Nofiyanti Nofiyanti
STKIP Siliwangi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDIDIKAN KARAKTER DALAM CERPEN “ROBOHNYA SURAU KAMI’’ KARYA A.A NAVIS Nofiyanti Nofiyanti
Jurnal Semantik Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Number 2, September 2014
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.671 KB) | DOI: 10.22460/semantik.v3i2.p114 - 128

Abstract

Cerita pendek (cerpen) sebagai salah satu jenis karya sastra ternyata dapat memberikan manfaat kepada pembacanya, karena karya sastra yang baik selalu memberi pesan kepada pembaca untukberbuat baik dan mengajak pembaca untuk menjunjung tinggi norma-norma atau sering jugadinamakan “amanat”. Dengan demikian sastra dianggap sebagai sarana pendidikan moral. Pesan moraltersebut merupakan petunjuk tentang berbagai masalah kehidupan seperti, tingkah laku, sopan santundalam pergaulan, dan sebagainya. Berdasarkan hasil analisis unsur intrinsik yang ada pada cerpen“Robohnya Surau Kami” karya A.A Navis ini adalah sebuah karya sastra (cerpen) yang menarik danbaik. Hal ini dapat dilihat dari unsur-unsur intrinsik pembangunnya, selain itu dalam cerpen ini dapatdijadikan sebagai bahan pembelajaran khususnya dalam pembentukan pendidikan karakter. Karenadalam cerpen tersebut mengandung nilai-nilai moral.Kata kunci : Pendidikan karakter, Cerpen, Robohnya Surau kami
PEMBELAJARAN MENULIS KARANGAN NARASI MELALUI METODE PENGELOMPOKAN IDE (CLUSTERING) BERBASIS MEDIA GAMBAR FOTOGRAFI Nofiyanti Nofiyanti
Jurnal Semantik Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Number 1, February 2013
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.904 KB) | DOI: 10.22460/semantik.v2i1.p52 - 66

Abstract

Menulis merupakan suatu keterampilan berbahasa yang dipergunakan untukberkomunikasi secara tidak langsung, tidak secara bertatap muka dengan orang lain.Keterampilan menulis merupakan kemampuan mengekspresikan, pikiran, perasaan,pengalaman dalam bentuk tulisan yang disusun secara sistematis dan logis, sehinggatulisanya dapat dipahami oleh pembaca. Hasil studi pendahuluan menunjukkanbahwa pembelajaran menulis di sekolah selama ini belum optimal baik dari segikuantitas maupun kualitas. Metode dan media pembelajaran menulis yangdigunakan oleh guru tidak menarik dan tidak bervariatif. Akibatnya menjadikansiswa sulit mencari dan mengembangkan ide untuk menulis. Penelitian inimenggunakan metode eksperimen kuasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan metode pengelompokan ide(clustering) berbasis media gambar fotografi efektif digunakan dalam pembelajaranmenulis narasi. Angket dan wawancara menunjukkan respon positif atas penggunaanmetode pengelompokan ide (clustering) berbasis media gambar fotografi dalampembelajaran menulis narasi. Begitu pula hasil akhir penelitian menunjukan bahwasetelah perlakuan metode pengelompokan ide (clustering) berbasis media gambarfotografi, kemampuan menulis narasi siswa mengalami peningkatan rata-rata yangcukup signifikan yakni 70,63 menjadi 78,17; dengan thitung(4,895) > t tabel (1,668).Kata Kunci: Pembelajaran Menulis, Karangan Narasi, Metode Pengelompokan Ide(Clustering), Media Gambar Fotografi