Wuri Handayani
Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pedagogi Estetik Berbasis Kearifan Lokal melalui Kriya Nusantara Batik Cianjur Wuri Handayani
Journal of Urban Society's Arts Vol 5, No 2 (2018): October 2018
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jousa.v5i2.2086

Abstract

ABSTRAKJawa Barat memiliki keanekaragaman seni dan budaya, salah satunya ialah kriya nusantara berupa batik yang ada di Kabupaten Cianjur. Motif batik Cianjur disesuaikan dengan keadaan alam dan kearifan lokal yang ada dan hal ini menjadi pendukung bagi Kabupaten Cianjur sebagai salah satu destinasi wisata di Jawa Barat. Motif batik Cianjur selain memiliki nilai estetik juga memiliki nilai pendidikan, sehingga bisa dijadikan sebagai media pedagogi estetik bagi masyarakat,. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, metode studi kasus, dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran komprehensif mengenai proses pedagogi estetik melalui kriya nusantara batik Cianjur.Kata kunci: pedagogi estetik, kriya nusantara, batik Cianjur  ABSTRACTLocal Wisdom-based Aesthetic Pedagogy through Indonesian Archipelago Craft: Cianjur Batik. West Java is rich of arts and cultural diversity, among others, the Indonesian archipelago craft of batik in Cianjur Regency. The Cianjur batik motif is adapted to prevailing natural condition and local genius that support Cianjur Regency as a tourist-destination in West Java. The Cianjur batik motif has both aesthetic and education values so that it can be used as an aesthetic pedagogy media for society. This study employs qualitative approach and case-study method in order to obtain a comprehensive description of aesthetic pedagogy through the Indonesian archipelago craft of Cianjur batik.Keywords: aesthetic pedagogy, Indonesian archipelago craft, Cianjur batik
KLASIFIKASI TEKNIK STITCHING SULAMAN SEBAGAI SURFACE DESIGN TEKSTIL Mira Marlianti; Wuri Handayani
ATRAT: Jurnal Seni Rupa Vol 5, No 1 (2017): EKSPLORASI SENI DALAM PANGGUNG DAN RUPA
Publisher : Jurusan Seni Rupa ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/atrat.v5i1.349

Abstract

Textile plays a significant role in our life as one of our primary needs developing through times. Textile which is processed creatively creates fabric as a medium for creation and expression to add visual values aesthetically. This study aims to present  latest terms of the developing embroidery techniques (major and minor techniques), briefly identify those techniques, and finally compile the extent of state-of-the-art classification of embroidery techniques that were founded and are developing up to present. This article is the result of study using library research method on stitching techniques, especially embroidery on surface design textile. The result shows there is a development of classification of embroidery techniques and their subsidiaries. Yet, this article focuses on the classification of handmade, not machine-made stitching. Keywords: Textile, Surface Design, Classification, Stitching, Embroidery___________________________________________________________________Tekstil merupakan media yang berperan dalam kehidupan manusia dan merupakan salah satu kebutuhan primer manusia yang terus berkembang seiring dengan perkembangan jaman. Tekstil yang diolah dengan kreatif dapat menjadikan kain sebagai media dalam berkreasi dan berekspresi sehingga menambah nilai visual secara estetis. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai istilah-istilah kebaruan dari teknik sulam (teknik induk dan teknik turunan) yang berkembang, mengidentifikasi secara singkat mengenai teknik-teknik tersebut, dan akhirnya menyusun penyebaran klasifikasi kebaruan dari teknik-teknik sulam yang ditemukan dan berkembang hingga kini. Tulisan ini merupakan hasil penelitian dengan metode analisis kepustakaan (Desk Study/Library Search) mengenai teknik-teknik stitching khususnya sulam pada surface design tekstil. Hasil penelitian menunjukan adanya perkembangan klasifikasi dari teknik-teknik sulam dan turunannya. Yang mana dalam tulisan ini lebih terfokus pada klasifikasi sulam tangan (handmade stitching) bukan berupa sulam dengan mesin. Kata Kunci: Tekstil, Surface Design, Klasifikasi, Stitching, Sulam
Aplikasi Kain Perca Batik Tasikmalaya Melalui Teknik Sulam Dan Kolase Ilustrasi Fashion Pada Pelengkap Busana Wuri Handayani; Mira Marlianti
Style : Journal of Fashion Design Vol 1, No 2 (2022): Style: Journal of Fashion Design
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2009.59 KB) | DOI: 10.26887/style.v2i1.2566

