Rahyani Ermawati
Balai Besar Kimia dan Kemasan (BBKK) - Kemenperin RI Jl. Balai Kimia No. I, Pekayon Pasar Rebo, Jakarta 130069

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENENTUAN UMUR SIMPAN PRODUK OLAHAN DENGAN PENAMBAHAN PARTIKEL NANO TiO2 PADA KEMASAN JERIGEN Siti Naimah; Rahyani Ermawati; Wiwik Pudjiastuti; Agustina Arianita C
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 14, No 4: JULI 2013
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2463.965 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2013.14.4.4384

Abstract

PENENTUAN UMUR SIMPAN PRODUK OLAHAN DENGAN PENAMBAHAN PARTIKEL NANO TiO2 PADA KEMASAN JERIGEN. Pengolahan pangan pada industri makanan komersial antara lain bertujuan untuk memperpanjang umur simpan produk. Informasi umur simpan dibutuhkan sebelum produk diluncurkan di pasaran untuk memberi jaminan kepada konsumen. Pengolahan untuk memperpanjang umur simpan produk pangan diperlukan untuk mengantisipasi faktor-faktor yang dapat menimbulkan kerusakan mutu. Penentuan umur simpan juga perlu mempertimbangkan faktor teknis dan ekonomis berkaitan dengan upaya distribusi produk. Kemasan sebagai wadah untuk penyimpanan harus memenuhi beberapa persyaratan, yaitu dapat mempertahankanmutu produk supaya tetap bersih dan mampu memberikan perlindungan terhadap produk dari kotoran, pencemaran dan kerusakan fisik, serta dapat menahan perpindahan gas dan uap air. Penelitian ini bertujuan untuk memperpanjang umur simpan produk saus sambal denganmenggunakan kemasan yang ditambahkan partikel nano TiO2 dalambentuk layer pada bagian dalamkemasan jerigen. Konsentrasi TiO2 yang digunakan adalah 0 %, 0,05 %, 0,1 % dan 0,15 %. Setelah penyimpanan selama satu tahun, dilakukan pengamatan pada karakteristik kenampakan fisik produk dan uji mikroba. Hasil percobaan menunjukkan saus sambal tanpa pengawet yang disimpan dalam kemasan jerigen yang ditambahkan partikel nano TiO2, tidak mengalami perubahan fisik dan tidak ditemukan adanya mikroorganisme sehingga aman untuk dikonsumsi.