Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI PADA TINGKAT SMA Hidayat, Moh. Fathul
Prosiding Seminar Biologi Vol 10, No 2 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.412 KB)

Abstract

Usaha untuk meningkatkan hasil belajar siswa merupakan salah satu tugas dan tanggung jawab seorang guru atau tenaga pendidikan yang profesional. Berbagai upaya pendekatan dalam pembelajaran di kelas telah dilakukan, namun sampai saat  ini belum mendapatkan hasil yang memuaskan. Seorang guru penting untuk menciptakan paradigma baru untuk menghasilkan praktik terbaik dalam proses pembelajaran (Carolin Rekar Munro, 2005). Oleh karena itu, ketika terjadi perubahan kurikulum dan terjadi pergeseran tuntutan hasil pendidikan yang berkaitan dengan tuntutan pasar kerja, maka gurulah yang harus berperan mewujudkan harapan itu. Guru harus selalu mengembangkan diri, baik yang berkaitan dengan kompetensi bidang studi maupun paedagogik. Para ahli menyarankan penggunaan paradigma pembelajaran konstruktif untuk kegiatan belajar mengajar di kelas. Dengan perubahan paradigma belajar konvensional  yang berpusat pada guru (teacher center) menjadi belajar yang berpusat pada siswa (student center). Hal ini bisa ditafsirkan bahwa guru di kelas harus berupaya menciptakan kondisi lingkungan belajar yang dapat membelajarkan siswa, dapat mendorong siswa belajar, atau memberi kesempatan kepada siswa untuk aktif mengkonstrasikan konsep-konsep yang dipelajarinya. Suasanan pembelajaran ini bisa dikembangkan dengan menggunakan pembelajaran berbasis masalah. Pembelajaran berbasis masalah  (problem based learning)  merupakan salah satu model pembelajaran inovatif yang dapat memberikan kondisi belajar aktif siswa. Menurut Arends (2004: 391) Problem Based Learning (Pembelajaran Berbasis Masalah) merupakan pembelajaran yang menghadapkan siswa dengan masalah nyata dan bermakna yang dapat menuntun siswa dalam penyelidikan dan inkuiri. Konsep mata pembelajaran biologi tingkat SMA  sangat dominan jika model pembelajaran yang diterapkan adalah pembelajaran berbasis masalah, sehingga model pembelajaran konvensional yang berbasis pada guru berubah menjadi  students center. Pembelajaran berbasis masalah ditekankan pada 3 asep yang pertama Inkuiry dan keterampilan melakukan pemacahan masalah. Kedua : Belajar model peraturan orang dewasa  (adult role behaviors), dan ketiga :Keterampilan belajar mandiri  (skill for independent learning). Dengan demikian maka proses pembelajaran akan berjalan sangat menyenangkan dan ini sangat dominan hasil belajar mata belajar biologi pada SMA akan meningkat.  Keyword : Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Belajar Biologi
PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI PADA TINGKAT SMA Moh. Fathul Hidayat
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 10, No 2 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha untuk meningkatkan hasil belajar siswa merupakan salah satu tugas dan tanggung jawab seorang guru atau tenaga pendidikan yang profesional. Berbagai upaya pendekatan dalam pembelajaran di kelas telah dilakukan, namun sampai saat  ini belum mendapatkan hasil yang memuaskan. Seorang guru penting untuk menciptakan paradigma baru untuk menghasilkan praktik terbaik dalam proses pembelajaran (Carolin Rekar Munro, 2005). Oleh karena itu, ketika terjadi perubahan kurikulum dan terjadi pergeseran tuntutan hasil pendidikan yang berkaitan dengan tuntutan pasar kerja, maka gurulah yang harus berperan mewujudkan harapan itu. Guru harus selalu mengembangkan diri, baik yang berkaitan dengan kompetensi bidang studi maupun paedagogik. Para ahli menyarankan penggunaan paradigma pembelajaran konstruktif untuk kegiatan belajar mengajar di kelas. Dengan perubahan paradigma belajar konvensional  yang berpusat pada guru (teacher center) menjadi belajar yang berpusat pada siswa (student center). Hal ini bisa ditafsirkan bahwa guru di kelas harus berupaya menciptakan kondisi lingkungan belajar yang dapat membelajarkan siswa, dapat mendorong siswa belajar, atau memberi kesempatan kepada siswa untuk aktif mengkonstrasikan konsep-konsep yang dipelajarinya. Suasanan pembelajaran ini bisa dikembangkan dengan menggunakan pembelajaran berbasis masalah. Pembelajaran berbasis masalah  (problem based learning)  merupakan salah satu model pembelajaran inovatif yang dapat memberikan kondisi belajar aktif siswa. Menurut Arends (2004: 391) Problem Based Learning (Pembelajaran Berbasis Masalah) merupakan pembelajaran yang menghadapkan siswa dengan masalah nyata dan bermakna yang dapat menuntun siswa dalam penyelidikan dan inkuiri. Konsep mata pembelajaran biologi tingkat SMA  sangat dominan jika model pembelajaran yang diterapkan adalah pembelajaran berbasis masalah, sehingga model pembelajaran konvensional yang berbasis pada guru berubah menjadi  students center. Pembelajaran berbasis masalah ditekankan pada 3 asep yang pertama Inkuiry dan keterampilan melakukan pemacahan masalah. Kedua : Belajar model peraturan orang dewasa  (adult role behaviors), dan ketiga :Keterampilan belajar mandiri  (skill for independent learning). Dengan demikian maka proses pembelajaran akan berjalan sangat menyenangkan dan ini sangat dominan hasil belajar mata belajar biologi pada SMA akan meningkat.  Keyword : Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Belajar Biologi