusi kasus dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang bahaya seks bebas di SMK Penerbangan Techno Terapan Makassar. Penelitian ini adalah jenis Kuantitatif, menggunakan rancangan Pra eksperimen diantaranya one group pretest posttest design rancangan jenis ini hanya menggunakan satu kelompok subjek, pengukuran dilakukan sebelum dan setelah perlakuan. Perbedaan kedua hasil pengukuran dianggap sebagai efek perlakuan. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa di Smk Penerbangan Techno Terapan Makassar jumlah populasi sebanyak 362 siswa dengan besar sampel 79 orang. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan pengetahuan remaja tentang bahaya seks bebas sebelum diberikan edukasi yaitu (58.2%) dan 1 hari setelah diberikan edukasi mengenai pengetahuan remaja tentang bahaya seks bebas meningkat sebanyak (58.4%). Sehubung dengan hal tersebut disimpulkan bahwa adanya pengaruh pengetahuan remaja tentang bahaya seks bebas yang didukung dengan hasil uji statistic Wilcoxon.