Supardi Supardi
Puslitbang Iptek bahan (P3IB) - BATAN Kawasan Puspiptek, Serpong 15314, Tangerang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN KIMIA AIR PENDINGIN REAKTOR Saryati Saryati; Rukihati Rukihati; Sutisna Sutisna; Supardi Supardi; Sumardjo Sumardjo
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 6, No 3: JUNI 2005
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.689 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2005.6.3.4835

Abstract

PENGEMBANGAN KIMIA AIR PENDINGIN REAKTOR. Pengelolaan kimia air pendingin yang meliputi pengamatan kandungan ion-ion dalam air, perilaku korosi logam-paduan logam dalam air serta proses pemurnian air pendingin sangat mendukung dalam pemeliharaan keselamatan reaktor nuklir. Dalam penelitian ini telah dipelajari beberapa metode voltametri untuk penentuan ion-ion Cu ,Cd ,Pb ,Zn, Fe dan Mn dalam air, serta unjuk kerja zeolit alam dalam mengadsorpsi ion-ion tersebut sebagai langkah awal dalam pengembangan kimia air pendingin reaktor nuklir. Unjuk kerja metode voltametri untuk penentuan ion-ion tersebut adalah prosen perolehan kembali berkisar (94,39 - 102,66)% dengan simpangan baku relatif (RSD) berkisar (1,62 - 9,23) %. Zeolit alam tanpa aktivasi secara kimia dapat menyerap ion-ion yang dipelajari dengan baik, dengan prosen penyerapan di atas 85%, kecuali untuk Zn hanya 44% dan Mn hanya 21%. Aktivasi dengan NaOH atau KOH dapat meningkatkan daya serap zeolit terhadap Zn dan Mn sampai di atas 80%, sedangkan aktivasi dengan HCl umumnya menurunkan daya serap kecuali untuk Pb dan Fe. Aktivasi dengan NH4Cl dapat menaikkan daya serap terhadap Zn di atas 80% dan Mn di atas 60%.