Clarissa Handoyo Anggresta
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Museum Gempa dan Tsunami di Palu Clarissa Handoyo Anggresta
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah bencana alam yang terjadi di Indonesiasemakin bertambah setiap tahunnya. Pada tahun 2018silam, terjadi pergerakan lempeng di daerah yangberbeda di Indonesia, menyebabkan beberapa kotamengalami gempa bumi dengan kekuatan yang besar.Salah satunya terjadi di Kota Palu, Sulawesi Tengah,yang juga merupakan salah satu kota dengan tingkatrawan bencana yang tinggi. Tidak hanya menimbulkangempa bumi, namun juga tsunami dan fenomenalikuifaksi yang sangat jarang terjadi juga menimpa KotaPalu.Museum Gempa dan Tsunami ini merupakan sebuahinstitusi dengan tujuan tidak hanya menceritakankronologi bencana kota Palu yang lalu, namun jugamenjadi sarana pembelajaran mengenai pengetahuankebencanaan dan mitigasi dasar (zona pra-bencana,zona gempa bumi, zona tsunami, zona likuifaksi, danzona pasca bencana), dan juga menjadi memorialkebencanaan (zona berduka) untuk masyarakat dapatberduka dan merefleksikan kejadian tersebut. Untukmemperdalam makna dari adanya museum ini, makadigunakan pendekatan desain simbolik semiotika danpendalaman desain sequence.