Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Jurnal Akuntansi Multiparadigma

Perception of Post Graduate Accounting Students on Semar Spiritual Philosophy in Building Accounting Knowledge Prasetyo, Whedy
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Perception of Post Graduate Accounting Students on Semar Spiritual Philosophy in Building Accounting Knowledge. The study explains the description of and the meaning attribution to spiritual philosophy of Semar character from wayang, as perceived by students of post graduate program of accounting, Brawijaya University. The existence of spiritual characterization of Semar will provide spiritual value that transforms accounting into knowledge in which God is perceived as base of soul. Consequently, accountants will generate value of truthfulness in accounting analysis and can reduce the corrupting practice and violation to reach the value serenity of fi nancial report that shows values such as honest, responsible, discipline, fast and accurate, fairness, visionary, empathy and gratitude. Abstrak: Persepsi Mahasiswa Pasca Sarjana Akuntansi tentang Filosofi Spiritual Semar dalam Membangun Ilmu Akuntansi. Studi ini menjelaskan pemahaman dan pemaknaan atas fi losofi spiritual Semar dari karakter wayang sebagaimana dipersepsikan oleh mahasiswa pasca sarjana akuntansi Universitas Brawijaya. Keberadaan eksistensi karakterisasi Semar akan menyediakan nilai spiritual yang dapat mentransformasi akuntansi menjadi pengetahuan di mana Tuhan menjadi landasannya. Sebagai konsekuensi, akuntan akan menghasilkan analisis akuntansi yang memiliki nilai kebenaran, serta mengurangi praktik korupsi, untuk mencapai kedamaian dalam laporan keuangan yang menunjukkan nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, kecepatan dan keakuratan, kewajaran, memiliki visi, empati dan syukur.
MEMBONGKAR AKUNTANSI DOUBLE ENTRY SYSTEMS Prasetyo, Whedy
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.488 KB)

Abstract

Abstract: Dismantling Accounting Double Entry Systems. Double entry isa process of recording transactions that always involve at least two accounts ofwhich changes (increases or decreases) have consequences to maintain a balance equation. This is a simple basic accounting, that the use of the funds must alwaysbe equal to the acquisition of funds. The equation is not able to include some business events that are responses to the development of business environment. A proposed view is based on the interaction of researcher (New Bond)  with accountant (Mrs M) to dismantle the double entry accounting through Maurice Merleau Pontys approach (1906-1961). The results prove that physical aspects of knowledge willcontinue to evolve according to environmental interactions.Abstrak: Membongkar Akuntansi Double Entry Systems. Double entry merupakan pencatatan transaksi dengan selalu melibatkan minimal dua akun yang masing-masing berubah(bertambah atau berkurang), konsekuensi untuk menjaga keseimbangan persamaan dasar sederhana akuntansi, yaitu penggunaan dana harus selalu sama dengan pemerolehan dana. Persamaan yang ternyata tidak dapat mencakup beberapa peristiwa bisnis yang merupakan respon atas kejadian perkembangan lingkungan usaha. Respon ini didasarkan pada interaksi Peneliti (Bond Baru) dalam diskusi dengan Akuntan (Mrs M) untuk membongkar akuntansi double entry melalui pendekatan Maurice Merleau Ponty (1906-1961). Hasilnya membuktikan bahwa aspek fisik pengetahuan akan terus berkembangsesuai dengan interaksi lingkungan.
RITUAL NYADRAN PRAGMATICS FOR ENVIRONMENTAL MANAGEMENT ACCOUNTING Whedy Prasetyo
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 12, No 3 (2021): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2021 - April 2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2021.12.3.29

