Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Modifikasi Branchless Banking Pada Perbankan Syariah di Indonesia Berdasarkan Kearifan Lokal Fetria Eka Yudiana
Muqtasid: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 9, No 1 (2018): MUQTASID: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.601 KB) | DOI: 10.18326/muqtasid.v9i1.14-28

Abstract

AbstractSharia banking is a business institution that reflects the existence of sharia economy which is closely related to social life of the community. The purpose of this research is to develop a branchless banking model, by analyzing and designing models based on related literature studies. By using qualitative analysis based on theory and literature study, it can be concluded that the development of branchless banking model in Indonesia especially in sharia banking is more appropriate if it combines technology and local wisdom aspect as it is more suitable with character of cultural diversity, religion and geographical position of Indonesia. Local culture understood by sharia banking can be an advantage in developing branchless banking. Thus sharia banking must have the ability to cooperate with local economic units. The design of branchless banking model is integrated, workable and prudent banking sharia, so as to reach more people, especially unbanked people, in accordance with the basic principles of sharia banking in Indonesia. Integrated and in accordance with international standards will be able to increase market share of sharia banking in Indonesia.AbstrakPerbankan syariah adalah institusi bisnis yang mencerminkan eksistensi ekonomi syariah sangat terkait dengan kehidupan sosial masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan sebuah model branchless banking,dengan menganalisis dan mendesain model berdasarkan studi literatur terkait. Dengan menggunakan analisis kualitatif  berdasarkan teori dan studi literatur dapat disimpulkan bahwa pengembangan modelbranchless banking di Indonesia terutama pada perbankan syariah lebih tepat jika memadukan teknologi dan aspek kearifan lokal karena lebih sesuai dengan karakter keragaman budaya, agama dan letak geografis Indonesia. Budaya lokal yang dipahami oleh perbankan syariah dapat menjadi keuntungan dalam mengembangkan branchless banking. Sehingga Perbankan syariah harus memiliki kemampuan untuk bekerjasama dengan unit ekonomi lokal. Desain model branchless bankingpada perbankan syariah yang terintegrasi, workable dan prudent, sehingga dapat menjangkau lebih banyak masyarakat terutama unbanked people, sesuai dengan prinsip dasar perbankan syariah di Indonesia, terintegrasi dan sesuai dengan international standard akan dapat meningkatkan market share perbankan syariah di Indonesia 
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi ROA Dengan Size Sebagai Variabel Moderating Pada BUS Periode 2015-2020 Niswatun Fatikha; Fetria Eka Yudiana
Velocity: Journal of Sharia Finance and Banking Vol. 1 No. 2 (2021): November 2021
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Economics and Business, UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/velocity.v1i2.4415

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana pengaruh Leverage, Islamic Corporate Governance dan Intellectial Capital terhadap Return on Assets dengan Size sebagai variabel moderating pada Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2015-2020. Sampel penelitian ini adalah 11 Bank Umum Syariah di Indonesia yang menerbitkan annual report secara rutin pada web masing-masing bank. Metode pemilihan sampel disini adalah teknik purposive sampling. Analisis data pada penelitian ini yaitu ada uji statistik deskriptif, uji stasioneritas, analisis data panel, uji hipotesis, uji asumsi klasik, dan uji MRA. Hasil pengujian parsial (uji t) menunjukkan bahwa Leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, sedangkan ICG, IC dan Size berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA. Kemudian hasil pengujian simultan (uji f) menyatakan Leverage, ICG dan IC secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA. Selanjutnya uji MRA menunjukkan bahwa variabel Size secara signifikan dapat memperkuat pengaruh Leverage terhadap ROA. Namun variabel Size secara signifikan memperlemah pengaruh ICG dan IC terhadap ROA.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi ROA Dengan Size Sebagai Variabel Moderating Pada BUS Periode 2015-2020 Niswatun Fatikha; Fetria Eka Yudiana
Velocity: Journal of Sharia Finance and Banking Vol. 1 No. 2 (2021): November 2021
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Economics and Business, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.269 KB) | DOI: 10.28918/velocity.v1i2.4415

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana pengaruh Leverage, Islamic Corporate Governance dan Intellectial Capital terhadap Return on Assets dengan Size sebagai variabel moderating pada Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2015-2020. Sampel penelitian ini adalah 11 Bank Umum Syariah di Indonesia yang menerbitkan annual report secara rutin pada web masing-masing bank. Metode pemilihan sampel disini adalah teknik purposive sampling. Analisis data pada penelitian ini yaitu ada uji statistik deskriptif, uji stasioneritas, analisis data panel, uji hipotesis, uji asumsi klasik, dan uji MRA. Hasil pengujian parsial (uji t) menunjukkan bahwa Leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, sedangkan ICG, IC dan Size berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA. Kemudian hasil pengujian simultan (uji f) menyatakan Leverage, ICG dan IC secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA. Selanjutnya uji MRA menunjukkan bahwa variabel Size secara signifikan dapat memperkuat pengaruh Leverage terhadap ROA. Namun variabel Size secara signifikan memperlemah pengaruh ICG dan IC terhadap ROA.