Gogot Setyo Budi
Dosen Program Studi Teknik Sipil, Universitas Kristen Petra Surabaya

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

HIGH DENSITY CONCRETE DENGAN MENGGUNAKAN BARIT SEBAGAI PENAHAN RADIASI Joshua Wijaya; Evan Filbert Sikomena; Gogot Setyo Budi; Hurijanto Koentjoro
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.703 KB)

Abstract

Beton adalah material yang terbuat dari semen, pasir, batu pecah dan air yang menghasilkan densitas sekitar 2300 - 2500 kg/m3. Material ini tidak cocok digunakan sebagai penahan radiasi karena membutuhkan ketebalan yang besar sehingga dapat mengkonsumsi banyak ruang. Penelitian ini menyajikan pembelajaran tentang pengaruh batu barit sebagai agregat kasar dan halus sebagai perisai terhadap radiasi gamma. Pengujian dilakukan dengan menggunakan CS-137 sebagai radiasi gamma dengan energy 661.37 kV. Hasil percobaan menunjukan bahwa kemampuan penyerapan radiasi gamma beton dengan barit baik sebagai agregat kasar dan halus lebih baik daripada beton dengan menggunakan barit sebagai agregat basar dan beton normal (tanpa barit). Koefisien serapan beton mutu Fc’ 25 MPa dengan barit sebagai agregat kasar dan halus dan beton dengan barit sebagai agregat kasar masing-masing adalah 0.294 cm-1 dan 0.230 cm-1. Sedangkan koefisien serapan beton normal adalah 0.205 cm-1. Untuk beton mutu Fc’ 35 MPa yang lebih tinggi dengan barit sebagai agregat kasar dan halus dan beton barit sebagai agregat kasar masing-masing adalah 0.304 cm-1 dan 0.271 cm-1. Sedangkan koefisien serapan beton normal adalah 0.225 cm-1
PENGARUH KEPADATAN DAN CUACA TERHADAP KEMAMPUAN KEDAP AIR CAMPURAN NANOMATERIAL DENGAN TANAH EKSPANSIF Go Arnold Alexander Gunawan; Patrick Janitra Soetjianto; Gogot Setyo Budi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.948 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kepadatan dan cuaca terhadapkemampuan kedap air tanah ekspansif yang dicampur dengan nanomaterial. Tanah ekspansif diambildari Surabaya Barat. Nanomaterial Terrasil dan Zycobond merupakan bahan campuran yang memberisifat kedap air pada tanah. Sampel dibentuk dengan menggunakan tabung besi berisikan tanah yangtercampur nanomaterial Terrasil dan Zycobond. Sampel kemudian dipadatkan dengan energy yangbervariasi dengan yaitu 15, 20 dan 25 tumbukan per-lapis dengan menggunakan hammer standardproctor. Sampel yang sudah dipadatkan dibiarkan terkena cuaca luar selama 7 hari. Sampel yangterpapar, kemudian diuji untuk menentukan koefisien permeability dan free swell-nya. Hasil penelitianmenunjukan bahwa semakin padat sampel semakin kecil koefisien permeabilitasnya. Selain itu, semakinpadat sampel menunjukan ketahanan cuaca yang lebih baik. Hasil juga menunjukan bahwa sampelcampuran nanomaterial masih mengalami swelling.
PENGARUH SENGKANG SPIRAL GANDA TERHADAP KEKUATAN TEKAN PIPA BETON Yonatan Septian Sugiarto; Reynardo Cristoval Yuwono; Gogot Setyo Budi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.374 KB)

Abstract

Beton merupakan material yang paling sering digunakan di dalam dunia kontruksi bangunan, seperti pada balok, kolom, pelat, dan tiang pancang untuk pondasi. Khusus pada tiang pancang pracetak dapat dibuat dalam bentuk silinder berongga (hollow) dan persegi yang pejal atau berongga. Beberapa bangunan mulai banyak menggunakan tiang pancang dari beton yang berlubang pada bagian tengahnya atau yang disebut juga pipa beton dengan tujuan untuk mengurangi berat sendiri. Keruntuhan pipa beton terhadap kekuatan tekan berbeda dengan beton silinder pejal dimana keruntuhan dapat terjadi pada sisi bagian luar maupun sisi bagian dalam dinding pipa beton. Pada penelitian ini, upaya peningkatan kekuatan tekan pada pipa beton dilakukan dengan memberikan sengkang spiral ganda pada bagian dinding luar dan dalam pipa beton. Ukuran diameter tulangan yang digunakan untuk sengkang spiral adalah 4 mm. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian sengkang spiral ganda dapat meningkatkan kekuatan tekan pada pipa beton. Peningkatan kekuatan tekan pada pipa beton berbeda-beda sesuai dengan jarak sengkang spiral yang digunakan. Sengkang spiral ganda juga dapat meningkatkan daktilitas dari pipa beton.
STABILISASI TANAH PASIR KELANAUAN DENGAN MENGGUNAKAN SEMEN DAN SLUDGE HASIL PRODUKSI SPUN PILE Aldi Ade Budiman; Ngurah Joshua Pramana; Gogot Setyo Budi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 2 (2020): AGUSTUS 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penambahan sludge dan semen terhadap kuat kokoh tanah pasir kelanauan. Material sludge dipersiapkan dengan cara dijemur selama empat hari untuk mempresentasikan keadaan lapangan. Sampel penelitian menggunakan campuran semen sebanyak 7% dari berat kering tanah, dan sludge sebanyak 0%, 10%, dan 30% menggantikan berat semen. Sampel tanah dipadatkan dengan tambahan semen dan sludge sesuai dengan optimum water content sampel tersebut. Penelitian ini mengukur CBR dan UCS sampel dalam kondisi soaked dan unsoaked. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya penurunan hasil CBR seiring bertambahnya kadar sludge dalam kondisi soaked dan unsoaked. Selain itu, hasil uji mencatat peningkatanUCS sampel dengan hasil tertinggi pada sampel dengan 10% sludge dalam kondisi soaked dan unsoaked. Penelitian ini menunjukan sludge memiliki dampak peningkatan kekokohan tanah yang lebih baik ketika sampel direndam yang menghasilkan CBR dan UCS yang lebih stabil.
PENGARUH PERKUATAN MENGGUNAKAN CLAMP PADA KEKUATAN SILINDER BETON BERONGGA Kintarman Kintarman; Sophian Sutedja; Gogot Setyo Budi; Hurijanto Koentjoro
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2017): AGUSTUS 2017
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.859 KB)

