Ari Handayani
Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir (PTBIN)-BATAN Kawasan Puspiptek Serpong 15314, Tangerang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KARAKTERISASI SIFAT MEKANIK MAGNET KOMPOSIT HEKSAFERIT BERBASIS POLIESTER DAN EPOKSI Sudirman Sudirman; Sugik S.; Aloma Karo Karo; Deswita Deswita; Ari Handayani; Anik S.
Jurnal Sains Materi Indonesia EDISI KHUSUS: OKTOBER 2007
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.27 KB) | DOI: 10.17146/jusami.2007.0.0.5132

Abstract

KARAKTERISASI SIFAT MEKANIK MAGNET KOMPOSIT HEKSAFERIT BERBASIS POLIESTER DAN EPOKSI. Karakterisasi sifat mekanik magnet komposit heksaferrit berbasis poliester dan epoksi telah dipelajari. Proses pembuatan magnet komposit adalah serbuk bahan magnet heksaferit jenis SrM dan BaMdalamjumlah tertentu ditambahkan coupling agent jenis 3-APE (3-Aminopropyltriethoxysilane) diaduk hingga merata dan dikeringkan. Hasil campuran serbuk magnet dengan coupling agent tersebut kemudian dicampur dengan poliester atau epoksi menggunakan perbandingan volume tertentu. Persentase perbandingan antara bahan magnet dengan matriks polimer poliester atau epoksi yaitu 60 : 40, 50 ; 50 , dan 40 : 60. Bahan campuran tersebut diaduk sampai merata kemudian dilakukan hot press dan cold press. Hasil magnet komposit tersebut dilakukan karakterisasi berupa pengujian kekerasan, uji tarik , uji termal dan pengamatan strukturmikro pada permukaan bahan magnet komposit. Hasil karakterisasi sifat mekanik dari magnet komposit melalui uji tensile strength dan kekerasan dapat diperoleh informasi bahwa perbandingan optimum rata-rata yang dicapai bahan magnet baik SrM maupun BaM dengan matriks polimer poliester atau epoksi adalah 50 : 50 %volume dengan suhu degradasi untuk matriks poliester 380 oC dan matriks epoksi 395 oC. Produk energi (BHmax) terbesar dicapai yaitu 0,27682 MGOe diperoleh pada bahan magnet komposit dari SrM dan poliester dengan perbandingan 50 : 50 %volume.
SINTESIS NANO PARTIKEL OKSIDA BESI DENGAN METODE EMULSI MENGGUNAKAN SURFAKTAN CETYL TRIMETHYL AMMONIUM BROMIDE (CTAB) Siti Wardiyati; Saeful Yusuf; Ari Handayani
Jurnal Sains Materi Indonesia EDISI KHUSUS: OKTOBER 2007
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.837 KB) | DOI: 10.17146/jusami.2007.0.0.5129

Abstract

SINTESIS NANO PARTIKEL OKSIDA BESI DENGAN METODE EMULSI MENGGUNAKAN SURFAKTAN CETYL TRIMETHYL AMMONIUM BROMIDE (CTAB). Telah dilakukan penelitian sintesis nano partikel oksida besi dengan metode emulsi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan menguasai metode pembuatan nano partikel khususnya dengan metode emulsi dan pengaruh CTAB dalam pembentukan nano partikel. Pembuatan dilakukan menggunakan bahan dasar campuran garam FeCl3× 6H20 + FeCl2× 4H20 dan pereaksi larutan basa campuran NaOH + NH4OH, sebagai surfaktan CTAB (Cetyl Trimethyl Ammonium Bromide) dan co-surfactan n-butanol. Penambahan jumlah surfaktan CTAB divariasikan dari 10 mg sampai dengan 30 mg CTAB per 100 mL fasa air, dan dilihat pengaruhnya terhadap sifat partikel maupun ukurannya. Partikel hasil percobaan dikarakterisasi dengan menggunakan alat XRD (X-Ray Powder Diffraction) untuk mengetahui kinetika pembentukan fasa dan ukuran kristal yang terbentuk, SEM (Scanning Electron Microscope) untuk mengetahui penyebaran partikel dan Spektrometer FT-IR (Fourier Transform Infra Red) untuk mengetahui ikatan kimia yang terjadi. Dari hasil karakterisasi diketahui partikel nano Fe3O4 dengan ukuran kristal sekitar 5 nm dengan sifat cenderung tidak menggumpal dan mudah terdipersi. Dari percobaan ini dapat diperlihatkan fungsi surfaktan selain sebagai penstabil emulsi pada pembentukan nano partikel juga dapat memodifikasi permukaan partikel sehingga partikel yang terbentuk tidak menggumpal.