Sudaryanto Sudaryanto
Puslitbang Iptek Bahan (P313) - BA TAN Kawasan Puspiptek, Serpong, Tangerang 15314

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH KONSENTRASI POLIVINIL ALKOHOL PADA SINTESIS MIKROSFER BERBASIS POLILAKTAT DENGAN METODE ULTRASONIK. Indra Gunawan; Sudaryanto Sudaryanto; Tri Darwinto
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 5, No 3: JUNI 2004
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1006.063 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2004.5.3.5098

Abstract

PENGARUH KONSENTRASI POLIVINIL ALKOHOL PADA SINTESIS MIKROSFER BERBASIS POLILAKTAT DENGAN METODE ULTRASONIK. Telah dilakukan sintesis mikrosfer berbasis polimer polilaktat (PLA) dengan menggunakan teknik ultrasonik. Mikrosfer berbasis polimer biodegradable PLA dapat digunakan sebagai bahan pengungkung radiofarmaka (drug delivery) yang dapat digunakan untuk terapi tumor. Proses emulsifikasi dilakukan dengan mencampurkan larutan PLA di dalam kloroform pada konsentrasi 3% b/v dengan larutan polivinil alkohol di dalam air sebagai larutan pengemulsi yang diragamkan pada konsentrasi 7,5%; 5,0%; 3,0% dan 2,5%b/v dengan menggunakan ultrasound bath selama 30 menit. Tahapan evaporasi dilakukan dengan mencampur sistem emulsi yang diperoleh menggunakan motor pengaduk pada kecepatan tetap 1000 rpm selama 60 menit. Hasil yang diperoleh menunj ukkan bahwa ukuran dan bentuk mikrosfer dipengaruhi oleh konsentrasi larutan pengemulsi. Hasil karakterisasi menggunakan simultaneous thermal analyzer menunjukkan bahwa bahan mikrosfer terbentuk memiliki sifat tahan panas yang tidak dipengaruhi oleh parameter proses sintesis. Karakterisasi sifat kekristalinitasan bahan dilakukan dengan menggunakan x-ray difiractometer menunj ukkan bahwa bahan mikrosfer hasil sintesis memiliki derajat kristalinitas relatif tinggi, sehingga mikrosfer terbentuk dimungkinkan tidak mengalami kerusakan ketika dilakukan iradiasi.