Mairing Manutu Pongtuluran
Pusat Rekayasa Perangkat Nuklir - BATAN

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN KUALIFIKASI PADA DESAIN, MANUFAKTUR DAN KONSTRUKSI PERANGKAT SUATU PEMBANGKIT LlSTRIK TENAGA NUKLIR (PL TN) Mairing Manutu Pongtuluran
Jurnal Perangkat Nuklir Vol 4, No 8 (2010): Nopember 2010
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1102.285 KB)

Abstract

The qualification assesment on design, manufacture, and constructions for equipments and system of nuclear power plants (NPP) has an objective to provide zone divisions in order that domestic industries are able to participate in nuclear plant construction. In all construction steps of NPP, all activities have to follow the codes, standards and regulations related to safety. The NPP is divided into four zones of equipments and nuclear system standars. The zone 1 consists of reactor systems, control system, and main heat transport. Zone 2 consists of reactor moderator coolant system, containment system, and devices in the containment. Zone 3 consists of main steam, turbine, turbine building, in exception of piping and pumps coolants system. the zone 4 covers all non nuclear equipments and systems. The assessment shows that the NPP technology has progressed into generation 3 and 4. The deSigners, manufacturers, and constructors have to consider the qualification process, and they have to prepare in the future the competitiveness following industry development. By understanding the zones division, the domestic industries are hoped to be able to provide the NPP equipments with the quality and reliability as required. The availability of the construction and maintenance services of NPP is continually assured all time.  Kajian kualifikasi pada desain, manufaktur dan konstruksi perangkat dan sistem suatu pembangkit listrik tenaga nuklir (PL TN) bertujuan untuk memberikan pembagian zona da/am suatu instalasi agar industri domestik dapat terlibat langsung dalam pembangunan. Dalam persiapan pembangunan suatu PL TN semua kegiatan harus mengikuti Code dan Standard serta Regulasi yang erat kaitannya dengan keselamatan. Instalasi PLTN terbagi atas 4-zona standard perangkat dan sistem nuklir. Zona 1 terdiri dari teras reaktor dan sistem kendali serta hal-hal yang berhubungan dengan sistem transportasi panas utama. Zona 2 terdiri dari sistem pendingin moderator teras reaktor, sistem kontainmen dan peralatan dalam kontainmen. Zona 3 terdiri atas sistem uap turbin, gedung turbin dan semua sistem da/am gedung turbin terkecuali pemipaan dan pompa sistem pendingin teras reaktor. Sedangkan zona 4 meliputi pera/atan dan sistem non nuklir. Hasil kajian memperlihatkan bahwa perkembangan teknologi PL TN telah memasuki tahapan generasi 3 dan 4, sehingga para desainer, pemanufaktur atau kontraktor domestik harus menyesuaikan proses kualifikasi tiap generasi PL TN dan menempatkan perusahaannya kedepan untuk mampu berkompetisi sesuai perkembangan da/am industri. Dengan memahami pembagian zona-zona tersebut, industri domestik diharapkan mampu menyediakan perangkat PL TN dengan tingkat kualitas dan kehandalan yang dipersyaratkan. Dengan demikian ketersediaan pelayanan jasa konstruksi maupun perawatan suatu PL TN terjamin setiap saat secara berkelanjutan
RANCANGAN MEKANIK DAN SISTEM PENGGERAK ALAT PERAGA KESELAMATAN RADIASI NUKLIR Tukiman Tukiman; Mairing Manutu Pongtuluran; Kukuh Prayogo; Krismawan Krismawan
PRIMA - Aplikasi dan Rekayasa dalam Bidang Iptek Nuklir Vol 6, No 11 (2009): Juni 2009
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (743.692 KB)

Abstract

RANCANGAN MEKANIK DAN SISTEM PENGGERAK ALAT PERAGA KESELAMATAN RADIASI NUKLIR. Telah dilakukan rancangan mekanik dan sistem penggerak alat peraga keselamatan radiasi nuklir. Sistem mekanik dari peralatan ini terdiri dari : Kerangka, dudukan sumber, kolimator dan tempat perisai. Sistem penggerak berupa poros ulir dan batang engkol (handel) yang dapat diputar searah jarum jam ataupun berlawanan dengan jarum jam. Poros ulir dirancang untuk dapat dikopel dengan sistem penggerak konvensional ataupun penggerak yang dikenda/ikan dengan sistem control yang dapat digerakkan maju mundur menjauhi dan mendekati sumber dan detector. Mempunyai jarak kebebasan 1000 mm dari sumber ke detector serta dilengkapi dengan skala jarak dalam mm. Tempat perisai dapat diatur ketebalannya sesuai dengan jenis perisai yang digunakan untuk percobaan. Dari rancangan mekanik dan system penggerak ini, diharapkan peralat