Kristina Purwantini
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGAMATAN STRUKTUR MIKRO PADA KOROSI ANTAR BUTIR DARI MATERIAL BAJA TAHAN KARAT AUSTENITIK SETELAH MENGALAMI PROSES PEMANASAN Anwar Budianto; Kristina Purwantini; BA Tjipto Sujitno
Jurnal Forum Nuklir JFN Vol 3 No 2 November 2009
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4575.209 KB) | DOI: 10.17146/jfn.2009.3.2.3297

Abstract

PENGAMATAN STRUKTUR MIKRO PADA KOROSI ANTAR BUTIR DARI MATERIAL               BAJA      TAHAN KARAT                             AUSTENITIK             SETELAH MENGALAMI PROSES HEAT PEMANASAN. Telah dilakukan pengamatan korosi  antar  butir pada  material  baja tahan karat  austenitik  jenis  SS 304 setelah mengalami proses perlakuan panas (heat treatment) pada selang suhu (400-950) oC dengan variasi waktu pemanasan (holding time) yaitu 1 jam, 3 jam, 3,5 jam, dan  4 jam.  Sebelum dan sesudah proses perlakuan panas, struktur mikro sampel dianalisis menggunakan   mikroskop   optik   dan   SEM   (Scanning   Electron   Microscope). Komposisi kimia pada daerah di sekitar batas butir diamati menggunakan SEM-EDS (Energy  Dispersive  X-ray  Spectrometer).  Hasil  pengamatan  menunjukkan  bahwasampel yang mengalami perlakuan panas di bawah suhu sensitisasi yakni pada suhu400 oC, ternyata korosi antar butir tidak teramati. Untuk sampel yang mengalami perlakuan panas pada suhu sensitisasi yakni pada selang suhu (500-900) oC, ternyata korosi antar butir dapat teramati dengan jelas. Sedangkan untuk sampel yang mengalami perlakuan panas di atas suhu sensitisasi yaitu pada suhu 950 oC, ternyata korosi antar butir masih dapat teramati tetapi tidak sejelas sampel yang mengalami perlakuan panas pada suhu sensitisasi. Dari analisis komposisi kimia di sekitar batas butir ditemukan adanya penurunan kandungan karbon (C) yaitu dari 0,61 % massamenjadi 0,47 %massa, dan untuk khrom (Cr) dari 18,37 % massa menjadi 17,76 %massa.