Balkis Nur Azizah
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONFLIK SOSIAL DALAM CERPEN “TEPI SHIRE” KARYA TAWAKAL M. IQBAL: ANALISIS SOSIOLOGI SASTRA Balkis Nur Azizah; Abdul Muntaqim Al Anshory
Jurnal Semantik Vol 11, No 1 (2022): Volume 11 Number 1, February 2022
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/semantik.v11i1.p1-16

Abstract

This study aims to: (1) describe the form of social conflict; (2) reveal the causes of social conflict; and (3) understand the negative and positive impacts of the social conflict. This study uses qualitative, descriptive, and literature. The primary data source is the short story “Tepi Shire”, while the secondary data source is articles and books on the sociology of literature. Data collection techniques using reading and note-taking techniques. The researcher's data analysis techniques include data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results in this study are (1) the implementation of social conflicts in the form of an introvert, indifference, self-defense, and nepotism; (2) the cause of the social conflict is the difference in opinion and interests; (3) negative impacts, namely: causing loss of social interaction, harming oneself and others, being labeled ugly in the eyes of others. The positive impact is that it can increase concentration, strengthen yourself from insults, is not easily disturbed by others, and there is an urge to improve yourself. This research is expected to complement the results of previous research on social conflict in literary works and become a reference material for other researchers who want to study the sociology of literature.
Potret Sosial Revolusi Islam Iran Dalam Novel Persepolis: Perspektif Sosiologi Sastra Ian Watt Balkis Nur Azizah; Titin Ardiyanti
TSAQOFIYA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Vol 6 No 2 (2024): Tsaqofiya: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab UIN Kiai Ageng Muhammad Besari onorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/tsaqofiya.v6i2.611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merefleksikan potret sosial masyarakat pada masa Revolusi Islam di Iran yang terdapat dalam novel Persepolis karya Marjane Satrapi dengan mengggunakan teori sosiologi sastra menurut pandangan Ian Watt yang terbagi kedalam tiga aspek yaitu: konteks sosial pengarang; sastra sebagai cerminan masyarakat dan fungsi sosial sastra. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriprif dengan jenis penelitian studi pustaka. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik membaca dan mencatat dan akan dianalisis dengan analisis deskriptif berdasarkan teori sosiologi sastra Ian Watt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konteks sosial yang melingkupi pengarang novel Persepolis adalah permasalahan demonstrasi yang merajalela selama revolusi Islam dan permasalahan lain seperti invasi bangsa Arab dari Barat, Mongolia dari Timur, dan lain sebagainya. Kemudian novel Persepolis mencerminkan keadaan sosial di mana di masa revolusi Islam Iran ini, masyarakat berbondong-bondong melakukan demonstrasi dan membuat fitnah agar raja diturunkan. Pada masa ini terjadi perbedaan sosial yang cukup lebar dan menjadi poin utama dalam hidup masyarakat. Kemudian fungsi sosial dalam novel Persepolis menunjukkan fungsi yang mempermasalahkan sejauh mana nilai sastra dipengaruhi oleh nilai sosial, dan sejauh mana sastra berfungsi sebagai penghibur sekaligus alat pengajaran. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk merefleksikan potret sosial masyarakat pada masa Revolusi Islam di Iran yang terdapat dalam novel Persepolis karya Marjane Satrapi dengan mengggunakan teori sosiologi sastra menurut pandangan Ian Watt yang terbagi kedalam tiga aspek yaitu: konteks sosial pengarang; sastra sebagai cerminan masyarakat dan fungsi sosial sastra. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriprif dengan jenis penelitian studi pustaka. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik membaca dan mencatat dan akan dianalisis dengan analisis deskriptif berdasarkan teori sosiologi sastra Ian Watt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konteks sosial yang melingkupi pengarang novel Persepolis adalah permasalahan demonstrasi yang merajalela selama revolusi Islam dan permasalahan lain seperti invasi bangsa Arab dari Barat, Mongolia dari Timur, dan lain sebagainya. Kemudian novel Persepolis mencerminkan keadaan sosial di mana di masa revolusi Islam Iran ini, masyarakat berbondong-bondong melakukan demonstrasi dan membuat fitnah agar raja diturunkan. Pada masa ini terjadi perbedaan sosial yang cukup lebar dan menjadi poin utama dalam hidup masyarakat. Kemudian fungsi sosial dalam novel Persepolis menunjukkan fungsi yang mempermasalahkan sejauh mana nilai sastra dipengaruhi oleh nilai sosial, dan sejauh mana sastra berfungsi sebagai penghibur sekaligus alat pengajaran.