Hermiyanto Hermiyanto
Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret Surakarta Jl.Ir.Sutami No.36 A Surakarta, 57126, Telp./Fax.0271 632112

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBUATAN ZAT WARNA ALAMI DARI BIJI KESUMBA DALAM BENTUK KONSENTRAT TINGGI UNTUK PEWARNA MAKANAN Paryanto, Paryanto; Hermiyanto, Hermiyanto; Sanjaya, Simon Dicky Surya
METANA Vol 9, No 02 (2013): Desember 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.517 KB) | DOI: 10.14710/metana.v9i02.7615

Abstract

Abstract The use of synthetic dyes for food in Indonesia reached 88%, this figure is quite alarming considering the health effects of synthetic dyes. So that needs to be made of natural dyes to replace the synthetic dyes. Like the natural pigments bixin of the annatto seed can give a yellow color to red. This study was conducted to determine how to produce natural pigments bixin from annatto seed using extraction process and how the optimum conditions and their application in food.Factors affecting the extraction process among other types of solvents, the size of the material to be extracted, temperature and extraction time, the ratio of material to solvent and stirring speed. Bixin will be degraded when heated and will turn into norbixin when there is excess salt sodium (Na) or potassium (K). Bixin extraction from the seeds annatto using a solvent acetone (CH3COCH3) and sodium hydroxide (NaOH) with variations in concentration, extraction temperature, stirring speed and the ratio of material to solvent. For bixin analysis using UV-Vis spectrophotometer, bixin will produce a maximum absorbance at a wavelength of 470 nm and using FTIR spectrophotometer to determine the group of bixin.The water content in the seeds kesumba is 37% and has a total of 10% bixin content. The optimum conditions of the extraction process of seed kesumba bixin is the type of solventNaOH with a concentration of 0.25 N, extraction temperature of 60 oC, 400 rpm stirring speed and weight of material to solvent ratio 1:20 by weight 2192 mg extract. Keywords: Extraction, bixin, annatto, bixa orellana, sodium hydroxide
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN AKTIVITAS DAN SUMBER BELAJAR KREATIF UNTUK MENGATASI DEFISIT WAKTU DAN KUALITAS BELAJAR PTM TERBATAS PASCA PANDEMI DENGAN BLENDED LEARNING DI SMP KRISTEN 01 SURAKARTA Wahyudi, Wahyudi; Santoso, Tri Nugroho Budi; Winanto, Adi; Kuriniawan, Kristina; Lucky, Dwi; Hermiyanto, Hermiyanto; Agustine, Feybiola
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v5i2.1426

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang luar biasa dalam kehidupan manusia, termasuk dalam Pendidikan. Proses belajar yang harusnya bisa dilakukan di sekolah harus berpindah ke rumah dengan cara daring dengan dampingan orang tua. Perubahan cara belajar yang sangat tiba-tiba ini, membuat guru mengalami kesulitan dalam menyiapkan maupun melaksanakan pembelajaran. Hasil survie awal yang dilakukan kepada 519 responden dari unsur Kepala Sekolah, guru, dan siswa didapatkan bahwa 45,7% setuju dengan PTM Terbatas dan 54,3% berharap dengan PTM Terbatas dengan tambahan fasilitas lain yang dilakukan daring. Hasil survie ini menunjukkan bahwa PTM Terbatas yang saat sudah dilaksanakan belum memberikan fasilitas belajar yang cukup bagi siswa. Beberapa masalah yang muncul antara lain 1) Guru dan sekolah kesulitan menyiapkan pembelajaran untuk mengatasi defisit waktu; 2) Belum tersedia  fasilitas dan sumber belajar sebagai sumplemen belajar; 3) Belum ada fasilitas belajar dengan pola Blended learning berbasis tema untuk mengatasi kekurangan defisit waktu dan sumber belajar selama PTM Terbatas. Solusi yang diusulkan adalah penyediaan fasilitas dan sumber belajar Blended learning berbasis tema sebagai suplemen pendukung pelaksanaan PTM Terbatas dalam bentuk Ruang Belajar 3CM (Cool-Critical-Creative-Meaningful), dan pelatihan penggunaan, dan pengembangan aktivitas dan sumber belajar blended learning berbasis tema, serta pendampingan implementasinya dalam pembelajaran. Metode pelaksanaan kegiatan PkM: 1) FGD, Pengenalan Teknis Pelaksanaan Pengabdian dengan Mitra dan analisis Kebutuhan, 2) Pengenalan aplikasi Ruang Kreatif Guru dan Siswa serta Ruang Konsultasi Berbasis Web dan 3CM Learning kepada Kepala Sekolah, Guru, Orang Tua, dan siswa, 3), Pelatihan penggunaan aplikasi Ruang Belajar 3CM serta Ruang Konsultasi Berbasis Web dan 3CM Learning kepada Kepala Sekolah, Guru, Orang Tua, dan siswa untuk mengembangkan aktivitas belajar dan sumber belajar selama PTM Terbatas, 4) Pelatihan pengembangan aktivitas belajar dan sumber belajar selama PTM Terbatas, 5) Implementasi dan observasi aktivitas belajar dan sumber belajar Ruang Belajar 3CM, dan 6) Evaluasi dan tindak lanjut