Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Forum Nuklir

PENGARUH UNSUR AL DAN MO TERHADAP HASIL ANALISIS URANIUM DALAM PELAT ELEMEN BAKAR U-MO/AI DENGAN METODE POTENSIOMETRI Iis Haryati; Boybu Boybu; Sutri Indaryati
Jurnal Forum Nuklir JFN Vol 8 No 1 Mei 2014
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2505.931 KB) | DOI: 10.17146/jfn.2014.8.1.3477

Abstract

PENGARUH UNSUR Al DAN Mo TERHAOAP HASIL ANALISIS URANIUM DALAM PELAT ELEMEN BAKAR U-Mo/Al. Telah dilakukan analisis kadar uranium dalam larutan uranil nitrat hasil pelarutan pelat elemen bakar (PEB) U-Mo/AI. Penentuan kadar uranium menggunakan metode potensiometri titrasi reduksi oksidasi dengan fero sulfat sebagai reduktor dan kalium bikromat sebagai oksidator. Pengaruh aluminium di dalam uranil nitrat diteliti pada konsentrasi 500, 1000, 1500. 2000, 2500, 3000. dan 5000 ppm, sedangkan pengaruh Mo diteliti pada konsentrasi 50, 100, 200, 300,400. 500, dan 1000 ppm dengan konsentrasi uranium 1000 ppm. Pengukuran kadar uranium dalam larutan PEB U-Mo/AI dianalisis dengan teknik pemanasan dan ditambahkan asam perklorat, tanpa pemanasan dan pemisahan dengan cara ekstraksi menggunakan TBP/Heksan. Hasil analisis uranium dalam larutan PEB U-Mo/AI dengan teknik pemanasan, tanpa pemanasan dan dalam fase organik berturut-turut sebesar 1.149 g/L, 1,205 g/L dan 1,2 18 g/L, dan ketelitian analisis berturut-turut sebesar 3,2 16%, 5.876% dan 2,391%. Unsur pengolor Al berpengaruh terhadap ketelitian analisis uranium pada konsentrasi 5000 ppm, sedangkan pada konsentrasi ≤ 3000 ppm tidak berpengaruh terhadap ketelitian maupun akurasi analisis. Unsur pengotor Mo dengan konsentrasi 50 ppm sampai dengan 1000 ppm tidak berpengaruh pada hasil analisis uranium baik terhadap ketelitian maupun akurasi analisis. 
Analisis Sifat Termal Logam Uranium, Paduan UMo dan Umosi Menggunakan Differential Thermal Analyzer Yanlinastuti Yanlinastuti; Sutri Indaryati; Rahmiati Rahmiati
Jurnal Forum Nuklir JFN Vol 4 No 2 November 2010
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.953 KB) | DOI: 10.17146/jfn.2010.4.2.227

Abstract

Telah dilakukan analisis termal terhadap logam uranium, paduan U-7%Mo dan U-7%Mo-1%Si menggunakan Differential Thermal Analyzer (DTA). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakterisasi sifat termal diantaranya kestabilan panas, temperatur reaksi termokimia dan entalpi. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa logam uranium mengalami perubahan fasa ? menjadi fasa ? pada temperatur 667,16oC dengan entalpi sebesar 2,3034 cal/g dan pada temperatur 773,05oC mengalami perubahan fasa ? menjadi fasa ? dengan panas yang dibutuhkan sebesar 2,8725 cal/g serta pada temperatur 1125,26 oC logam uranium tersebut mengalami peleburan menjadi cair dengan panas yang dibutuhkan sebesar 2,1316 cal/g. Sedangkan paduan U-7% Mo mempunyai kestabilan panas hingga temperatur 650oC, namun diatas temperatur 673,75oC, paduan U-7%Mo mengalami perubahan aliran panas yang ditunjukkan oleh reaksi termokimia dengan terbentuknya puncak endotermik dengan membutuhkan panas sebesar 0.0257 cal/g. Paduan U-7%Mo- 1%Si mempunyai kestabilan panas hingga 550oC, namun pada temperatur 574,18oC paduan tersebut mengalami reaksi termokimia dengan terbentuknya puncak endotermik dengan membutuhkan panas sebesar 0,613 cal/g. Dari ke tiga reaksi termokimia dapat diketahui bahwa logam uranium, paduan U-7%Mo dan U-7%Mo- 1%Si mempunyai kestabilan panas relatif baik hingga temperatur 550oC.