Setyo Purwanto
Puslitbang lptek Bahan (P3IB) - BATAN Kawasan Puspiptek, Serpong, Tangerang 15314

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI KARAKTERISTIK KURVA HISTERISIS SUPERKONDUKTOR YBa2Cu3O7-x Wisnu Ari Adi; Engkir Sukirman; Didin S. Winatapura; Setyo Purwanto; Yasuo Yamaguchi
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 5, No 1: OKTOBER 2003
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1397.947 KB) | DOI: 10.17146/jusami.2003.5.1.5209

Abstract

STUDI KARAKTERISTIK KURVA HISTERISIS SUPERKONDUKTOR YBa2Cu3O7-x. Telah dilakukan pengukuran momen magnetik bahan (m) sebagai fungsi suhu (T) dan medan magnet luar (H) dengan menggunakan superconducting quantum interference device magnetometer (SQUID) pada superkonduktor YBa2Cu3O7-x. Sampel yang diukur terdiri dari pellet hasil sintering dan pelelehan. Kurva m—T digunakan untuk menentukan suhu transisi kritis (Tc), sedangkan kurva m-H digunakan untuk menentukan medan kritis bawah (Hc1), medan kritis atas (Hc2), rapat arus kritis (Jc), dan gaya pinning (Fp). Dari hasil analisis kedua kurva tersebut diperoleh estimasi Tc adalah 90,16 K dan 90,15 K yang berturut-turut untuk sampel hasil sintering dan pelelehan. Hc dan Hc, kedua sampel berturut-turut adalah l kOe dan 20 kOe. Jc (H= 0) adalah 1,88 x 102 A cm-2 ;2,80 x 104 A.m-2 2,02 x 103 A.m-2;dan 5,70 x 105 A cm-2 yang berturut-turut untuk sampel YS-2 (T= 77 K), YS-2 (T= 5 K), YM-2 (T= 77 K) dan YM-2 (T= 5 K) Dan Fp maksimum adalah 5,8 x 105 Nm-3 (H = 17 kOe); 2,1 x 108 Nm-3 (H = 17 kOe); 5,1 x 106 Nm-3 (H = l4 kOe); dan 8,3 x 109 Nm-3 (H = 14 kOe) yang berturut-turut untuk sampel YS-Z (T = 77 K), YS-Z (T = 5 K), YM-2 (T= 77 K), dan YM-2 (T= 5 K).