Budi Santoso
PRPN-BATAN

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERANGKAT PENANGKAP CITRA SINAR-X BERBASIS LAYAR PENDAR Wiranto Budi Santoso; Istofa Istofa; Budi Santoso; Yan Bony Marsahala
Jurnal Perangkat Nuklir Vol 5, No 2 (2011): Nopember 2011
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.854 KB)

Abstract

ENGINEERING OF FLUOROSCENE SCREEN BASED X-RAY IMAGE CAPTURING EQUIPMENT. The engineering of fluoroscene screen based x-ray image capturing equipment has been done. An x-ray machine is a medical diagnoses equipment which can produce anatomical body structure images without carrying out operation. In conventional x-ray machine, imaging results are captured by utilizing films. Then the film is developed to get a body organ image so that it can be directly observed by a doctor. This film developing process generally uses chemical substances and it needs times and additional expenses. Beside conventional x-ray machine, now days there are x-ray machines which equipped with solid state based image capturing modules. In this type of x-ray machine, the resulting image is directly converted to digital images. Furthermore this image can be easily processed in computer. But the price of this type of modules are very expensive. Based on the above problems, this activity will be carried out to develop an x-ray image capturing module which can produce digital image and low production cost. In this activity, it will carry out an engineering of a fluorescence screen-based x-ray image capturing module. This module consists of a fluorescence screen which will convert x-ray to visible ray, a CCD camera, and a control and data acquisition module, and it will be connected to a computer as digital image processor. By using this module, resulting images from x-ray machine can be transferred to computer in the form of digital images. Compared to conventional way which using films, the advantages of using this module is more environmental friendly since there is no chemical substances used. Furthermore this module can shorten processing time and cost since the resulting image can be produced directly in digital form which can be cheaply and easily displayed or printed. But, in order to be applicable for a medical diagnoses tool, it needs data which show affectivity of this module compared to conventional film. Therefore, in this activity besides engineering module and functional test, it also can be carry out performance comparison by means of comparing between resulting images got by this module and by film. From the result, it can be concluded that this equipment has not been applicable for medical purposes. The resulting images are not clearer compared to x-ray film images. Therefore it needs more research to increase images intensity before they are captured by camera. The camera being used should capable to be adjust its light intensity reception.  PEREKAYASAAN PERANGKAT PENANGKAP CITRA SINAR-X BERBASIS LAYAR PENDAR.. Perekayasaan perangkat penangkap citra sinar-x berbasis layar pendar telah dilakukan. Pesawat sinar-x merupakan salah satu alat diagnosa medis yang dapat mencitrakan struktur anatomi tubuh tanpa melalui operasi. Pada pesawat sinar-x konvensional, hasil pencitraan ditangkap dengan menggunakan film, kemudian film tersebut dicuci untuk mendapatkan citra organ tubuh sehingga bisa diamati langsung oleh dokter. Proses pencucian film ini umumnya menggunakan bahan kimia, membutuhkan waktu serta biaya tambahan. Selain pesawat sinar-x konvensional, saat ini sudah ada pesawat sinar-x yang sudah dilengkapi dengan modul penangkap citra berbasis teknologi solid state. Pada pesawat sinar-x jenis ini, hasil pencitraan langsung diubah menjadi citra digital yang selanjutnya dapat diproses dengan mudah di komputer. Akan tetapi, harga modul jenis ini masih sangat mahal. Berangkat dari permasalahan-permasalahan inilah maka kami melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan modul penangkap citra sinar-x yang dapat menghasilkan citra digital dan dengan biaya produksi yang murah. Pada penelitian ini, akan dilakukan perekayasaan modul penangkap citra sinar-x berbasis layar pendar. Modul ini terdiri dari fluorescence screen yang akan mengubah sinar-x menjadi cahaya tampak, CCD kamera, serta modul kendali dan akusisi data hasil pencitraan yang dihubungkan ke komputer sebagai pengolah citra digital. Dengan menggunakan modul ini, hasil pencitraan dari pesawat sinar-x segera bisa ditransfer ke komputer sebagai citra digital. Dibandingkan dengan cara konvensional yang menggunakan film, keuntungan dari penggunaan modul ini adalah lebih ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan kimia untuk mendapatkan hasil pencitraan, kemudian menghemat waktu dan biaya karena hasil pencitraan segera bisa diperoleh dalam bentuk berkas digital yang dapat ditampilkan maupun dicetak dengan murah dan mudah. Akan tetapi, agar bisa diaplikasikan untuk diagnosa medis, perlu ada data yang menunjukkan bagaimana efektifitas dari modul ini jika dibandingkan dengan film konvensional. Oleh karena itu, pada penelitian ini selain perekayasaan modul dan uji fungsi, juga akan dilakukan pembandingan unjuk kerja dengan cara membandingkan hasil pencitraan yang diperoleh menggunakan modul yang dibuat dan hasil pencitraan yang ditangkap dengan film. Dari hasil yang diperoleh, disimpulkan bahwa perangkat ini belum dapat diaplikasikan untuk keperluan medis. Citra yang didapatkan belum setajam hasil pencitraan dari film. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk memperkuat citra yang dihasilkan oleh layar pendar sebelum ditangkap oleh kamera. Kamera yang digunakan sebaiknya dapat diatur kemampuan penerimaan intensitas cahayanya.
RANCANGAN SISTEM CATU DAYA DAN RUMAH PENANGKAP CITRA PADA PESAWAT SINAR-X FLUOROSCOPY Sujatno Sujatno; Budi Santoso; Ahmad khaerudin; Abdul jalil
Jurnal Perangkat Nuklir Vol 5, No 2 (2011): Nopember 2011
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.993 KB)

