Mia Farao Karsono Ong
Program Studi Sastra Tionghoa Universitas Kristen Petra

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pandangan Generasi Muda Anggota Perkumpulan Tàijí Di Surabaya Terhadap Tàijí 泗水太极俱乐部青年成员对太极拳的看法 Willy Tjiu; Mia Farao Karsono Ong
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.1.1.%p

Abstract

Adanya fenomena bahwa olahraga tàijí lebih disukai oleh orang-orang tua, sementara orang muda lebih menyukai olahraga lain. Artikel ini meneliti tentang alasan generasi muda Surabaya tertarik mengikuti kegiatan tàijí dan hubungan olahraga tàijí dengan kesehatan manusia serta budaya Tionghoa. Kajian pustaka meliputi pengertian tàijí, penyakit-penyakit sistem peredaran darah; sistem saraf; sistem pencernaan, dan pengaruh tàijí terhadap kesehatan secara menyeluruh, pengertian filosofi Konfusianisme. Menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara semi terstruktur. Hasil penelitian menemukan walaupun usia responden penelitian masih muda, tetapi tertarik berolahraga tàijí, karena mencontoh orang tua mereka atau membaca buku atau ingin mendalami gerakan-gerakan yang lambat dari tàijí. Mereka juga mengetahui bahwa olahraga tàijí dapat menyehatkan tubuh, terutama sifat gerakan-gerakannya yang lambat. Jurus lambat dari tàijí ini berfungsi untuk penyelarasan fungsi organ vital tubuh manusia sesuai dengan filosofi kebudayaan  Konfusianisme Tiongkok mengenai “ lǐ礼”   dan  “中庸zhōngyōng”.Adanya fenomena bahwa olahraga tàijí lebih disukai oleh orang-orang tua, sementara orang muda lebih menyukai olahraga lain. Artikel ini meneliti tentang alasan generasi muda Surabaya tertarik mengikuti kegiatan tàijí dan hubungan olahraga tàijí dengan kesehatan manusia serta budaya Tionghoa. Kajian pustaka meliputi pengertian tàijí, penyakit-penyakit sistem peredaran darah; sistem saraf; sistem pencernaan, dan pengaruh tàijí terhadap kesehatan secara menyeluruh, pengertian filosofi Konfusianisme. Menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara semi terstruktur. Hasil penelitian menemukan walaupun usia responden penelitian masih muda, tetapi tertarik berolahraga tàijí, karena mencontoh orang tua mereka atau membaca buku atau ingin mendalami gerakan-gerakan yang lambat dari tàijí. Mereka juga mengetahui bahwa olahraga tàijí dapat menyehatkan tubuh, terutama sifat gerakan-gerakannya yang lambat. Jurus lambat dari tàijí ini berfungsi untuk penyelarasan fungsi organ vital tubuh manusia sesuai dengan filosofi kebudayaan  Konfusianisme Tiongkok mengenai “ lǐ礼”   dan  “中庸zhōngyōng”.
Pemahaman Tabib Etnis Tionghoa di Surabaya Mengenai Yīnyáng 泗水中医对阴阳之理解 Reynaldo Kurniawan Teguh Hartoyo; Mia Farao Karsono Ong
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.74 KB) | DOI: 10.9744/century.1.1.%p

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman tabib etnis Tionghoa di Surabaya mengenai yīnyáng dan cara penerapan konsep yīnyáng dalam profesi mereka.Teori yang menunjang terdiri atas teori keseimbangan yīnyáng merupakan dasar vitalitas kehidupan; keterkaitan konsep yīnyáng dengan keseimbangan bekerja, istirahat, dan bergerak. Artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif  dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara semi terstruktur kepada masyarakat etnis Tionghoa Surabaya yang berprofesi sebagai tabib. Dari hasil penelitian diketahui bahwa para responden semuanya mengetahui konsep yīnyáng, sehingga semua responden menerapkan konsep keseimbangan yīnyáng dalam profesi mereka masing-masing.