Abstract

Dalam pembuatan tiang pondasi, beton yang diterapkan dalam pondasi dapat berbentuk kotak atau tiang spun pile. Produksi tiang spun pile menggunakan metode spinning sehingga kekuatan tekan beton kemungkinan tidak merata antara dinding di bagian dalam dan bagian luar. Berdasarkan penelitian-penelitian yang sudah pernah dilakukan, perkuatan eksternal (external confinement) pada beton solid bisa meningkatkan performa beton terkompresi yang mengalami gaya lentur siklik atau gaya dinamis akibat kejadian seismik, serta menaikkan regangan pada beton. Dalam penelitian ini dilakukan pengujian kuat tekan serta regangan terhadap silinder beton berongga dengan mutu beton fc’= 50 MPa dan 33 MPa dengan perkuatan eksternal menggunakan clamp baja. Panjang dan diameter silinder beton masing-masing adalah 30cm dan 15cm, dan diameter rongga yang terbentuk akibat proses spinning adalah 5cm. Clamp dengan tebal 1.7mm dan lebar 27mm, dipasang pada benda uji dengan jarak tertentu sebesar 3, 4, dan 5 buah clamp baja. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, perkuatan silinder beton berongga dengan menggunakan clamp mampu menaikkan tegangan hancur beton serta meningkatnya regangan. Selain itu, penambahan clamp pada silinder beton berongga berpengaruh pada pola keruntuhan, dimana pola keruntuhan silinder beton berongga dengan clamp secara umum terjadi di antara clamp baja. Pemberian clamp baja pada silinder beton berongga yang diisi dengan beton mutu fc’ = 19 MPa memiliki kekuatan yang hampir sama dengan silinder beton berongga tanpa isi.
PENGARUH SENGKANG LUAR DAN SENGKANG DALAM TERHADAP KEKUATAN TEKAN PIPA BETON Nico Christian S; Mauriciano Victourious L; Gogot Setyo Budi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.495 KB)

Abstract

Beton merupakan bahan utama yang sering digunakan untuk pondasi. Tiang pancang berongga atau pipa beton dengan rongga terbentuk akibat proses spinning yang dihasilkan melalui gaya sentrifugal pada saat proses pemadatan. Berbeda dengan beton pejal, keruntuhan pipa beton dapat terjadi pada sisi bagian luar maupun dalam dinding pipa beton, Pada penelitian ini, dicoba penambahan perkuatan tekan pada pipa beton dengan cara memberikan sengkang bulat pada dinding luar pipa beton dan sengkang dalam pada dinding bagian dalam pipa beton. Ukuran diameter tulangan yang digunakan untuk pembuatan sengkang bulat dan tulangan sengkang adalah 6mm. Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa pemberian sengkang bulat dan sengkang dapat meningkatkan kekuatan tekan pipa beton dan regangan, serta pemberian sengkang yang paling optimal dengan bentuk segi empat dan segi lima, walaupun hasilnya tidak konsisten dan pemberian tulangan sengkang secara umum dapat meningkatkan regangan walaupun beberapa sampel pipa beton memiliki gaya tekan beton lebih kecil jika dibandingkan dengan pipa beton tanpa pemberian tulangan
PENGARUH PENAMBAHAN FLY ASH DAN BUBUK KULIT KERANG PADA KEKUATAN TEKAN PASTA SEMEN Wahyuning Dyah Puspitasari; Ferdy Setyono; Gogot Setyo Budi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.018 KB)

Abstract

Pembuatan semen menggunakan bahan-bahan yang tidak tergantikan dan proses pengolahannya menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Di sisi lain keberadaan limbah kulit kerang sangat melimpah. Kulit kerang mengandung kalsium karbonat (CaCO3) yang apabila dipanaskan dengan suhu lebih dari 800°C akan menghasilkan kalsium oksida (CaO) reaktif. Pada penelitian ini telah dipelajari pengaruh penambahan bubuk kulit kerang yang sudah dipanaskan sampai 900°C dan fly ash pada kekuatan tekan pasta semen. Penelitian dilakukan dengan mengganti jumlah semen dengan bubuk kulit kerang sebesar 5%, 10%, dan 15%. Sedangkan fly ash yang ditambahkan sebesar 10%, 20%, 30%, dan 40%. Hasil peenelitian menunjukkan bahwa penggantian semen dengan bubuk kulit kerang menurunkan kekuatan tekan pasta semen. Namun, penambahan fly ash dapat meningkatkan kekuatan tekan pasta semen. Pada penambahan fly ash sebesar 40%, dapat meningkatkan kekuatan tekan pasta sebesar 190%.