Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analisis dan Desain Sistem Informasi Kinerja Keuangan Badan Usaha PP. Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo achmad achmad; Agung Budi Sulistiyo; Whedy Prasetyo
Jurnal Akuntansi dan Pajak Vol 21, No 2 (2021): JAP VOL. 21 No. 02, Agustus 2020 - Januari 2021
Publisher : ITB AAS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jap.v21i02.1482

Abstract

Laporan keuangan adalah informasi yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan. Laporan keuangan mengandung informasi tentang kekuatan dan kelemahan perusahaan, sehingga dapat digunakan untuk menyusun langkah-langkah perbaikan strategi. Laporan keuangan adalah alat penting untuk mengetahui kinerja manajemen dan kondisi keuangan perusahaan. Tetapi, tidak semua orang dapat menterjemah kandungan informasi dalam laporan keuangan. Seperti dialami pengurus Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo. Selain itu, laporan keuangan belum bisa disajikan dengan cepat, karena data-data masih diolah secara ‘manual’. Karena itu perlu dikembangkan sebuah sistem informasi yang mampu mengolah data dengan cepat, menyajikan informasi dengan tepat, dan mampu mongkonversi informasi rumit laporan keuangan. Sehingga, tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan dokumen perencanaan pengembangan sistem, sebagai blue print untuk sistem informasi kinerja keuangan usaha. Data-data diperoleh dari sumber primer dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data diolah dengan tehnik analisis kualitatif serta diuji keabsahannya dengan metode triangulasi. Sedangkan desain model sistem dikembangkan dengan context diagram, data flow diagran, dan entity relationship diagram. Hasil penelitiannya meliputi: dokumen desain alur kerja sistem melalui context diagram, data flow diagram, dan entity relationship diagram.
AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI PENGELOLAAN DANA DESA DI DESA DUWET PANARUKAN SITUBONDO Achmad; Misnaini
Al-Idarah Vol 2 No 2 (2021): Al-Idārah : Jurnal Manajemen dan Bisnis Islam
Publisher : Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.689 KB) | DOI: 10.35316/idarah.2021.v2i2.45-58

Abstract

Seiring dengan terus meningkatnya dana yang dikelola pemerintah desa dalam setiap tahunnya, maka tuntutan akan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan desa menjadi sebuah keniscayaan. Akuntabilitas atau pertangggungjawaban merupakan suatu bentuk keharusan untuk menjamin bahwa tugas dan kewajiban yang diemban seorang pimpinan sudah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.Untuk memastikan akuntabilitas berjalan secara optimal, maka perlu didukung oleh penerapan prinsip transparansi.Penelitian kualitatuf di desa Duwet kecamatan Panarukan Situbondo, bertujuan untuk mengetahui sistem pengelolaan keuangan dana desa serta penerapan prinsip akuntabilitas dan transparansi. Data-data penelitian diperoleh dari sumber primer dan sekunder.Dalam pengumpulan data digunakan tehnik observasi, interview, dan dokumentasi.Data dianalisis dengan tahapan analisis data kualitatif dan diuji keabsahannya melalui triangulasi.Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini, bahwa pengelolaan dana desa di desa Duwet terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggung-jawaban. Sedangkan dalam penerapan prinsip akuntabilitas sudah berjalan sesuai peraturan perundang-undangan, hanya saja masih kurang maksimal dalam penerapan prinsip transparansi.
ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL PENGELOLAAN DANA BUMDES BANTAL ASEMBAGUS SITUBONDO Achmad; Edi Mulyanto; Ahmadi
Al-Idarah Vol 3 No 1 (2022): Al-Idarah : Jurnal Manajemen dan Bisnis Islam
Publisher : Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.169 KB) | DOI: 10.35316/idarah.2022.v3i1.45-54

