Sentosa Limanto
Dosen Program Studi Teknik Sipil Universitas Kristen Petra Surabaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERBANDINGAN PRODUKTIVITAS PEKERJAAN PASANGAN DINDING BATA RINGAN DAN BATA MERAH PADA PROYEK PERUMAHAN DI SURABAYA . Evan; , Henry; Sentosa Limanto; Jonathan Hendra Kusuma
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.786 KB)

Abstract

Dengan semakin banyaknya dilakukan penelitian dan pengembangan mengenai bahan bangunan alternatif diharapkan diperoleh bahan bangunan yang memiliki kualitas yang lebih baik. dalam suatu proyek konstruksi khususnya pada proyek perumahan, pekerjaan pasangan dinding biasanya menggunakan bata merah, namun sehubungan dengan keterbatasan sumber daya, maka pada kota-kota besar seperti Surabaya keberadaan bata merah semakin langka. Selain karena keterbatasan sumber daya, adanya ketertarikan masyarakat akan bahan-bahan yang ramah lingkungan membuat bata ringan sebagai bahan alternatif dari bata merah semakin diminati banyak orang.Penelitian ini membandingkan produktivitas pekerjaan pasangan dinding dengan menggunakan bata ringan dan bata merah berdasarkan jumlah pekerja serta luasan dinding yang dikerjakan. Dengan pengamatan langsung serta pencatatan waktu pekerjaan pasangan dinding pada tiga proyek perumahan berbeda yang ada di Surabaya, dilakukan perbandingan besarnya produktivitas dari kedua material tersebut.Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan besarnya produktivitas antara dinding yang dikerjakan menggunakan bata ringan dengan dinding yang dikerjakan dengan bata merah. Kelebihan bata ringan seperti dimensi yang lebih besar serta kebutuhan akan luluh yang lebih sedikit daripada bata merah, membuat bata ringan mempunyai tingkat produktivitas yang lebih tinggi.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PADA BANGUNAN TINGGI DI SURABAYA Jordy Ladjao; Edwin Yurianto; Sentosa Limanto; Endro Wicaksono
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.256 KB)

Abstract

Proyek kontruksi tentu dilaksanakan sesuai dengan rencana pelaksanaan yang disusun berdasarkan surat perjanjian, syarat umum kontrak, syarat khusus kontrak, dan spesifikasi teknis. Pada perencanaan tersebut telah ditentukan kapan proyek harus dimulai dan kapan proyek tersebut harus selesai. Pada setiap proyek konstruksi, tentu seluruh pihak yang terlibat menginginkan proyek tersebut selesai tepat waktu sesuai dengan waktu yang telah ditentukan sebelumnya, namun pada kenyataannya tidak ada proyek yang dapat mencapai kondisi ideal, seluruh proyek memiliki hambatannya masing-masing dan terkadang berujung pada keterlambatan penyelesaian proyek tersebut. Bila terjadi keterlambatan maka kerugian yang ditimbulkan bukan hanya waktu namun juga biaya karena tentu terjadi peningkatan penggunaaan sumber daya yang ada, hal ini sering kali berujung pada konflik, maka seluruh proyek perlu mengetahui penyebab keterlambatan yang terjadi. Faktor-faktor keterlambatan proyek perlu diketahui agar seluruh pihak yang terlibat dapat mengurangi dan menghindari hal tersebut yang akan terjadi dalam proyek. Pada penelitian ini diperoleh faktor-faktor mana saja yang menjadi penyebab keterlambatan suatu proyek konstruksi, baik faktor yang sering terjadi maupun yang paling berdampak pada proyek bila hal tersebut terjadi. Penelitian ini dilakukan dengan kuesioner yang disebarkan pada sejumlah perusahaan kontraktor yang berada di Surabaya, selain itu juga dilakukan wawancara pada 2 proyek gedung tinggi di Surabaya. Hasil kuesioner ditemukan bahwa faktor yang memiliki frekuensi tertinggi sama dengan faktor yang memiliki dampak tertinggi yaitu banyaknya perubahan pekerjaan. Banyaknya perubahan pekerjaan merupakan compensable delay yang berarti kontraktor berhak untuk meminta kompensasi tambahan bila hal ini terjadi dalam suatu proyek konstruksi.
ANALISIS PRODUKTIVITAS PENGERJAAN DINDING BATA RINGAN PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH SAKIT ROYAL SURABAYA Vincent Heraldi Purnama; Masagus Masagus; Sentosa Limanto
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor konstruksi yang saat ini sedang diperhatikan adalah sektor konstruksi yang bergerak dibidang penyediaan layanan kesehatan. Dalam penelitian ini sektor konstruksi yang dimaksud adalah proyek pembangunan rumah sakit Royal Surabaya. Penelitian ini dilakukan pada lantai 3 dan lantai 4 proyek pembangunan Rumah Sakit Royal Surabaya, dan berfokus pada konstruksi pengerjaan dinding bata ringan. Penelitian ini bertujuan menghitung nilai produktivitas dan jumlah efektif pekerja pada masing- masing pekerjaan pemasangan dinding di lantai 3 dan 4. Metode yang digunakan yaitu mengamati setiap pekerjaan selama 2 minggu kemudian mengelola data dengan rumus produktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas pekerja yang efektif yaitu di atas 4,59 m2/jam, dengan jumlah pekerja 9 orang dan upah pekerja per hari sebesar Rp 970.000,00. Nilai tolak ukur tersebut bisa digunakan kontraktor untuk mendapatkan hasil pengerjaan dinding bata ringan yang efektif dan jika nilainya di bawah itu, pekerja dianggap kurang efektif.