Abstract

Penelitian tentang  “Aplikasi Kain Perca Batik Tasikmalaya Melalui Teknik Sulam Dan Kolase Ilustrasi Fashion Pada Pelengkap Busana“ ini bertujuan untuk membuat varian baru penggambaran desain Ilustrasi Fashion pada pelengkap busana dan pemanfaatan kain perca batik dengan teknik sulam dan kolase khususnya menggunakan perca kain batik dari Tasikmalaya yang dikenal dengan beragamnya motif batik yang memiliki kekhasan budaya Jawa Barat yang kaya nilai tradisi dan kearifan lokal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksplorasi, perancangan dan perwujudan dengan pendekatan estetika. Penelitian ini diharapkan mampu berkontribusi bagi masyarakat luas, dengan memperkenalkan penggambaran Ilustrasi Fashion pada pelengkap busana melalui upaya pelestarian budaya dengan mengkaji karakteristik batik yang mengangkat tradisi budaya lokal dengan pendekatan aspek estetis.Latar belakang lokasi penelitian adalah Tasikmalaya sebagai salah satu daerah yang memiliki keragaman budaya dan daerah penghasil kain batik yang memiliki kekayaan motif.  Keindahan Motif batik Tasikmalaya, tidak hanya memiliki nilai estetika saja, namun juga mengandung nilai-nilai tradisi dan kearifan lokal.
PENGEMBANGAN STILASI MOTIF WADASAN CIREBON SEBAGAI PROSES KREATIF MAHASISWA (Studi Kasus pada Mata Kuliah Studio IV Prodi Tata Rias Busana ISBI Bandung) Wuri Handayani; Mira Marlianti; Selvia Septiani Nurfathonah
ATRAT: Jurnal Seni Rupa Vol 11, No 3 (2023): KARYA RUPA DALAM BINGKAI TRADISI DAN BUDAYA
Publisher : Jurusan Seni Rupa ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/atrat.v11i3.3184

Abstract

One of the lecturers efforts is to conduct research to improve the quality of learning which is carried out systematically and under control. This research is based on field analysis that shows students understanding of the wadasan batik motif as a traditional motif native to Cirebon which is considered very worthy of developing innovative stylization of the motif by students. This stylization development effort aims to increase students understanding and skills in creating innovative works of Cirebon wadasan motifs. Starting with providing material on the history of Cirebon batik and an introduction to its traditional motifs, which will be used as a Project Based Learning class action method where the lecturer acts as a facilitator who helps students in providing direct references and guiding the learning process. The method used in this research is the stylization method in exploration, design and realization. As a result of the process of presenting material in class, students focused their interest on the Cirebon wadasan form to be used as a variant of the modern style wadasan motif. Through this method, students produce four (4) wadasan motif modules which will become digital batik cloth works. Keywords: Cirebon Batik, wadasan, stylization, student creative process ------------------------------------------------------------------------------------ Salah satu upaya dosen adalah melakukan penelitian guna meningkatkan kualitas pembelajaran yang dilaksanakan secara sistematis dan terkendali. Penelitian kali ini berdasarkan analisa lapangan bahwa pemahaman mahasiswa akan motif batik wadasan sebagai motif tradisional asli Cirebon yang dinilai sangat layak dikembangkan stilasi inovasi motifnya oleh mahasiswa. Upaya pengembangan stilasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam menciptakan karya inovasi motif wadasan Cirebon. Diawali dengan pemberian materi sejarah batik Cirebon dan pengenalan motif motif tradisinya, yang akan digunakan sebagai metode tindakan kelas Project Based Learning di mana dosen bertindak sebagai fasilitator yang membantu mahasiswa dalam memberikan mengarahkan referensi dan mengaping proses pembelajarannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode stilasi dalam eksplorasi, perancangan dan perwujudan. Hasil dari proses pemaparan materi dikelas, mahasiswa memfokuskan ketertarikannya kepada bentuk wadasan Cirebon untuk dijadikan sebagai varian motif wadasan bergaya modern. Melalui metode tersebut mahasiswa menghasilkan empat (4) modul motif wadasan yang akan menjadi karya kain batik digital. Kata Kunci : Batik Cirebon, wadasan, stilasi, Proses Kreatif mahasiswa