Katharina Helong
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : PREDIKSI

PENGARUH KOORDINASI PIMPINAN TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA PT (PERSERO) ASURANSI KREDIT INDONESIA CABANG SAMARINDA Helong, Katharina
PREDIKSI Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.94 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i1.729

Abstract

 Efektifitas koordinasi antar pimpinan maupun antara pimpinan dan bawahan dalam suatu unit kerja dapat diukur dalam beberapa indikator, antara lain: intensitas komunikasi, bentuk instruksi, dan pola kerjasama.  Produktivitas karyawan sendiri dapat diukur dari kuantitas waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan, kualitas hasil pekerjaan, dan kemampuan mencapai hasil.Kondisi kinerja yang menurun menunjukkan ketidakmampuan pimpinan dalam menjalankan fungsi-fungsi manajemen secara efektif dan efisien.  Ada dugaan bahwa terjadi koordimasi yang lemah antara pimpinan dengan bawahan, sehingga produktivitas karyawan menjadi turun.Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan antara Koordinasi Pimpinan dengan Produktivitas Kerja Karyawan Pada PT (Persero) Asuransi  Kredit Indonesia Cabang Samarinda.Sampel diambil sebanyak 38 responden.  Penelitian ini merupakan bersifat kausalitas, yakni penelitian yang mencari hubungan antara variabel sebab dengan variabel akibat. Hubungan yang dimaksud adalah hubungan antara Koordinasi (Independent variable) dengan Produktivitas Kerja (Dependent variable). Untuk menganalisis data variabel Koordinasi dan Produktivitas Kerja yang diperoleh melalui daftar pertanyaan penulis menggunakan rumus koefisien Rank Spearman (ρ).Berdasarkan analisis terhadap data yang terkumpul maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: 1) Koefisien korelasi rank spearman yang diperoleh sebesar 0,34  atau t hitung sebesar 1,88 menunjukkan terdapat hubungan (asosiasi) yang signifikan antara Komunikasi dengan Produktivitas Kerja..  Kondisi demikian menunjukkan bahwa koordinasi dalam suatu organisasi sangat dibutuhkan dalam rangka meningkatkan produktivitas kerja karyawan.  2) Pada indikator Intensitas Komunikasi dan indikator Kerjasama terdapat beberapa karyawan menjawab tidak setuju menunjukkan bahwa komunikasi yang terjadi belum berjalan efektif, demikian juga dengan kerjasama yang dibina masih mengalami beberapa permasalahan yang memerlukan perhatian khusus.