Abstract

Abstrak- Pragmatika Ritual Nyadran bagi Akuntansi Manajemen Lingkungan.Tujuan Utama – Penelitian ini menginterpretasikan kejeniusan kearifan lokal ritual nyadran untuk mengungkapkan akuntansi manajemen lingkungan.Metode - Pendekatan ekofenomenologi digunakan untuk memahami ekosistem sebagai fenomena intensionalitas antara subyek dengan objeknya. Hubungan ini ditujukan untuk menunjukkan realiasi utama keselarasan antara manusia dengan alam.Temuan Utama- Nilai tambah merepresentasikan kehadiran akuntansi manajemen lingkungan untuk mengidentifikasi, mengakui, mengkuantifikasi, dan melaporkan aktivitas kelestarian lingkungan berdasar ritual nyandran. Ritual ini perlu memasukkan bagaimana manusia menjaga kelestariannya. Kesadaran ini menunjukkan hak dan klaim, serta kewajiban terhadap lingkungan.Implikasi Teori dan Kebijakan- Pengungkapan akuntansi manajemen lingkungan berdasarkan pada keterkaitan antara manusia dan lingkungan. Refleksi yang diwujudkan dalam pragmatika ritual nyadran ditujukan untuk menghasilkan makna kehidupan menjaga lingkungan.Kebaharuan Penelitian – Perwujudan akuntansi manajemen lingkungan dalam memberikan tambahan nyadran dalam laporan keberlanjutan merupakan kebaruan penelitian ini. Abstract: Ritual Nyadran Pragmatics for Environmental Management Accounting. Main Purpose - This research interprets the genius local wisdom ritual nyadran to express environmental management accounting.Method -Ecophenomenology approach is used to understand the ecosystem as a phenomenon that requires intentionality subject and object. This relationship shows the central realization of harmony between humans and nature.Main Findings - Value-added presence for environmental management accounting to identify, recognize, quantify, and report environmental sustainability activities based on ritual nyadran. A ritual needs to include how humans maintain sustainability. This awareness shows rights and claims, and obligations to the environment.Theory and Practical Implications - Environmental management accounting disclosures are based on human and environmental relationships. Reflection embodied in ritual nyadran pragmatics to produce the meaning of life in protecting the environment.Novelty - The embodiment of environmental management accounting in providing additions nyadran to the sustainability report on activities in ecological preservation.
PENERBITAN SURAT TAGIHAN PAJAK DAN TINDAKAN PENAGIHAN DENGAN TINGKAT PELUNASAN KEWAJIBAN PERPAJAKAN Whedy Prasetyo
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 7, No 3 (2016): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/jamal.2016.12.7029

Abstract

Abstrak: Penerbitan Surat Tagihan Pajak (STP) dan Tindakan Penagihan dengan Tingkat Pelunasan Kewajiban Perpajakan. Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan pendekatan kasus terhadap Wajib Pajak atau Penanggung Pajak Orang Pribadi pada Kantor Pelayanan Pajak  (KPP) Pratama Denpasar Timur yang bertujuan mengetahui pelaksanaan penerbitan Surat Tagihan Pajak (STP), dan tindak lanjut STP berupa penerbitan Surat Tegoran (ST) dan penyampaian Surat Paksa (SP) terhadap kepatuhan melunasi kewajiban perpajakannya. Metode penelitian adalah studi deskriptif dengan 38 sampel. Hasil analisis menunjukkan STP menjamin kepatuhan untuk segera memenuhi kewajiban sebelum jatuh tempo, sehingga tidak dilanjutkan dengan ST dan SP. Abstract:  Initiated Publication Of The Tax Claim Letter (TCL) and Billing Action with Degree of Tax Compliance Payment of Tax Payer or Individual Tax Charger.  This Research is a descriptive study with case approach on Tax Payer or Individual Tax Charger on Tax Service Of­ fice (TSO) Pratama Denpasar Timur aimed to find out the implementation of Tax Compliance Letter (TCL) publication, and the following action of TCL through tax claim in the form of Letter of Warning (LoW) and Letter of Com­ pelling (LoC) related to obedience in fulfilling their tax. Reseach method is descriptive study for 38 sample. Analysis result be said that TCL guaran­ tee obedience in meeting their charge stated, so that they will not receive LoW and LoC.
PANGGUNG DRAMA PENDAPATAN NARAPIDANA Whedy Prasetyo
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2020 - Desember 2020)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2020.11.2.18

