Nanang Pamuji Mugasejati dan Armaidi Armawi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Memahami Potensi Krisis Demokrasi Nanang Pamuji Mugasejati dan Armaidi Armawi
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 8, No 2 (2003)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.22142

Abstract

Setelah transisi demokrasi berjalan selama beberapa tahun di negara kita, saat ini muncul suara-suara ketidakpuasan terhadapnya: demokrasi ternyata tidak mampu menekan praktek korupsi, pemerintah menjadi kurang efektif, politik dagang sapi semakin meluas baik dari tingkat pusat sampai daerah, proses pengambilan kebijakan ekonomi menjadi kompleks dan rawan terhadap kepentingan partai, dan lain sebagainya. Tulisan ini mencoba memberikan eksplanasi teoretis: bagaimana sistem politik yang demokratis juga berpeluang menciptakan krisis multidemensional? Prasyarat apa yang diperlukan agar demokrasi tidak menghasilkan krisis?Terdapat asumsi umum bahwa demokrasi merupakan bentuk tatanan politik yang terbaik yang pernah ditemukan oleh umat manusia. Dibanding dengan tatanan politik lain-nya, demokrasi dianggap memiliki keunggulan, misalnya karena bisa menghindarkan masyarakat dari bahaya dan ancaman tirani, melindungi hak esensial warga negara, menjamin kebebasan, menjamin self-determination, mengem-bangkan otonomi moral, memberikan kesetaraan politik, perdamaian serta kemakmuran ekonomi. (Dahl, 1998: 45)