Tumpal Pandiangan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SINTESIS DAN KARAKTERISASI MEMBRAN SILIKA TERHADAPPERMEASI GAS TUNGGAL HIDROGEN Tumpal Pandiangan
SIGMA EPSILON - Buletin Ilmiah Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir Vol 13, No 1 (2009): Februari 2009
Publisher : Badan Tenaga Nuklir Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/sigma.2009.13.1.2950

Abstract

Hidrogen yang akan diproduksi secara termokimia melalui dekomposisi HImenggunakan termal nuklir dari reaktor berpendingin gas temperatur tinggi(HTGR) sebagai pemasok panasnya.Hidrogen hasil produksi dekomposisi HI dipisahkan dari bejana proses dekomposisi dengan menggunakansilinder membran silika(SiO2). Ukuran membran silika yaitu berdiameter dalam sekitar 5,5 mm, panjang sekitar100 mm dan luas permukan membran sekitar 0,001727m2. Membran silika dibuat dengan proses pendeposisiansilika(SiO2) dengan cara melewatkan uap gas Si(C2H5O)4, tetraethylorthosilicate (TEOS) masing-masing 0,0;5,0; 11,0 dan 17,0 jam dengan kecepatan aliran 1,5 liter/menit pada tekanan atmosfer. Membran silika terbentukpada lapisan permukaan luar dari lapisan alpha-alumina (α-Al2O3) dimana sebelumnya,lapisan ini telah dilapisidengan lapisan gamma alumina (γ-Al2O3) dengan pori-pori berukuran rata-rata 0,01μm. Setiap kurun waktu,masing–masing : 0,0; 5,0; 12,0 dan 17,0 jam proses CVD, kemampuan permeasi dan daya pisah membranterhadap gas tunggal He dan N2 di ukur. Pada saat daya pisah gas helium terhadap gas N2 (He/N2) relatifmaksimum proses CVD dihentikan dan selanjutnya dilakukan uji permeasi membran terhadap gas tunggal H2.Hasil penelitian pengaruh variasi temperatur CVD terhadap permeasi membran yang telah mengalami prosesCVD selama 17 jam memiliki daya permeasi terhadap gas H2 sekitar orde 10-8 mol/Pam2s dan daya pisahterhadap gas N2 yaitu: 10,3; 28,7 dan 40 berturut turut untuk temperatur 300oC, 450oC dan 600oC. Dayapermeasi ini relatif sangat baik, karena relatif jauh di atas batas minimum pendeteksian permeasi gas H2.
ANALISIS PROSES PEMBENTUKAN HIx UNTUK MENDUKUNG PEMISAHAN PRODUK REAKSI BUNSEN DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI HIDROGEN Tumpal Pandiangan
SIGMA EPSILON - Buletin Ilmiah Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir Vol 14, No 1 (2010): Februari 2010
Publisher : Badan Tenaga Nuklir Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.232 KB) | DOI: 10.17146/sigma.2010.14.1.2971

Abstract

Salah satu keunggulan prosestermokimia I-S dibanding dengan metode lainnya adalah adanya peluang peningkatan efisiensi termal dalamproses pembentukan produk reaksi Bunsen. Tujuan penelitian adalah memperoleh cara yang lebih baik dalamproses pemisahan hasil reaksi bunsen. Telah dilakukan eksperimen pencampuran bahan produk reaksi Bunsendengan komposisi fraksi mol pembentuk senyawa dari HIx (2HI + 10H2O + 8I2) dan larutan asam sulfat dalamair (H2SO4+4H2O) pada temperatur sekitar 120oC dalam tekanan 1 atm, selama 1 jam pemanasan.Karakteristika hasil reaksi setelah ditunggu sekitar 24 jam, secara visualisasi menunjukkan tampak dua fasa yangterpisah yang diperkirakan adalah fasa HIx dan fasa larutan H2SO4 dengan H2O. Fasa HIx berada pada bagianbawah dan campuran asam sulfat dengan air pada bagian atas tabung reaksi. Apabila hasil reaksi yang terpisahini ditambah dengan H2O, dan ditunggu selama 74 jam, campuran tersebut menjadi tidak terpisah, tetapimenjadi larut satu sama lain. Namun ketika produk hasil reaksi yang terpisah tersebut ditambah dengan asamsulfat, tampak kedua fasa tetap terpisah. Dengan mengontrol komposisi reaktan reaksi dapat memberikemudahan dalam proses pemisahan produk reaksi Bunsen.