Deddi Duto Hartanto
Universitas Kristen Petra

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAMPANYE SOSIAL “DIBÉBÉRKÉ” SEBAGAI UPAYA PENGENALAN KESENIAN WAYANG BEBER KEPADA GENERASI MUDA DI KOTA SURAKARTA Karin Intan Liliana; Deddi Duto Hartanto; Bernadette Dian Arini Maer
Share: Journal of Service Learning Vol. 9 No. 2 (2023): AUGUST 2023
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/share.9.2.97-108

Abstract

Kota Surakarta memiliki beragam wujud kesenian tradisional, salah satunya ialah wayang beber. Namun saat ini kesenian tersebut kurang dikenal oleh generasi muda di Kota Surakarta, terutama jika dilihat dari aspek sejarah, seni sungging, serta keberadaan para seniman sungging wayang beber itu sendiri. Hal ini disebabkan oleh karena minimnya upaya, pe-manfaatan media, serta metode pengenalan yang masih belum dapat menjangkau generasi muda. Alhasil kelangsungan hidup wayang beber di Kota Surakarta kian memprihatinkan. Berkaca dari permasalahan tersebut, dirancanglah kampanye sosial “Dibébérké”, yakni sebuah gerakan untuk mengedukasikan kesenian wayang beber pada generasi muda Kota Surakarta. Guna mengkomunikasikan pesan kampanye sosial, dirancanglah strategi komunikasi melalui media sosial Instagram serta pemberdayaan seniman sungging wayang beber “Sanggar Naladerma”, Komunitas Soerakarta Walking Tour, Rumah Budaya Kratonan, serta Komunitas SangKuli-Kriya ISI Surakarta guna menciptakan sebuah event kolaborasi untuk memperkenalkan aspek-aspek kesenian wayang beber mulai dari sejarahnya di Kota Surakarta dan keberadaan maestro sungging wayang beber “Sanggar Naladerma” yang dikemas dalam bentuk wisata sejarah, serta memperkenalkan seni sungging wayang beber melalui kegiatan workshop dengan media totebag blacu. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai bentuk edukasi saja, melainkan turut menjadi inovasi dalam upaya pengenalan, memberikan ruang bagi seniman sungging wayang beber untuk terus berkarya dan memperkenalkan keberadaan wayang beber pada generasi muda di Kota Surakarta, serta sebagai upaya pelestarian.
Perancangan Thematic Fashion dengan Pemanfaatan Teknik Fabric Manipulation Dyeing dan Painting Berlyn Valerie Cahyadi; Deddi Duto Hartanto; Mendy Hosana Malkisedek
Jurnal Desain Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v11i2.17675

Abstract

Akhir-akhir ini, pemerintah gencar membangun industri kreatif di Indonesia. Salah satunya adalah subsektor fashion. Pasalnya, subsektor fashion merupakan subsektor penyumbang PDB tertinggi kedua. Meluasnya dunia fashion menuntut kita untuk meningkatkan kreativitas. Hal ini juga tergambarkan dari permintaan konsumen yang besar khususnya busana pesta yang saat ini, busana bukan hanya mengenai fungsionalitas saja tetapi, juga estetika. Namun, kreativitas selalu dibatasi dengan adanya keterbatasan sumber daya manusia dan material. Contohnya, keterbatasan warna kain yang dimiliki maupun kecenderungan kain yang monoton di pasaran. Hal ini terutama terjadi pada busana thematic fashion yang memerlukan banyak ornamen serta berfokus pada inovasi dan kreativitas. Oleh karena itu, untuk mengatasi permasalahan yang ada penulis menggunakan metode kualitatif dalam pemberdayaan ini. Di mana pengumpulan data berasal dari hasil wawancara, observasi, dan beberapa analisis dari sumber literatur. Melalui pemberdayaan ini, penulis ingin mengembangkan thematic fashion dengan pemanfaatan teknik fabric manipulation dyeing dan painting yang mampu menjadi alternatif serta meningkatkan nilai dan seni busana.