Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Mempertahankan NKRI Melalui Budaya Mardjono Mardjono
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 9, No 3 (2004)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1399.966 KB) | DOI: 10.22146/jkn.22153

Abstract

Globalisasi, khususnya yang menyangkut isu Huma-nisme, termasuk di dalamnya isu minoritas, tampaknya perlu segera disikapi dengan kewaspadaan ekstra. Laporan akhir tahun 2004 dan prediksi sementara bidang sosial tahun 2005 seperti yang disampaikan Prof. Dr. Sunyoto Usman (Guru Besar Fisipol UGM) dan Drs. Moch. As'ad, S.U. (Fakultas Psikologi UGM) sungguh sangat mengagetkan. Betapa tidak, globalisasi yang pada awal kemunculannya (1980-1990) diyakini sebagai fenomena yang sangat prospektif dan menjanjikan, tiba-tiba menjadi sebuah momok menakutkan, karena globalisasi telah dinilai sebagai perusak pranata sosial yang ada di setiap wilayah dan atau negara (Kedaulatan Rakyat, 21/12).
Tinjauan Perpektif Etik Naskah Srikandi Meguru Manah Mardjono Mardjono
Lakon Jurnal Pengkajian & Penciptaan Wayang Vol 5, No 1 (2008)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3396.329 KB) | DOI: 10.33153/lakon.v5i1.741

Abstract

This article studies about wayang story Srikandi Meguru Manah from perspective etchic side. This activities of main characters, Srikandi and Arjuna are analyzed to know about the contained morality. From the analyses it can be found that Srikandi who leaves the palace without her parents’ permission is considered to be unworthy. Their behavior is considered to be against the palace value even thought it is meant to save palace. Arjuna is also considered to have less ethic for he places Srikandi in a pleasure garden (taman) when he teaches her technique of shooting by bow and arrow. As a married knight, Arjuna shouldn’t do that. On the other hand, their parents don’t accuse them and they even married them off.Keyword : ethic, story, wayang.
KONFLIK PANDAWA-KURAWA DALAM PANDANGAN KARL MARX Mardjono Mardjono
Lakon Jurnal Pengkajian & Penciptaan Wayang Vol 7, No 1 (2010)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2707.317 KB) | DOI: 10.33153/lakon.v7i1.749

Abstract

In puppet show, there is a war of life and death between Pandawa and Kurawa called Baratayuda Jayabinangun. Object of this research is focussed on the characters Pandawa and Kurawa. They represent evil and virtue, protagonist and antagonist, truth versus evil. This reseacrh aims to describe  the aspects of  Marx theory of conflict in relation to Baratayuda as the conflict solution of Kurawa and Pandawa. The researcher uses sociological perspective by positioning the Marx theory of conflict as the analysis  tools. The result shows that: (1) the conflict of Kurawa-Pandawa is based on the material as well as psichological factors, namely kamukten of the state Ngamarta and Ngastina and Duryudana’s characteristic, ambeg angkara murka; (2) the conflict of Kurawa-Pandawa can be categorized as social conflict; (3) Pandawa’s struggle cannot be categorized as the struggle between  the poor and the rich to avoid Kurawa’s pressure. It is not proporsional to be placed in Baratayuda context for the conflict of Kurawa-Pandawa is not formed of economic factor.Key words: Bharatayuda, conflict, Pandawa-Kurawa, Marx
Baratayuda Penyelesaian Konflik Kurawa Pandawa Dalam Pandangan Teori Konflik Marx Mardjono Mardjono
Ornamen Vol 9, No 2 (2012)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15147.908 KB) | DOI: 10.33153/ornamen.v9i2.1029

Abstract

Salah satu cerita di dalam pertunjukan wayang, ada perang hidup dan mati antara Pandawa dan Kurawa yang disebut Baratayuda Jayabinangun. Objek penelitian ini difokuskan pada karakter Pandawa dan Kurawa. Mereka mewakili kejahatan dan kebajikan, protagonis dan antagonis, kebenaran melawan kejahatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek teori konflik Marx dalam kaitannya dengan Baratayuda sebagai solusi konflik Kurawa dan Pandawa. Penelitian ini menggunakan perspektif sosiologis dengan menempatkan teori konflik Marx sebagai alat analisis. Hasilnya menunjukkan bahwa: (1) Konflik Kurawa-Pandawa didasarkan pada materi sebagai faktor psikis, yaitu kamukten dari negara Amarta dan Astina serta karakteristik Duryudana, yaitu ambeg angkara murka, (2) Konflik Kurawa-Pandawa bisa dikategorikan sebagai konflik sosial, (3) Perjuangan Pandawa yang tidak dapat dikategorikan sebagai perjuangan antara kaum miskin dan kaya untuk menghindari tekanan Kurawa. Konflik Kurawa-Pandawa tidak terbentuk dari faktor ekonomi. Kata kunci: Baratayuda, konflik, psikis, sosial, ekonomi
Analisis Pengaruh Motivasi,Kompensasi, dan Kemampuan Terhadap Kinerja Aparatur Pemerintahan (Studi Kasus pada Inspektorat Kota Batu) Mardjono Mardjono; A Bambang Taufiq
JAMIN : Jurnal Aplikasi Manajemen dan Inovasi Bisnis Vol 1, No 1 (2018): Agustus
Publisher : STIE Kertanegara Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.453 KB) | DOI: 10.47201/jamin.v1i1.5

Abstract

Penelitian   ini   termasuk dalam explanatory    research,   yaitu   suatu   penelitian   yang menjelaskan hubungan antara variabel penelitian dan menguji hipotesis yang telah dirumuskan. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian sensus sehingga sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi di Inspektorat Kota Batu. Populasi di Inspektorat sejumlah 52 orang. Sedangkan sampel terpilih adalah 52 orang dengan rincian jumlah auditor sebanyak 35 orang, tenaga administrasi sebanyak 17 orang. Analisa dari setiap metode yang dilakukan menggunakan program SPSS for windowsuntuk memudahkan penelitian ini. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda variabel motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda variabel kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda variabel kemampuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai.