Kartika Sakti Oktaviani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

BENTUK TES OBJEKTIF DAN KECEMASAN PADA PEMBELAJARAN MEMBACA HURUF HIRAGANA BAHASA JEPANG Kartika Sakti Oktaviani
Jurnal Evaluasi Pendidikan Vol 8 No 1 (2017): JURNAL EVALUASI PENDIDIKAN
Publisher : PROGRAM STUDI PENELITIAN DAN EVALUASI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.645 KB) | DOI: 10.21009/JEP.081.07

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh bentuk tes objektif dan kecemasan berbahasa Jepang terhadap hasil belajar membaca huruf hiragana Bahasa Jepang. Bentuk tes mencakup bentuk tes objektif pilihan ganda dan bentuk tes objektif betul salah. Kecemasan berbahasa Jepang mencakup kecemasan berbahasa Jepang rendah dan kecemasan berbahasa Jepang tinggi. Metode yang digunakan adalah treatment by level 2 x 2. Hipotesis penelitian diuji dengan menggunakan analisis varian (ANAVA) dua jalan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (1) hasil belajar membaca huruf hiragana Bahasa Jepang kelompok siswa yang diberi bentuk tes objektif pilihan ganda lebih tinggi dari hasil belajar membaca huruf hiragana Bahasa Jepang kelompok siswa yang diberi bentuk tes objektif betul salah, (2) terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara bentuk tes objektif dan kecemasan berbahasa Jepang terhadap hasil belajar membaca huruf hiragana Bahasa Jepang, (3) khusus kelompok siswa yang memiliki kecemasan berbahasa Jepang rendah, hasil belajar membaca huruf hiragana Bahasa Jepang kelompok siswa yang diberi bentuk tes objektif pilihan ganda lebih tinggi dari hasil belajar membaca huruf hiragana Bahasa Jepang kelompok siswa yang diberi bentuk tes objektif betul salah, (4) khusus kelompok siswa yang memiliki kecemasan berbahasa Jepang tinggi, hasil belajar membaca huruf hiragana Bahasa Jepang kelompok siswa yang diberi tes objektif pilihan ganda lebih rendah dari membaca huruf hiragana bahasa Jepang kelompok siswa yang diberi bentuk tes objektif betul salah