Marzuki Silalahi
Departemen Teknik Metalurgi dan Material, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia Kampus Baru UI Depok, 16424, Indonesia Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju, Badan Tenaga Nuklir Nasional Kawasan Puspiptek, Serpong 15314, Tangerang Selatan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH JENIS PADUAN MIKRO Fe-Cr HASIL METODE ULTRASONIK PADA PEMBENTUKAN BONGKAH PADUAN Fe-Cr MELALUI SINTERING DUA TAHAP Marzuki Silalahi; Pudji Untoro; Bambang Suharno; Sri Harjanto
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 15, No 3: APRIL 2014
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1108.741 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2014.15.3.4353

Abstract

PENGARUH JENIS PADUAN MIKRO Fe-Cr HASIL METODE ULTRASONIK PADA PEMBENTUKAN BONGKAH PADUAN Fe-Cr MELALUI SINTERING DUA TAHAP. Fe-Cr adalah paduan yang memiliki ketahanan pada suhu tinggi dan potensial digunakan sebagai interkonek pada sel bakar Solid Oxide Fuel Cell (SOFC). Pada penelitian ini telah dilakukan sintesis bongkah paduan Fe-Cr dengan menggunakan serbuk paduan mikro Fe-Cr hasil sintesis dengan metode ultrasonik. Metode ultrasonik dimanfaatkan untuk sintesis paduan mikro Fe-Cr melalui penggunaan gelombang suara ultrasonik. Langkah yang dilakukan adalah konsolidasi partikel paduan mikro Fe-Cr melalui kompaksi tanpa lubrikan, kemudian dalam kapsul kaca kuarsa dilakukan proses sintering sampai 1000 oC selama 1 jam, lalu dilanjutkan sintering hingga 1300 oC selama 2 jam, lalu didinginkan dalam tungku. Karakterisasi struktur mikro dilakukan dengan Scanning Electron Microscopy (SEM), Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy (SEM-EDS), X-Ray Diffraction (XRD) disertai analisis dengan metode Rietveld dan pengukuran densitas sesungguhnya. Partikel paduan mikro Fe-Cr seutuhnya lebih stabil dan konsisten dalam pembentukan fasa bongkah paduan Fe-Cr melalui sintering bertahap. Diperoleh bongkah paduan Fe-Cr homogen tanpa oksida.