Abstract

Sistem Pengendalian Internal merupakan sebuah sistem yang perlu dikembangkan oleh setiap organisasi, agar tujuan dapat dicapai secara efektif dan efisien. Penerapan sistem pengendalian dengan menciptakan lingkungan pengendalian, melakukan aktifitas pengendalian, pengelolaan risiko, informasi dan komunikasi, serta pemantauan kegiatan secara berkesinambungan merupakan serangkaian aktifitas yang sangat berguna untuk menjaga dan meningkatkan aset usaha. BUMDes Bantal Mandiri adalah badan usaha milik desa Bantal Asembagus Situbondo, yang mengembangkan usaha di bidang jasa, pengembangan obyek wisata, peternakan, pengelolaan sumber air, dan pertanian. Dalam menjalankan aktifitas operasional usaha, BUMDes Bantal telah memiliki struktur organisasi yang terdiri dari dewan pengawas, komisaris, direktur, ketua unit usaha, bendahara, dan beberapa karyawan. Berdasarkan hasil penelitian lapangan yang dilaksanakan di BUMDes Bantal, diperoleh kesimpulan bahwa BUMDes Bantal telah menerapkan sistem pengendalian internal sesuai konsep komponen COSO. Hal ini dibuktikan dari adanya pembagian tugas dan kewenangan yang jelas antar pengurus BUMDes, adanya otorisasi dari setiap aktifitas bisnis, serta dilakukan pemantauan dan evaluasi secara periodik. Kelemahan yang masih dijumpai yaitu belum adanya dokumen standar operasional prosedur dalam penerimaan dan pengeluaran keuangan.
TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PENGELOLAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA (APBDESA) BULUSARI KECAMATAN KALIPURO KABUPATEN BANYUWANGI TAHUN 2020 Himawan Pradipta; Achmad; Siti Rohmah
Al-Idarah Vol 3 No 2 (2022): Al-Idarah : Jurnal Manajemen dan Bisnis Islam
Publisher : Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.343 KB) | DOI: 10.35316/idarah.2022.v3i2.80-91

Abstract

The village government has a strategic role in national development. The success of the village government in realizing the program will have an indirect impact on the central government program. One of the supporting factors that influence the implementation of village government programs, namely the financial management of the Village Budget. So to ensure the implementation of public services, the government issues regulations and laws governing the management of these village funds. This is aimed at realizing good village governance. The Bulusari village government is one of the villages that has implemented good financial management. The management of the Bulusari Village Budget consists of planning, implementation, administration, reporting, and accountability activities in accordance with the provisions stipulated in the Regulation of the Minister of Home Affairs. In addition, the management of the Bulusari APBDesa has implemented the principles of transparency and public accountability
Analisis Penerapan Pembiayaan Murabahah di Lembaga Keuangan Mikro Syariah: Studi Kasus di BMT Kabupaten Situbondo dan Jember Misbahul Ali; Achmad Achmad
Istidlal: Jurnal Ekonomi dan Hukum Islam Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/istidlal.v2i1.116

Abstract

Murabaha are the most widely used Syariah financial institution in channeling financing, both banking and non-bank. But in practice there are various forms of application, including is using two contracts at once (murabaha bil wakalah). This form raised the judgment that murabahah 'alleged' practice is similar to ma'dum selling practices and mark-up-based financing as in conventional banks. This paper aimed to determine the levels of BMT Salafiyah Situbondo and BMT NU Jember adherence to the concept of Fiqh and Fatwa DSN-MUI in the application of murabahah financing. In conclusion, that the two BMTs have three alternative forms of murabahah financing in accordance with the concept of Fiqh and Fatwa DSN-MUI, although the way of purchasing goods and deliveries is done directly or indirectly. This compliance is driven by a passion for maintaining the blessing of business revenue earned by BMTs.
Penerapan Manajemen Ekonomi Islam Pada Produksi Batik Labako UD. Bintang Timur Jember Achmad Achmad; Amir Amir; Azzahrah Azzahrah
Istidlal: Jurnal Ekonomi dan Hukum Islam Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/istidlal.v4i1.205

