Kuntari Kuntari
Balai Besar Pulp dan Kertas Jl. Raya Dayeuhkolot 132, Bandung 40258

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENELITIAN PASTA EMULSI MINASOL M, PERTASOL CA DAN PERTASOL CB PADA PENCAPAN KAIN SELULOSA DENGAN ZAT WARNA PIGMEN Kuntari Kuntari
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 8, No 2: FEBRUARI 2007
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.689 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2007.8.2.4809

Abstract

PENELITIAN PASTA EMULSI MINASOL M, PERTASOL CA DAN PERTASOL CB PADA PENCAPAN KAIN SELULOSA DENGAN ZAT WARNA PIGMEN. Zat warna pigmen adalah zat warna yang tidak larut dalam air bersifat hidrofobik. Pasta emulsi Minasol M, Pertasol CA dan Pertasol CB yang terbuat dari campuran minyak, air dan emulgator diharapkan cocok sebagai media pencapan zat warna pigmen pada kain selulosa, karena zat warna pigmen dapat terdispersi dengan baik pada minyak dalam pasta emulsi.Untuk mengetahui karakteristik hasil pencapan dan metode pencapan yang cocok, telah dilakukan percobaan proses pencapan zat warna pigmen dengan metode pemanas awetan (curing) dengan tahapan proses sebagai berikut, pengeringan pendahuluan pada suhu 100 oC, waktu 2 menit, selanjutnya pemanas awetan variasi : suhu 100 oC, 110 oC, 120 oC, 130 oC, 140 oC, 150 oC dan waktu 2 menit, 3 menit, 4 menit. Pada komposisi emulsi terbaik pada percobaan terdahulu yaitu perbandingan antara emulgator/air/ minyak adalah pasta emulsi Minasol M 45/ 355/600 g/kg pasta, Pertasol CA 30/ 370/ 600 g/kg pasta, sedangkan Pertasol CB 40/360/600 g/kg pasta, sebagai pembanding minyak tanah 40/ 360/ 600 g/kg pasta, Hasil percobaan diuji terhadap viskositas pasta cap, ketuaan warna (K/S), ketajaman motif, kekakuan kain, kekuatan tarik kain dan ketahanan luntur warna terhadap pencucian dan gosokan. Hasil pengujian percobaan pasta cap emulsi Minasol M, Pertasol Ca,Pertasol CB dan minyak tanah, nilai viskositas berturut-turut 94 Poise, 85 Poise, 85 Poise dan 80 Poise. Ketajaman motif memberikan nilai 1 sangat baik. Makin tinggi suhu dan waktu sampai batas tertentu nilai K/S lebih tinggi, nilai kekakuan kain menurun dan tidak berpengaruh pada kekuatan tarik kain, maupun ketahanan luntur warna terhadap pencucian dan gosokan. Kondisi terbaik percobaan: penggunaan pasta cap emulsi Minasol M pada suhu pemanas awetan 130 oC, waktu 3 menit. Pertasol CA pada suhu pemanas awetan 120 oC, waktu 3 menit, Pertasol CB pada suhu pemanas awetan 120 oC, waktu 3 menit. Sebagai pembanding minyak tanah pada suhu pemanas awetan 130 oC, waktu 3 menit. Hasil percobaan pencapan dengan pasta cap emulsi Pertasol CA dan Pertasol CB mendekati minyak tanah
PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM MINASOLM, PERTASOL CA DAN PERTASOL CB SEBAGAI PASTA CAP ZAT WARNA DISPERSI PADA KAIN POLIESTER Kuntari Kuntari; Sasas Barkasih
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 7, No 3: JUNI 2006
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.581 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2006.7.3.4842

Abstract

PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM MINASOLM, PERTASOL CA DAN PERTASOL CB SEBAGAI PASTA CAP ZAT WARNA DISPERSI PADA KAIN POLIESTER. Secara teknis Minasol M, Pertasol CA dan Pertasol CB memenuhi persyaratan sebagai bahan emulsi untuk pasta pencapan tekstil seperti halnya minyak tanah. Ketiga produk tersebut merupakan minyak hasil destilasi minyak mentah, tetapi lebih ringan dari minyak tanah. Pasta pencapan emulsi lebih cocok untuk serat hidrofob (poliester) dengan zat warna yang tidak larut dalam air tetapi hanya terdispersi (zat warna dispersi). Untuk mengetahui ketiga zat tersebut dapat dipakai untuk bahan pasta pencapan tekstil dan hasilnya memenuhi syarat perlu dilakukan penelitian. Percobaan pencapan yang telah dilakukan adalah melakukan variasi: pasta emulsi dan semi emulsi, suhu termofiksasi dari 160 oC sampai dengan 200 oC dengan selang harga 10 oC dan waktu termofiksasi 30 detik, 60 detik dan 90 detik. Hasil percobaan diuji terhadap viskositas pasta, ketuaan warna (K/S) , ketajaman warna, kekakuan kain, kekuatan tarik kain, ketahanan luntur warna terhadap pencucian dan gosokan hasil pencapan. Sebagai pembanding adalah pasta emulsi dari yang biasa dilakukan oleh industri yaitu minyak tanah. Dari hasil percobaan dan evaluasi data pengujian ternyata bahwa Minasol M, Pertasol CA dan Pertasol CB dapat dipakai dan cocok untuk pasta pencapan zat warna dispersi pada kain poliester. Untuk pasta pencapan dari Minasol M perlu penambahan zat anti busa lebih banyak dari pada Pertasol CA ataupun Pertasol CB. Hasil pencapan dengan Pertasol CB terbaik hasil pencapan paling mendekati minyak tanah. Kondisi optimum pencapan kain poliester dengan zat warna dispersi sistemtermosol adalah: menggunakan pasta semi emulsi dengan komposisi campuran antara pengental dan emulsi 3:1 untuk semua jenis minyak. Emulsi Minasol M pada komposisi emulgator/ air/ minyak : 40/ 360/ 600 g/kg pasta suhu termofiksasi 1800C waktu 30 detik. Pertasol CA: 30/ 370/ 600 g/kg pasta suhu termofiksasi 180 0C waktu 60 detik, Pertasol CB dan Minyak tanah 45/ 355/ 600 g/kg pasta, suhu termofiksasi 180 oC dan waktu 60 detik.