Radite Teguh Handalani
BPSDM Provinsi DKI Jakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Determinan Kemiskinan Daerah Provinsi di Indonesia: Tinjauan Kebijakan Publik Radite Teguh Handalani
Jurnal Borneo Administrator Vol 15 No 1 (2019): April 2019
Publisher : Puslatbang KDOD Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1018.297 KB) | DOI: 10.24258/jba.v15i1.373

Abstract

This study aims to analyze poverty which is complex and multidimensional in terms of several aspects: physical and demographic, economic, social and behavioral aspect. However, the study of poverty problems often constrained by incompleteness and data integrity and it causes limitations on variables and aspects to be studied. Unlike some previous studies, the variables examined in this study not only underlie the study of poverty on the economic aspects and the concept of growth. However, this study was also included demographic aspects and physical mastery of resources, social aspects on education and human development index and aspect of behavior (lifestyle). This approach was applied to avoid hinder on poverty alleviation analysis due to data limitation with an adequate spectrum and dimensions so as to produce a representative model in finding determiner of poverty alleviation in Indonesia and its alternative policies. The method used in this study was carried out with a series of tests and multiple regression analysis using the ordinary least squares (OLS) method. Findings from study which used thirteen variables on related aspect of demographic, economic, social and behavioral aspects generated four variables that significantly influence the decline in the number of poor people in Indonesia. Keywords: Poverty Alleviation, Ordinary Least Squares (OLS), Determinant of Poverty, Multiple Regression Analysis Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian tentang kemiskinan yang bersifat kompleks dan multidimensi ditinjau dari beberapa aspek kehidupan yaitu: aspek fisik dan demografi, ekonomi, sosial dan aspek budaya (perilaku). Namun, kajian masalah kemiskinan, seringkali terkendala oleh ketidaklengkapan dan integritas data sehingga menyebabkan keterbatasan pada variabel dan aspek yang hendak diteliti. Berbeda dengan beberapa penelitian sebelumnya variabel yang dikaji dalam penelitian ini tidak hanya melandasi kajian tentang kemiskinan hanya pada aspek ekonomi dan konsep pertumbuhan. Namun penelitian ini juga memasukan aspek demografi dan penguasan fisik sumber daya, aspek sosial berupa pendidikan dan indeks pembangunan manusia dan aspek perilaku (gaya hidup). Pendekatan ini dilakukan dengan tujuan agar keterbatasan data tidak menghalangi analisis tentang upaya pengentasan kemiskinan dengan spektrum dan dimensi yang memadai, sehingga dapat menghasilkan model yang representatif dalam menemukan variabel determinan dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia beserta alternatif kebijakannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan dengan serangkaian pengujian dan analisis regresi berganda menggunakan metode ordinary least squares (OLS). Temuan dalam penelitian yang menggunakan 13 variabel yang terkait aspek demografi, ekonomi, sosial dan perilaku terdapat empat variabel berpengaruh signifikan terhadap penurunan jumlah penduduk miskin di Indonesia. Kata Kunci: Pengentasan Kemiskinan, Ordinary Least Squares (OLS), Determinant of Poverty, Regresi Berganda
DETERMINANT OF HUMAN DEVELOPMENT INDEX IN SOUTHEAST ASIA Radite Teguh Handalani
Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah Vol 2 No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/jkpd.v2i2.44

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis indeks pembangunan manusia yang bersifat multidimensional dan kompleks, mencakup aspek ekonomi, aspek tata kelola pemerintahan dan aspek demografi yang diwakili oleh 13 variabel independen di 10 negara di Asia Tenggara. Namun, upaya tersebut seringkali terkendala oleh ketidaklengkapan data dan keandalan data. Berbeda dengan beberapa penelitian terdahulu yang lebih memfokuskan aspek pembangunan manusia pada variabel pembentuk human development index seperti angka harapan hidup, angka melek huruf dan literasi serta angka rerata akses lamanya menempuh pendidikan atau variabel-variabel independen aspek ekonomi. Penelitian ini memasukan aspek tata kelola pemerintahan dan aspek kependudukan yang diharapkan dapat melengkapi spektrum dan kajian terhadap aspek pembangunan manusia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel (pooled least squares) dan serangkaian pengujian untuk menghasilkan spesifikasi model dan estimator terbaik. Dalam penelitian yang menggunakan tingkat keyakinan sebesar 95% pada p-value pada nilai α=0,05 ditemukan bahwa dari 13 variabel hanya terdapat 5 (lima) variabel yang berpengaruh signifikan terhadap peningkatan indeks pembangunan manusia. Kata kunci: Indeks pembangunan manusia, tata kelola pemerintahan, demografi ABSTRACT This study aims to analyze the human development index that is multidimensional and complex which includes economic, governance and demographic aspects represented by 13 independent variables in 10 countries of Southeast Asia. However, these efforts are often constrained by incomplete data and data reliability. Unlike some previous studies which focused more on the variables forming the human development index, such as life expectancy, literacy rates and the average number of years of education or independent variables of economic aspects. This research includes aspects of governance and population aspects that are expected to complement the spectrum and study of aspects of human development. The method used in this study uses pooled least squares. In research that uses a 95% confidence level, it was found that from 13 variables there are only five variables that significantly influence increasing human development index. Keywords: human development index, governance, demografi
DETERMINANT OF HUMAN DEVELOPMENT INDEX IN SOUTHEAST ASIA Radite Teguh Handalani
Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah Vol 2 No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56945/jkpd.v2i2.44

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis indeks pembangunan manusia yang bersifat multidimensional dan kompleks, mencakup aspek ekonomi, aspek tata kelola pemerintahan dan aspek demografi yang diwakili oleh 13 variabel independen di 10 negara di Asia Tenggara. Namun, upaya tersebut seringkali terkendala oleh ketidaklengkapan data dan keandalan data. Berbeda dengan beberapa penelitian terdahulu yang lebih memfokuskan aspek pembangunan manusia pada variabel pembentuk human development index seperti angka harapan hidup, angka melek huruf dan literasi serta angka rerata akses lamanya menempuh pendidikan atau variabel-variabel independen aspek ekonomi. Penelitian ini memasukan aspek tata kelola pemerintahan dan aspek kependudukan yang diharapkan dapat melengkapi spektrum dan kajian terhadap aspek pembangunan manusia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel (pooled least squares) dan serangkaian pengujian untuk menghasilkan spesifikasi model dan estimator terbaik. Dalam penelitian yang menggunakan tingkat keyakinan sebesar 95% pada p-value pada nilai α=0,05 ditemukan bahwa dari 13 variabel hanya terdapat 5 (lima) variabel yang berpengaruh signifikan terhadap peningkatan indeks pembangunan manusia. Kata kunci: Indeks pembangunan manusia, tata kelola pemerintahan, demografi ABSTRACT This study aims to analyze the human development index that is multidimensional and complex which includes economic, governance and demographic aspects represented by 13 independent variables in 10 countries of Southeast Asia. However, these efforts are often constrained by incomplete data and data reliability. Unlike some previous studies which focused more on the variables forming the human development index, such as life expectancy, literacy rates and the average number of years of education or independent variables of economic aspects. This research includes aspects of governance and population aspects that are expected to complement the spectrum and study of aspects of human development. The method used in this study uses pooled least squares. In research that uses a 95% confidence level, it was found that from 13 variables there are only five variables that significantly influence increasing human development index. Keywords: human development index, governance, demografi