Abstract

Dalam ekonomi Islam, kegiatan produksi tidak hanya dipandang sebagai aktifitas ekonomi untuk memenuhi hajat hidup manusia. Produksi juga merupakan bagian dari ibadah. Sehingga aktifitas produksi harus dilakukan sesuai dengan prinsip-prinsip dan nilai-nilai ekonomi Islam yang selaras dengan maqasid syari’ah. Dari hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa faktor-faktor produksi yang digunakan UD. Bintang Timur dalam proses produksi batik tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam, yaitu: (a) bahan baku yang digunakan memiliki kualitas yang baik dan tidak termasuk material yang membahayakan pada jiwa manusia; (b) sistem rekrutmen tenaga kerja didasarkan pada keinginan pemilik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar lokasi industri; (c) modal usaha bersumber dari kekayaan pemilik; dan (d) alat-alat pembatikan yang digunakan berasal dari bahan (alam) yang tidak dilarang oleh syariah Islam. Dalam hal manajerial, operasional UD. Bintang Timur telah menjalankan nilai-nilai syariah Islam. Pemilik selalu berusaha menjaga kepercayaan konsumen melalui penyediaan produk berkualitas dan seimbang dengan harga yang dibayar konsumen; menempatkan tenaga kerja sesuai potensi, bakat, dan kemampuannya masing-masing; membimbing dan mengawasi langsung setiap tahapan produksi; mengontrol setiap produk yang akan dipasarkan; melakukan transaksi dengan jujur, terbuka, dan memenuhi janji sesuai kontrak; serta memberi upah yang adil dan tepat waktu sesuai prestasi kerja karyawan.
Studi Analisis Integrasi Pengendalian Internal COSO dan Nilai Spritual Dalam Manajemen Keuangan Pesantren Sukorejo Achmad Achmad; Wisri Wisri; Su’ud Wahedi
Istidlal: Jurnal Ekonomi dan Hukum Islam Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/istidlal.v9i1.934

Abstract

Kas merupakan aset organisasi yang memiliki risiko penyalahgunaan lebih besar dibanding aset lain. Dari tahun ke tahun, temuan tindak pidana korupsi oleh KPK belum menunjukkan trend penurunan, bahkan cenderung meningkat. PP Nomor 60 tahun 2008, tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, seakan belum memberikan jaminan terhadap keamanan aset dan kehandalan informasi akuntansi. Manajemen keuangan berbasis pengendalian internal tidak hanya dibutuhkan dalam tata kelola keuangan negara dan perusahaan, tetapi juga perlu diterapkan oleh pondok pesantren sebagai institusi yang memiliki pendapatan dari publik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen keuangan dan sistem akuntansi yang diterapkan oleh Pesantren Sukorejo, serta menganalisis integrasi nilai-nilai spritual dan pengendalian internal COSO dalam tata kelola keuangan pesantren. Pengumpulan data menggunakan tehnik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengujian keabsahan data dilakukan dengan metode triangulasi. Sedangkan dalam analisis data menerapkan pendekatan Miles dan Huberman. Simpulannya, bahwa manajemen keuangan Pesantren Sukorejo terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pemeriksaan keuangan; Sistem akuntansi Pesantren terdiri dari sistem penerimaan, sistem pengeluaran, dan sistem pelaporan. Laporan keuangan yang dihasilkan sudah sesuai dengan standar Pedoman Akuntansi Pesantren; Pesantren telah membangun sistem pengelolaan keuangan yang sesuai dengan konsep pengendalian internal COSO; dan nilai-nilai spritual terintegrasi melalui unsur budaya dan etik pada komponen lingkungan pengendalian. Nilai spritual tersebut yaitu: prinsip jujur, giat, dan ikhlas; prinsip niat khidmah dan barokah; prinsip amanah dan pertanggung-jawaban ukhrawi; serta tradisi istikharah dan istighosah.