Yuyun Irmawati
Pusat Penelitian Fisika (P2F) - LIPI Jl. Sangkuriang/Cisitu No.21/154D, Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KAJIAN KINERJA POLYMER ELECTROLYTE MEMBRANE FUEL CELL OPEN CATHODE TERHADAP VARIASI TEGANGAN KIPAS KATODA DAN VARIASI LAJUALIR HIDROGEN Yuyun Irmawati; Indriyati Indriyati; Holia Onggo; Rike Yudianti
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 13, No 3: JUNI 2012
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.059 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2012.13.3.4675

Abstract

KAJIAN KINERJA POLYMER ELECTROLYTE MEMBRANE FUEL CELL OPEN CATHODE TERHADAP VARIASI TEGANGAN KIPAS KATODA DAN VARIASI LAJUALIR HIDROGEN. Kajian untuk pengaruh variasi tegangan kipas dan laju alir gas hidrogen terhadap hasil rapat daya serta fitting kurva potensial untukmendapatkan parameter over potensial pada Polymer Electrolyte Membrane Fuel Cell (PEMFC) dengan sistem open cathode telah dilakukan. Pada stack PEMFC yang terdiri atas dua sel dengan aktif area 30 cm2, dipasang tegangan kipas dengan variasi 3Volt hingga 12Volt yang berasal dari tegangan listrik eksternal. Dari rapat daya yang diperoleh, variasi tegangan kipas, yang berfungsi sebagai pendingin stack dan mampu meningkatkan produksi rapat daya sebesar 47%hingga 67% dibandingkan bila tidak menggunakan kipas. Nilai rapat daya maksimal (73,26 mW/cm2) diperoleh pada tegangan kipas 3 Volt. Untuk variasi laju alir hidrogen yang rendah sebesar 20mL/menit hingga 40mL/menit, diperoleh adanya dead point disebabkan ketidak-seimbangan stoikiometri hidrogen dengan oksigen sehingga potensial sel turun tajam menuju nol. Pada laju alir hidrogen 50 mL/menit menghasilkan nilai rapat daya optimum sebesar 79 mW/cm. Berdasarkan hasil fitting kurva polarisasi dengan persamaan empiris, penambahan laju alir hidrogenmenyebabkan meningkatnya overpotensial aktivasi dan menurunnya over potensial difusi yang disebabkan oleh faktor hidrogen crossover dan dehidrasi membran, sedangkan untuk over potensial ohmik terlihat relatif konstan.