Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mentradisikan Kesantunan Berbahasa: Upaya Membentuk Generasi Bangsa yang Berkarakter Ika Mustika
Jurnal Semantik Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Number 1, February 2013
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.354 KB) | DOI: 10.22460/semantik.v2i1.p1 - 11

Abstract

Pembentukkan karakter menjadi hal yang sangat penting saat ini karena banyakperilaku bangsa yang dipertanyakan keabsahannya sebagai karakter bangsa terlebihadanya pergeseran zaman menuju arus globalisasi semakin deras. Kehidupanberbangsa menjadi semakin kehilangan jatidirinya. Berbagai upaya dilakukan untukmengembalikan karakter bangsa tersebut agar kehidupan berbangsa menjadi kukuhkembali. Salah satu cara melalui penggunaan bahasa yang santun (kesantunanberbahasa). Bahasa Indonesia saat ini selain sebagai alat pemersatu juga menjadijatidiri dan karakter dari bangsa Indonesia. Jatidiri dan karakter ini akan berubahmenjadi kesantunan dalam berbahasa. Kesantunan berbahasa merupakan awal dalampembentukkan karakter seseorang yang mencerminkan suatu bangsa. Agarkesantunan berbahasa ini menjadi tradisi dalam masyarakat Indonesia, maka perluupaya pembinaan melalui pembiasaan. Membiasakan diri mematuhi norma-normaberbahasa akan menjadikan generasi bangsa selalu mematuhi tatanan-tatanan yangada pada bahasa Indonesia. Lingkungan pendidikan formal maupun informal dapatdijadikan sebagai sarana dalam mentradisikan kesantunan berbahasa. Tulisan ini,menyajikan sebuah pemikiran sederhana mengenai bentuk-bentuk perilakukesantunan berbahasa yang dapat diterapkan di lingkungan pendidikan formalmaupun informal. Kata kunci: Kesantunan Berbahasa, Generasi yang Berkarakter
SIKAP PROFESIONAL PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA SEBAGAI PENDUKUNG IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 Ika Mustika
Jurnal Semantik Vol 2, No 2 (2013): Volume 2 Number 2, September 2013
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1057.481 KB) | DOI: 10.22460/semantik.v2i2.p47-54

Abstract

Almost all countries put education as a priority in the context of nation building. Similarly, the nation and state of Indonesia placed education as a strategic value to the advancement of the nation. The passing of the curriculum changes to the curriculum in 2013 SBC 2006 is a real effort on the part of the government to improve the quality of education in Indonesia. Indeed the 2013 curriculum is structured to prepare students to face the challenges of an increasingly complex future. Support of various stakeholders, especially educators is necessary for successfully implementing the curriculum in 2013 in accordance with the plans that have been well established. Therefore, educators as a front line that are directly related to the implementation of the educational program are required to have the readiness and willingness to work in a professional manner. Of course the demands of professional educators should be addressed by improving the qualifications and competence of educators. Moreover, in this era of globalization, the challenges and responsibilities of educators increasingly complex. This paper presents a simple thought about the professional attitude that must be owned by Indonesian educators, especially educators so that they can print learners adaptive to the changing times in accordance with the demands of the curriculum in 2013.Keywords: AttitudesProfessionals, EducatorsIndonesian, Curriculum2013