Antonius Herusetya
Department Of Accounting, Faculty Of Economic And Business, Universitas Pelita Harapan, Tangerang

Published : 45 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Akuntansi

Efektifitas Pelaksanaan Corporate Governance dan Audit Eksternal Auditor dengan Spesialisasi Industri dalam Menghambat Manajemen Laba Antonius Herusetya
Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia Vol. 13 No. 2 (2009)
Publisher : Accounting Department, Faculty of Business and Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to examine whether the principle of corporate governance is practiced effectively by the public listed companies, and has the ability to reduce agency cost from opportunistic earnings management. With the sample of 115 firms years in the year 2005 and 2006 from public companies audited by The Big 4 and non- Big 4 auditors, we haven’t yet provide any evidence that the practice of corporate governance (reflected by the Corporate Governance Performance Index- CGPI 2005) could reduce the possibilities of earnings management. We conduct other alternative tests using the monitoring mechanism and independency of the Board of Commissioners, and give the same result with the above tests. While in our other tests using the external audit- one of the functions of the gatekeeper of capital market, The Big 4 auditors (both with and without industry specialization) and non- Big 4 auditors could not provide any evidence that these gatekeepers functioned effectively to detect opportunistic earnings management. In other words, there is no difference whether these public companies audited by The Big 4 auditors, non- Big 4 auditors or even The Big 4 auditors with industry specialization. The result of this study regarding the practice of corporate governance and audit quality in the context of Indonesia is still questioned and unsolved. Cahan et al. (2008) found evidence that countries with weak investor protection have lower corporate governance quality compared to countries with stronger investor protection. That evidence might explain why corporate governance practice measured by CGPI 2005, and other alternative mechanism tests done by us could not described the above results.Keywords:        corporate governance, external audit, The Big 4 auditors, earnings management, industry specialization, board of commissioners
DAPATKAH KUALITAS AUDIT MENGURANGI BIAYA MODAL EKUITAS EX-ANTE?1 Antonius Herusetya
Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia Vol. 16 No. 1 (2012)
Publisher : Accounting Department, Faculty of Business and Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari studi ini adalah untuk menguji pengaruh kualitas audit terhadap biaya ekuitas modal ex-ante perusahaan publik terdaftar pada Bursa Efek Indonesia. Kualitas audit diukur dengan ukuran Kantor Akuntan Publik (Big 4) dan spesialisasi industri KAP. Studi sebelumnya menemukan bahwa kualitas audit yang lebih tinggi dapat mengurangi biaya modal ekuitas ex-ante. Dengan menggunakan sampel 288 tahun perusahaan untuk data panel perusahaan publik terdaftar di BEI, kami menemukan bukti yang sebaliknya yaitu adanya pengaruh positif kualitas audit menggunakan proksi KAP Big 4 terhadap biaya modal ekuitas ex-ante. Sebaliknya, kami menemukan bukti adanya pengaruh negatif spesialisasi industri KAP terhadap biaya modal ekuitas ex-ante, khususnya untuk perusahaan-perusahaan publik terdaftar yang lebih kecil. Penjelasan alternatif untuk temuan-temuan ini adalah bahwa diduga investor tidak memandang Big 4 memiliki kualitas audit yang lebih tinggi dibandingkan dengan non-Big 4, dan investor menggunakan informasi lainnya yang lebih dapat diandalkan untuk mengurangi risiko informasi dalam pengambilan keputusan investasi mereka.Kata kunci: biaya ekuitas modal, kualitas audit, Big 4, spesialisasi industri, price to earnings growth (PEG
The impact of client importance on earnings management and going-concern opinion: empirical evidence from Indonesia Amelia Susanto; Antonius Herusetya
Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia Vol. 18 No. 1 (2014)
Publisher : Accounting Department, Faculty of Business and Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jaai.vol18.iss1.art6

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh kepentingan klien terhadap independensi auditor yang diukur dengan manajemen laba berbasis akrual dan opini going-concern. Sampel penelitian terdiri dari 1.080 observasi dalam tahun-perusahaan dari perusahaan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan delapan tahun pengamatan (2004-2011). Dengan menggunakan pooled OLS, kami menemukan bahwa kepentingan terhadap klien (client importance) berpengaruh negatif terhadap manajemen laba akrual. Kami juga menemukan bukti bahwa kepentingan terhadap klien berpengaruh positif terhadap opini going-concern. Secara keseluruhan, temuan-temuan kami menyimpulkan bahwa walaupun Kantor Akuntan Publik memiliki kepentingan ekonomi terhadap klien, namun Kantor Akuntan Publik memelihara kualitas audit dengan menjaga tingkat independensi terhadap klien mereka, tercermin dari manajemen laba akrual yang lebih rendah, dan terdapat kecenderungan yang lebih tinggi dalam memberikan opini going-concern. Hasil studi ini robust setelah mempertimbangkan hasil dari pengujian sensitivitas yang mendukung pengujian utamanya.Kata kunci: kualitas audit, independensi auditor, kepentingan terhadap klien, manajemen laba, opini going-concern