Setyo Purwanto
Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju - BATAN

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRUKTURMIKRO DAN SIFAT MAGNET PASIR BESI PASCA ULTRASONIFIKASI Setyo Purwanto; M Dani
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 19, No 1: OKTOBER 2017
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/jsmi.2017.19.1.4129

Abstract

Struktur nano dan komposisinya yang berkaitan dengan sifat magnetik telah dipelajari dengan High Resolution Transmission Electron Microscope (HRTEM), Scanning Electron Microscopy Energy Dispersive Spectroscopy (SEM-EDS) dan Vibrating Sample Magnetometer (VSM) pada serbuk pasir besi sebelum dan sesudah ultrasonifikasi. Telah diketahui adanya dua fasa utama Fe3O4 dan FeTiO3 dengan fasa minor Al2O3, MgO dan SiO2 pada sampel tanpa perlakuan berdasarkan pengamatan dengan SEM-EDS. Sedangkan hasil pengamatan dengan HRTEM dapat dikonfirmasi adanya nanograin Fe3O4 dan FeTiO3 dengan diameter sekitar 10 nm pada serbuk pra-ultrasonik. Peningkatan nilai saturasi magnetik Ms = 32,3 emu /gram, 34,5 emu/gram dan 46,4 emu/gr masing-masing untuk cuplikan pra-ultrasonik dan ulrasonifikasi selama 10 menit dan 30 menit, sedangkan medan koersif magnet (Hc) dari 100,5 Oe menjadi 112,5 Oe.
PENGARUH SUHU ANNEALING TERHADAPSTRUKTUR BESI-CARBON NANOTUBE Safei Purnama; Muflikhah Muflikhah; Setyo Purwanto
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 17, No 4: JULI 2016
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.706 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2016.17.4.4177

Abstract

PENGARUH SUHU ANNEALING TERHADAPSTRUKTUR BESI-CARBON NANOTUBE. Telah dilakukan pengisian karbon nanotube dengan besi menggunakan metode ex-situ. Besi dari senyawa garam FeCl3.6H2O digunakan sebagai pengisi tabung Multy Walled Carbon Nanotubes (MCWNT) dengan proses kimia basah. Pada akhir proses sintesis dilakukan variasi suhu pemanasan pada 450 oC dan 593 oC dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh suhu terhadap struktur Fe-MWCNT sehingga diperoleh suhu annealing yang optimum. Hasil analisis pola difraksi Sinar-X menunjukkan bahwa partikel besi yang masuk ke dalam MWCNT adalah ± -Fe2O3. Karakterisasi terhadap morfologi sampel menggunakan Transmission Electron Microscope (TEM) menunjukkan partikel besi mengisi tabung MWCNT. Spektroskopi Raman juga digunakan untuk menginvestigasi sifat vibrasi dan elektrik dari sampel Fe-MWCNT. Hasil analisis X-Ray Diffractometry (XRD), TEM dan Raman juga menunjukkan bahwa suhu annealing sintesis Fe-MWCNT optimum pada 450 oC, sedangkan pada suhu 593 oC terjadi kerusakan struktur. Hasil eksperimen ini menunjukkan bahwa suhu pemanasan pada tahap akhir sintesis sangat mempengaruhi struktur dan sifat dari karbon nanotube terisi besi yang dihasilkan.