Abstract

Abstrak: Panggung Drama Pendapatan Narapidana. Penelitian ini bertujuan mengkaji aktivitas narapidana mengelola keuangannya pada sebuah lembaga pemasyarakatan. Dramaturgi digunakan sebagai metode dengan aktor narapidana, petugas, dan peneliti. Penelitian ini mengindikasikan ketersediaan uang (86) dengan adanya imbalan tambahan fasilitas. Fasilitas ini merupakan bentuk dasar kas untuk menjamin pendapatan ditandingkan dengan biaya yang diperkirakan berkaitan dengan pendapatan narapidana. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan adanya interaksi antara narapidana dan petugas dalam budaya penjara dinamis. Oleh karena itu, petugas seharusnya mampu menyediakan keamanan dan ketertiban dengan meniadakan penyediaan uang. Abstract: The Stage of the Prisoners Revenue Drama. This study aims to examine the activities of prisoners managing their finances in prison. Dramaturgy is used as a method with inmate actors, officers, and researcher. This study indicates the availability of money (86) in exchange for additional facilities. This facility is the basic form of cash to ensure the income is matched with the expenses estimated to be related to the prisoners’ income. In addition, this study also shows the existence of interactions between prisoner and officers in dynamic prison culture. Therefore, officers should be able to provide security and order by eliminating the provision of money.
PERCEPTION OF POST GRADUATE ACCOUNTING STUDENTS ON SEMAR SPIRITUAL PHILOSOPHY IN BUILDING ACCOUNTING KNOWLEDGE Whedy Prasetyo
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.581 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2012.08.7157

Abstract

Abstract: Perception of Post Graduate Accounting Students on Semar Spiritual Philosophy in Building Accounting Knowledge. The study explains the description of and the meaning attribution to spiritual philosophy of Semar character from wayang, as perceived by students of post graduate program of accounting, Brawijaya University. The existence of spiritual characterization of Semar will provide spiritual value that transforms accounting into knowledge in which God is perceived as base of soul. Consequently, accountants will generate value of truthfulness in accounting analysis and can reduce the corrupting practice and violation to reach the value serenity of fi nancial report that shows values such as honest, responsible, discipline, fast and accurate, fairness, visionary, empathy and gratitude.  Abstrak: Persepsi Mahasiswa Pasca Sarjana Akuntansi tentang Filosofi Spiritual Semar dalam Membangun Ilmu Akuntansi. Studi ini menjelaskan pemahaman dan pemaknaan atas fi losofi spiritual Semar dari karakter wayang sebagaimana dipersepsikan oleh mahasiswa pasca sarjana akuntansi Universitas Brawijaya. Keberadaan eksistensi karakterisasi Semar akan menyediakan nilai spiritual yang dapat mentransformasi akuntansi menjadi pengetahuan di mana Tuhan menjadi landasannya. Sebagai konsekuensi, akuntan akan menghasilkan analisis akuntansi yang memiliki nilai kebenaran, serta mengurangi praktik korupsi, untuk mencapai kedamaian dalam laporan keuangan yang menunjukkan nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, kecepatan dan keakuratan, kewajaran, memiliki visi, empati dan syukur.
MEMBONGKAR AKUNTANSI DOUBLE ENTRY SYSTEMS Whedy Prasetyo
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.488 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2013.08.7199

Abstract

Abstract: Dismantling Accounting Double Entry Systems. Double entry isa process of recording transactions that always involve at least two accounts ofwhich changes (increases or decreases) have consequences to maintain a balance equation. This is a simple basic accounting, that the use of the funds must alwaysbe equal to the acquisition of funds. The equation is not able to include some business events that are responses to the development of business environment. A proposed view is based on the interaction of researcher (New Bond)  with accountant (Mrs M) to dismantle the double entry accounting through Maurice Merleau Ponty's approach (1906-1961). The results prove that physical aspects of knowledge willcontinue to evolve according to environmental interactions.Abstrak: Membongkar Akuntansi Double Entry Systems. Double entry merupakan pencatatan transaksi dengan selalu melibatkan minimal dua akun yang masing-masing berubah(bertambah atau berkurang), konsekuensi untuk menjaga keseimbangan persamaan dasar sederhana akuntansi, yaitu penggunaan dana harus selalu sama dengan pemerolehan dana. Persamaan yang ternyata tidak dapat mencakup beberapa peristiwa bisnis yang merupakan respon atas kejadian perkembangan lingkungan usaha. Respon ini didasarkan pada interaksi Peneliti (Bond Baru) dalam diskusi dengan Akuntan (Mrs M) untuk membongkar akuntansi double entry melalui pendekatan Maurice Merleau Ponty (1906-1961). Hasilnya membuktikan bahwa aspek fisik pengetahuan akan terus berkembangsesuai dengan interaksi lingkungan.
NGELMU NGALAP-NYAUR: TRANSAKSI BERBASIS AKUN-ISME TANPA KREDIT Whedy Prasetyo
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.151 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2015.08.6026

