Rukihati Rukihati
Puslitbang Iptek Bahan (P3IB) – BATAN Kawasan Puspiptek, Serpong, Tangerang 15314

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBANDINGAN NAA DENGAN ICP-MS UNTUK ANALISIS UNSUR KELUMIT DALAM BERBAGAI JENIS BAHAN Rukihati Rukihati
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 4, No 3: JUNI 2003
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.594 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2003.4.3.4873

Abstract

PERBANDINGAN NAA DENGAN ICP-MS UNTUK ANALISIS UNSUR KELUMIT DALAM BERBAGAI JENIS BAHAN. NAA (Neutron Activation Analysis) dan ICP-MS (Inductively Coupled Plasma Mass Spectrometry) adalah dua metode analisis multi-unsur untuk menentukan unsur-unsur kelumit (trace elements) dalam suatu bahan pada tingkat konsentrasi ppb (part perbillion = 10-7 %) atau kurang. Kedua metode ini mempunyai kelebihan spesifik, dan dapat dipilih untuk keperluan analisis bahan tertentu. Tidak seperti ICP-MS, NAA tidak bergantung pada matriks, dan tidak bergantung pada pengkalibrasi. ICP-MS masih terus dikembangkan dan banyak diminati untuk analisis rutin. Sedangkan NAA masih tergolong penting sebagai metode acuan yang mempunyai ketepatan dan ketelitian tinggi.
PENENTUAN Cu, Cd ,Pb DAN Zn DALAM BAHAN BIOLOGI DENGAN METODE VOLTAMETRI Saryati Saryati; Rukihati Rukihati; Sutisna Sutisna; Wahyudianingsih Wahyudianingsih; Sumardjo Sumardjo
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 5, No 2: FEBRUARI 2004
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (888.122 KB) | DOI: 10.17146/jusami.2004.5.2.5225

Abstract

PENENTUAN Cu, Cd, Pb DAN Zn DALAM BAHAN BIOLOGI DENGAN METODE VOLTAMETRI. Telah dilakukan analisis Cu, Cd, Pb dan Zn dalam bahan biologi dengan metode voltametri. Dipelajari digesti (digestion) bahan biologi dengan campuran asam nitrat pekat dan perklorat, campuran asam nitrat pekat dan perklorat dan H2O2 serta digesti menggunakan gelombang mikro. Digunakan teknik Square Wave Anodic Striping Voltammetry dengan perangkat peralatan polarografi EG & G PAR M 384 B yang dilengkapi dengan SMDE EG & G PAR M 303 A. Untuk pengujian metode digunakan bahan biologi standar apple leave SRM-I 515, copepot SRM-MA-A-I TM dan bovin liver SRM l5 77b. Metode ini diaplikasikan pada analisis bahan sayuran. Terlihat bahwa digesti dengan campuran asam nitrat pekat dan perklorat pekat memberikan hasil lebih rendah dari harga sertifikat dengan recovery (38,00-87,52) %, digesti dengan penambahan H2O2 memberikan hasil lebih baik dengan recovery (84,42-104,48)% demikian pula digesti dengan gelombang mikro dengan recovery (98,4-107,2)%. Berdasarkan uji t dari data analisis dapat dinyatakan bahwa degesti dengan campuran asam nitrat dan perklorat serta H2O2 dan digesti dengan menggunakan gelombang mikro tidak berbeda nyata. Semua jenis sayuran yang diamati mengandung Cd (2,1-5,79) μg/g, Pb (1,57-4,99) μg/g, Cu (16,81-55,0) μg/g dan Zn (53,3-179,0) μg/g.