Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dana stimulan bantuan belajar terhadap minat studi lanjut di pemerintah Kabupaten Kutai Barat, artinya tinggi dan rendahnya minat masyarakat disebabkan oleh adanya rangsangan dana stimulan bantuan belajar di Kabupaten Kuati Barat. Oleh karena itu peneliti mengemukakan hipotesis, “Diduga jika tersedia danastimulan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Barat maka minat untuk studi lanjut akan meningkat.â€Penelitian dilakukan terhadap para pegawai melalui dua variabel, yakni dana stimulan bantuan belajar sebagai Independent Variable dan minat untuk studi lanjut sebagai Dependent Variable. Untuk mendapatkan data tersebut digunakan teknik quisioner yang disampaikan kepada pegawai yang merupakan populasi penelitian ini, sebab dalam penelitian ini tidak digunakan sampel karena penelitian populasi atau secara sensus.Berdasarkan analisis statistik dengan rumus korelasi product momentPearson maka diketahui harga r-hitung = 0,599 yang diinterpretasikan sebagai korelasi sedang (cukup), artinya terdapat signifikansi antara dana stimulan bantuan belajar dan minat studi lanjut di Kabupaten Kutai Barat. Untuk membuktikan kebenaran hipotesis, peneliti menggunakan rumus t-test, dari hasil pengujian maka di ketahui bahwa pada tingkat kepercayaan 0,01 untuk tes satu sisi dan 0,02 untuk tes dua sisi ternyata nilai t-tabel adalah = 2,518 sedangkan nilai t-hitung = 15,087 yang berarti lebih besar t-hitung dari t-tabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang dikemukakan diterima atau terbukti, dengan kata lain dana stimulan bantuan belajar mempunyai pengaruh signifikan terhadap tingginya minat studi lanjut di pemerintah Kabupaten Kutai Barat.