Abstract

Abstrak: Ngelmu Ngalap-Nyaur: Transaksi Berbasis Akun-isme Tanpa Kredit. Penelitian ini bertujuan mengkonstruksi akun berbasis ngalap-nyaur yang dilakukan oleh PKL Ngalam Raya dilandasi jiwa saling percaya antara pemasok dengan PKL. Penelitian ini menggunakan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan model transaksi yang merubah kehadiran akun piutang usaha dan kos barang terjual dengan jumlah pengambilan dan kepercayaan. Akun yang menunjukkan transaksi penjualan kebersamaan tanpa kredit namun tidak tunai sebagai perwujudan akun salam satu jiwa sosial (moral) berdampingan dengan ekonomi (rasional), untuk menjamin dan mengatasi “goncangan” proses kulakan barang dan penjualannya. Salam satu jiwa berusaha mengurangi penggangguran dan meningkatkan ekonomi lokal.   Abstract: Ngelmu Ngalap-Nyaur: Transaction Based Account-isme Without Credit. This research aimed to construct account based on ngalap-nyaur done by PKL Ngalam raya underpined trust each other by supplier . This research use case study. The research refer to transaction model that change attendance accountof account receivable and cost of goods sold with amount of taking good sand trust. The account shows sales transactions to getherness without credit but not cashas the account embodiment of one soul greeting social (moral) side by side with economic (rational), to guarantee and overcome “shock” the process of commodity making and sales. One soul greeting seeks reduce unemployment and boost the local economy.  
PENGAKUAN PEMBELAJARAN AKUNTANSI TRANSDISIPLINER BERJIWA PANCASILA Prasetyo, Whedy
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2024 - Agustus 2024)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2024.15.1.13

Abstract

Abstrak – Pengakuan Pembelajaran Akuntansi Transdisipliner Berjiwa Pancasila.Tujuan Utama – Penelitian ini menginterpretasikan pengakuan pedagogi egalitarian akuntansi dengan kejeniusan kearifan lokal Pancasila.Metode – Penelitian ini menerapkan motode deskriptif kualitatif. Informan penelitian ini adalah dua guru besar akuntansi dari Malaysia dan Turki.Temuan Utama - Pembelajaran akuntansi transdisipliner berjiwa Pancasila menghasilkan karakter diri berdaulat, mandiri, dan bertanggung jawab. Semangat yang berasaskan nilai luhur proses pembelajaran yang memadukan ilmu dan humaniora. Perpaduan ini diaktualisasikan dalam wujud nilai dan norma. Implikasi Teori dan Kebijakan - Pengakuan akuntansi transdisipliner mendasarkan keterkaitan perilaku komunikasi pembelajar akuntansi yang dipengaruhi status ego berjiwa Pancasila. Proses pembentukan ini melalui rangkaian pembelajaran partisipatif, terbuka dan reflektif perkembangan akuntansi bersama keilmuan lain.Kebaruan Penelitian - Penelitian ini menekankan ilmu akuntansi transdisipliner sebagai hasil proses pembelajaran bersama keilmuan lain dalam konteks Pancasila. Abstract - Recognition of Pancasila-Inspired Transdisciplinary Accounting Learning.Main Purpose - This research interprets the recognition of egalitarian accounting pedagogy with the genius of Pancasila local wisdom.Method - This research applied a descriptive qualitative method. The informants of this research are two accounting professors from Malaysia and Turkey.Main Findings - Transdisciplinary accounting learning with the spirit of Pancasila produces sovereign, independent, and responsible character. The spirit is based on the learning process's noble values that combine science and humanities. This combination is actualized through values and norms. Theory and Practical Implications - The recognition of transdisciplinary accounting is based on the linkage of the communication behavior of accounting learners who are influenced by the status of ego with the spirit of Pancasila. This formation process is through a series of participatory, open, and reflective learnings of accounting development and other sciences. Novelty - This research emphasizes transdisciplinary accounting science due to the learning process with other sciences in the context of Pancasila.