Abstract

A DESIGN OF POWER SUPLAY SYSTEM AND IMAGE CAPTURE CASING FOR X-RAY MACHINE FLUOROSCOPY,It has been designed power systems and mechanical system of x-ray fluoroscopy at BATAN PRPN development center. X - ray machine fluoroscopy is an X-ray machine which is equipped with a camera system. The image capture is not visualized in the film but on the phosphorescent screen (Screen Fluoroscent) then the image is captured by the camera. This system is used to get more efficient material usage, especially the film. Because the price of film and processing materials at any time increase. So that is not profitable forX- ray user with the rising prices of film and processing materials will also affect the cost of X-rays operation. Thus it would burden the people who use the X-ray services for diagnistik. The achieved results are mechanical design of casing which consists of a rectangular box capturing image box, phosphorescent screen and camera .The power system has been assembled and is designed for power capacity X-rays machine capable of 10 kVA, frekuensi 50 /60 HZ. RANCANGAN SISTEM CATU DAYA DAN RUMAH PENANGKAP CITRA PADA PESAWAT SINAR-X FLUOROSCOPY, Telah dilakukan perancangan sistem tenaga dan mekanik pesawat sinar-x fluoroscopy hasil litbang PRPN-BATAN. Pesawat sinar – X Fluoroscopy merupakan sebuah pesawat sinar-X yang dilengkapi dengan sistem kamera. Untuk penangkap citra tidak divisualisasikan dalam film tetapi pada layar pendar (Screen Fluoroscent). Kemudian citra ditangkap dengan kamera. Sistem ini dipakai dengan harapan lebih effisien dalam pemakaian bahan khususnya film, karena selama ini harga film dan bahan pemrosesannya setiap saat mengalami kenaikan harga, sehingga tidak menguntungkan bagi pengguna pesawat sinar – X. Dengan kenaikan harga film dan bahan pemroses tentu akan berpengaruh pula pada biaya pemakaian pesawat sinar-X. Dengan demikian akan membebani masyarakat yang menggunakan jasa pesawat sinar-X dalam menjalani pemeriksaan secara diagnostik. Hasil yang telah dicapai dari rancangan bentuk mekanik rumah penangkap citra terdiri dari kotak persegi panjang, layar pendar dan kamera. Untuk sistem tenaga telah dirangkai dan di rancang mampu untuk kapasitas daya pesawat sinar-X sebesar 10 kVA, frekuensi 50/60 HZ. 
EVALUASI BEBAN NOZZLE POMPA PADA SISTEM PENDINGIN PRIMER REAKTOR RISET TRIGA BANDUNG Hana Subhiyah; Budi Santoso
Jurnal Perangkat Nuklir Vol 5, No 2 (2011): Nopember 2011
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.982 KB)

Abstract

PUMP NOZZLE LOAD EVALUATION ON PRIMARY COOLING SYSTEM BANDUNG TRIGA RESEARCH REACTOR. One important system in the TRIGA 2000 reactor operation is the primary cooling system. If the primary coolant system piping failure due to loads received excessive nozzle that is pumped it will disrupt the process of cooling the primary cooling system. Therefore in this study evaluated the burden of primary cooling system pump nozzle TRIGA 2000 Reactor Bandung. The analysis was performed with the aid of Caesar II software version 5.10. Reference analysis method is the API code 610. API 610 is an international standard that specifies requirements for centrifugal pumps. Design criteria based on the API 610 pumps must satisfy the equation F1.2a, F1.2b, F1.2c, if fulfilled, the third equation does not need consultation with the pump vendor. Data taken from the results of the run section to calculate the amount of load received by each - each nozzle pump. The results of the calculation that each - each nozzle on both pumps have the force and moment of less than 2 times but each table - each nozzle must be combined because the operating dicase 2 and operating case 3 between suction and discharge more than 1 time table so that should satisfy the equation F1. 2b and F1.2c. Results of calculation showed that the manual pump nozzle in accordance with F1.2b equation, and equation F1.2c thus no consultation with the vendor.   EVALUASI BEBAN NOZZLE POMPA PADA SISTEM PENDINGIN PRIMER REAKTOR RISET TRIGA MARK II BANDUNG. Salah satu sistem yang penting di dalam operasi Reaktor TRIGA Mark II Bandung adalah sistem pendingin primer. Jika perpipaan sistem pendingin primer mengalami kegagalan akibat beban yang diterima nozzle yang ada pada pompa berlebih maka akan menggangu proses pendinginan sistem pendingin primer. Oleh karena itu dalam penelitian ini dilakukan evaluasi beban nozzle pompa sistem pendingin primer Reaktor Riset TRIGA Mark II Bandung. Analisis dilakukan dengan bantuan perangkat lunak Caesar II versi 5.20. Acuan analisis yang digunakan adalah code API 610. API 610 merupakan Standar internasional yang menetapkan persyaratan untuk pompa sentrifugal. Kriteria design pompa berdasarkan API 610 harus memenuhi persamaan F1.2a, F1.2b, F1.2c, jika ketiga persamaan terpenuhi maka tidak perlu konsultasi dengan vendor pompa. Hasil keluaran Caesar yang berupa gaya dan moment digunakan untuk mengevaluasi besarnya beban yang diterima oleh masing - masing nozzle pompa. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kondisi operasi 2 dan operasi 3 masing – masing nozzle di kedua pompa menerima gaya dan moment lebih dari 1 kali tetapi lebih kecil dari 2 kali Tabel 4 – API 610 sehingga masing – masing nozzle harus dikombinasikan agar memenuhi persamaan F1.2b dan F1.2c . Hasil dari perhitungan secara manual menunjukkan bahwa nozzle pompa sesuai dengan persamaan F1.2b, dan persamaan F1.2c sehingga tidak perlu konsultasi dengan vendor.