Arif Mustofa
Faculty Of Humanities, Maulana Malik Ibrahim State Islamic University Malang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Penerapan Metode Sugesti-Imajinasi Untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Cerita Pendek (Qishah Qashirah) Arif Mustofa
Arabia Vol 9, No 1 (2017): JURNAL ARABIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/arabia.v9i1.2351

Abstract

  تجريدإن الكتابة مهارة لا بد أن يملكها كل فرد، وهي مهارة إكتسابية أي أنها كفاءة لا يحصل عليها الشخص منذ ولادته وإنما يحتاج إلى التدريبات وتوجيهات من أجلها. كانت مهارة الكتابة لها مجالها المتنوعة بحسب مستويات الدارس؛ مبتدئا كان أو متوسطا أو متقدما (يعد المستوى الثالث يختص للكاتب المتأهل). ومن فنون الكتابة الجذاب ليكون البحث عليه بل يطور فن كتابة القصة حيث أن الحجة الأساسية هي أن القصة عملية لا تحتاج إلى الجد فقط ولكن الكفاءة الجيدة من قبل صاحب القصة من ناحية الخيال والوصف. ومن ثم أساليب وتقنيات كتابة القصة منها أسلوب إقتراحي-خيالي كما طوره المثقفون وعلماء تعليم االغة. يكون هذا الأسلوب بقراءة موضوع معين للعثور على الأفكار أو بمشاهدة الفيلم. ويستطيع الفيلم أن يظهر الصورة العامة من القصة بكونها وسيلة بصرية لصاحب القصة لتوسيع مضمون القصة حسب ما يريده أو أن الفيلم يساعده لإخراج الفكرة والخيال عن القصة قبل أن يؤديها في شكل الكتابة.الكلمات الأساسية: كتابة القصة، اقتراحي-خيالي، الفيلم Abstrak Menulis merupakan salah satu keterampilan yang harus dimiliki oleh setiap individu, keterampilan menulis tidak serta merta dimiliki setiap individu sejak lahir, akan tetapi menulis adalah suatu skill yang membutuhkan latihan dan arahan. Bidang menulis amat beragam sesuai dengan level individu, antara lain level pemula, level menengah dan level tinggi (biasanya praktisi menulis). Salah satu keterampilan menulis yang menarik untuk diteliti serta dikembangkan ialah menulis cerita.alasan logisnya ialah bercerita merupakan kegiatan yang tidak hanya membutuhkan ketelatenan akan tetapi juga kemampuan imaginasi penulis. Banyak teknik dalam menulis cerita, diantaranya ialah dengan metode sugesti imaginasi sebagaimana dikembangkan oleh para pakar. Teknik ini dapat melalui membaca sebagai cara menggali inspirasi, dan dapat pula melalui media seperti halnya film. Film sebagai satu visual dapat memberikan stimulus bagi penulis untuk mengembangkan cerita yang disesuikan dengan selera penulis.setidaknya film itu mampu memunculkan imaginasi penulis yang kemudian ia kembangkan dalam menulis cerita.Tulisan ini merupakan hasil penelitian dalam pembelajaran menulis cerita dengan metode sugesti-imaginasi melalui media film documenter. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa media film dapat merangsang penulis dalam memunculkan gagasan serta mengembangkan tulisan dalam bentuk cerita.
Colonization of Subaltern Women in the Short Story “Qisshatu Fathiyyah Al-Misriyyah” Avisena Perdana Putra Muama; Arif Mustofa
Journal of Arabic Literature (JaLi) Vol 4, No 1 (2022): Journal of Arabic Literature (JaLi)
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jali.v4i1.17882

Abstract

Discourse on literary criticism is currently widely read and studied in the academic world, especially about postcolonial. postcolonial studies provide a new perspective on modern era colonialism and its effects. Postcolonial offers disclosure of the conflicts of human life that occurred in the colonial era. However, in the real of literary studies, his postcolonial works are not only the period after colonialism ended, but works that have been written since they lasted until the present. This research is included in the type of qualitative research based on the library research methodology.The purpose of this study is to describe the forms of colonization that occurred to female characters as part of the subaltern group in the short story ''Qisshatu Fathiyyah Al-Misriyyah'' using a subaltern theory approach of Gayatri Spivak. The primary data sources were taken in the form of a short story entitled Qisshatu Fathiyyah Al-Misriyyah by Nawāl As-Sa’dāwī as well as some literature from articles and books that have a correlation with the research topic as a secondary source. The theory used is Gayatri Spivak's subaltern with a postcolonial study approach. The results of this study are in the form of colonization of subaltern women in the form of: (a) Early Marriage, (b) Physical Violence, (c) Marginalization, (d) Discrimination.
Refleksi Sosial dan Kontemplasi Pendidikan Karakter dalam Novel Sampah di Laut, Meira karya Mawan Belgia Devi Laila Maghfiroh; Arif Mustofa
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 14 No. 2 (2023): April
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v14i2.2077

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengupas bentuk refleksi sosial yang terkandung dalam novel Sampah di Laut, Meira berdasarkan perspektif Ian Watt; (2) menginterpretasikan kontemplasi pendidikan karakter yang terkandung dalam novel Sampah di Laut, Meira. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dan studi pustaka. Sumber data utama penelitian ini adalah novel Sampah di Laut, Meira karya Mawan Belgia. Analisis dalam penelitian ini menggunakan teori sosiologi sastra perspektif Ian Watt. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan teknik catat. Teknik validasi data melalui tahapan peningkatan ketekunan, triangulasi, dan diskusi. Hasil penelitian dalam novel Sampah di Laut, Meira yaitu: (1) bentuk refleksi sosial terdiri atas sembilan bentuk masalah sosial, yaitu kemiskinan, kriminalitas, disorganisasi keluarga, pencemaran, kenakalan remaja, disekuilibrium gender, kasta dalam hukum, stigma/labelling negatif, dan kebodohan; (2) kontemplasi pendidikan karakter menunjuk pada karakter peduli lingkungan dengan melihat dari perspektif agama, kesejahteraan, bahasa, ruang lingkup, tanggung jawab, dan sastra.