Eko Lestariningsih
PSTA BATAN

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KAJIAN OPTIMALISASI PENGURANGAN TITIK SAMPLING RADIOAKTIVITAS LINGKUNGAN DI SEKITAR KAWASAN NUKLIR YOGYAKARTA Jasmi Budi Utami; Siswanti Siswanti; Eko Lestariningsih
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 24 Nomor 2 Juli 2021
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/gnd.2021.24.2.6299

Abstract

KAJIAN PENGURANGAN TITIK SAMPLING RADIOAKTIVITAS LINGKUNGAN DI SEKITAR KAWASAN NUKLIR YOGYAKARTA. Telah dilakukan kajian pengurangan titik sampling radioaktivitas lingkungan di sekitar Kawasan Nuklir Yogyakarta (KNY).  Berdasarkan pertimbangan pemantauan lingkungan di sekitar reaktor Kartini sampai dengan radius 5 km adalah berlebihan maka kajian pengurangan titik sampling perlu dilakukan. Tujuan dari kajian ini adalah untuk menentukan kemungkinan pengurangan titik lokasi sampling parameter pengawasan lingkungan antara lain: air, tanah dan tanaman di lingkungan sekitar KNY. Kajian pengurangan titik sampling didasarkan pada arah angin dominan dan evaluasi data pengukuran. Data dari Stasiun Meteorologi Adi Sucipto, Yogyakarta digunakan dalam penentuan arah angin dominan dan diolah menggunakan software WRPlot.  Evaluasi data dilakukan dengan menguji perbedaan antara rerata hasil pemantauan pada semua lokasi sampling dan rerata hasil pemantauan pada beberapa lokasi sampling. Evaluasi data dilakukan secara statistik menggunakan software PSPP versi 3. Hasil uji beda t antara data radioaktivitas air, tanah dan tanaman pada radius 100 - 1500 m dan data radioaktivitas air, tanah dan tanaman pada seluruh lokasi sampling, masing-masing diperoleh Sig=0,423; Sig=0,764; Sig=0,738; hal ini berarti rerata data tidak berbeda nyata. Selain uji beda t pada parameter tersebut juga dilakukan uji beda t pada data laju dosis radiasi lingkungan, diperoleh hasil Sig=0,81 yang berarti rerata data tidak berbeda nyata. Berdasarkan hasil kajian ini, dapat direkomendasikan bahwa lokasi sampling radioaktivitas lingkungan dilakukan cukup pada radius 100 - 1500 m dari pusat reaktor.